Skripsi Pendidikan Teknik Arsitektur Gratis | Kumpulan Contoh Judul Skripsi Pendidikan Teknik Arsitektur


Teknik Arsitektur adalah jurusan teknik di universitas yang memfokuskan kependidikannya kepada hal-hal teknis yang menunjang ilmu arsitektur, dimana ilmu arsitektur sendiri dibatasi hanya pada pembentukan atau pengolahan “ruang” dalam arti luas. 
Jadi teknik arsitektur tidak membahas bagaimana “ruang” tersebut dibentuk ataupun diolah, tetapi bagaimana ruang tersebut dapat direalisasikan. Selain itu juga hal-hal teknis apa saja yang perlu dipikirkan sehingga ruang tersebut dapat berfungsi sesuai dengan tujuannya.

Di bawah ini adalah referensi judul skripsi yang kami ambil dari seluruh universitas di indonesia, jika sahabat mahasiswa membutuhkan file lengkap skripsi pendidikan teknik arsitektur ataupun jurusan pendidikan teknik arsitektur bisa memesan paket mega skripsi yang berisi 1300 skripsi semua jurusan hanya dengan mengeluarkan uang saku sebesar Rp.150.000,- saja. Bagi skripsi informatika dan ilmu komputer sebagian telah dilengkapi program+sourcecode lengkap. silahkan pesan Di sini >> Order Mega Skripsi

Kami juga menawarkan paket mega source code lengkap, yaitu kumpulan program, sourcecode, aplikasi Visual Basic (VB), PHP yang berisi lebih dari 160 program+sourcecode lengkap didalamnya, kami mengemasnya di dalam 3 DVD dengan total file 12 giga. Jika sahabat mahasiswa tertarik silahkan memesan di sini >> Order Mega Source code

Kumpulan Skripsi Pendidikan Teknik Arsitektur

  1. MOTIVASI SISWA SMK NEGERI 5 BANDUNG UNTUK MEMASUKI DUNIA KERJA
  2. HUBUNGAN ANTARA PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DENGAN MINAT BELAJAR SISWA JURUSAN TEKNIK BANGUNAN SMK NEGERI 6 BANDUNG
  3. MOTIVASI MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MATA KULIAH SEMINAR ARSITEKTUR SEBAGAI MATA KULIAH PENGGANTI TUGAS AKHIR
  4. PENGARUH PENGGUNAAN STUDIO DIGITAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 3 MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR
  5. HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KELENGKAPAN PRASARANA DAN SARANA PENDIDIKAN DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MATA DIKLAT ILMU BANGUNAN GEDUNG (Penelitian terhadap Siswa Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan Jurusan Teknik Bangunan SMK Negeri 6 Bandung)
  6. TINGKAT KONSENTRASI BELAJAR SISWA BERDASARKAN PERBEDAAN BUKAAN RUANG KELAS:Studi kasus terhadap siswa SMA Pasundan 2 Bandung
  7. PENERAPAN PENILAIAN PORTOFOLIO : (Studi kasus pada Kompetensi Menggambar Dasar
    dengan Perangkat Lunak untuk Menggambar Teknik di SMKN 1 Tarogong Kaler Garut)
  8. KORELASI ANTARA BAKAT MENGGAMBAR DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TEKNIK GAMBAR BANGUNAN PADA MATA DIKLAT MENGGAMBAR TEKNIK DASAR DI SMK NEGERI 5 BANDUNG
  9. ANALISIS FAKTOR KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT STATIKA BANGUNAN 2 DI JURUSAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMKN 6 BANDUNG
  10. EKSPERIMEN PENERAPAN MODEL BELAJAR TUNTAS PADA MATA DIKLAT KONSTRUKSI BANGUNAN 1 DI SMK NEGERI 5 BANDUNG
  11. KONTRIBUSI KONDISI RUANG LABORATORIUM RESEP TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMK YPIB SUBANG
  12. ANALISIS TINGKAT KENYAMANAN BELAJAR SISWA DI RUANG WORKSHOP SMKN 5 BANDUNG BERDASARKAN STANDAR KENYAMANAN TERMAL RUANG DAN PERSEPSI SISWA
  13. APPLICATION COMPARATION OF CONTEXTUAL STUDY MODEL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) AND CONVENTIONAL STUDY MODEL AT REAL OF COST ESTIMATE SUBJECT IN SMKN 6 BANDUNG
  14. EVALUASI KEBIJAKAN PENINGKATAN RASIO SMK DAN SMA DITINJAU DARI PEMENUHAN STANDAR PENYEDIAAN SARANA DAN PRASARANA SMK NEGERI DI KOTA BANDUNG
  15. PENGARUH PELAKSANAAN EKSTRAKURIKULER TERHADAP PENGEMBANGAN POTENSI SISWA SMK NEGERI 5 BANDUNG
  16. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Menggambar Konstruksi Beton di SMKN 1 Sumedang
  17. FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR ILMU STATIKA DAN TEGANGAN
    : Penelitian terhadap Siswa Kelas X Jurusan Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Sumedang Tahun Pelajaran 2009/2010
  18. EKSPERIMEN PEMBELAJARAN ILMU BANGUNAN GEDUNG YANG DILAKSANAKAN PADA RUANG KELAS DENGAN TATA ATUR BERBEDA : Penelitian terhadap Siswa Kelas X SMKN 1 Sumedang Tahun Ajaran 2009/2010)
  19. EKSPERIMEN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA DIKLAT ILMU STATIKA DAN TEGANGAN SMK NEGERI 1 SUMEDANG
  20. EVALUASI KEBIJAKAN PENINGKATAN RASIO SMK DAN SMA DITINJAU DARI MINAT SISWA SMP UNTUK MASUK KE SMK DI KOTA BANDUNG
  21. EVALUASI KEBIJAKAN PENINGKATAN RASIO SMK DAN SMA DITINJAU DARI PERKEMBANGAN KOMPETENSI KEAHLIAN SMK NEGERI
    DI KOTA BANDUNG
  22. EVALUASI KEBIJAKAN PENINGKATAN RASIO SMK DAN SMA DITINJAU DARI PERKEMBANGAN MUTU GURU SMK NEGERI DI KOTA BANDUNG
  23. KONTRIBUSI SISTEM PEMBELAJARAN MOVING CLASS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA : Studi Kasus Siswa Kelas XI Jurusan Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Sumedang
  24. PENGARUH MODEL QUANTUM LEARNING TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI SISWA PADA MATA PELAJARAN GAMBAR DI SEKOLAH MENENGAH ATAS PLUS MUTHAHHARI BANDUNG
  25. PERBANDINGAN MINAT SISWA SMK NEGERI DAN SMK SWASTA UNTUK MELANJUTKAN STUDI ATAU MEMASUKI DUNIA KERJA (Penelitian terhadap Siswa SMK Negeri 6 dan SMK Swasta PU Bandung)
  26. EKSPERIMEN METODE PEMBELAJARAN TUTORIAL PADA MATA PELAJARAN GAMBAR PERSPEKTIF
  27. PENGARUH PRESTASI MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XI BIDANG KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 5 BANDUNG
  28. KAJIAN PENGGUNAAN RUANG PUBLIK FPTK UPI SEBAGAI TEMPAT AKTIVITAS MAHASISWA
  29. KAJIAN TENTANG DESAIN RUANG BELAJAR PADA SEKOLAH DASAR LUAR BIASA TUNANETRA SLB A BANDUNG
  30. PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGGAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN SMK NEGERI 5 BANDUNG
  31. RELEVANSI KOMPETENSI KURIKULUM 2006 PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR DENGAN CAKUPAN KEMAMPUAN YANG DIBUTUHKAN DI DUNIA INDUSTRI
  32. KOMPETENSI LULUSAN JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR FPTK UPI DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
    Studi Kasus PNPM Mandiri Perkotaan Bidang Infrastruktur di Kota Tasikmalaya
  33. KONTRIBUSI KEGIATAN KEMAHASISWAAN TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI MAHASIAWA JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR
  34. STUDI TENTANG MINAT MAHASISWA PADA DUNIA KERJA ANTARA PROFESI GURU DAN ARSITEK
  35. STUDI TENTANG MINAT MAHASISWA JPTA FPTK – UPI PADA DUNIA KERJA ANTARA PROFESI GURU DAN ARSITEK
  36. HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KINERJA GURU PLP SEBAGAI INSTRUKTUR DENGAN LIFE SKILL SISWA PADA MATA DIKLAT PEKERJAAN BATU DI SMKN 5 BANDUNG
  37. HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU PROGRAM LATIHAN PROFESI (PLP) DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT PRAKTIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON di SMK NEGERI 5 BANDUNG
  38. PERSEPSI SISWA TENTANG KINERJA GURU PLP MATA DIKLAT MENGGAMBAR TEKNIK DASAR DI SMK NEGERI 5 BANDUNG
  39. Perbandingan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Dengan Model Pembelajaran Konvensional Pada Mata Diklat AutoCAD
    : Studi Kasus Program Keahlian Gambar Bangunan Siswa 2TGB3 Semester Genap di SMK Negeri 6 Bandung Tahun Ajaran 2008/2009
  40. EKSPERIMEN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL PADA PROSES BELAJAR MENGAJAR MATA DIKLAT BAHAN BANGUNAN DI SMK NEGERI 1 MALANGBONG
  41. STUDI TENTANG KESIAPAN MENGAJAR MAHASISWA PROGRAM LATIHAN PROFESI (PLP) JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR DI SMKN 5 DAN SMKN 6 BANDUNG
    PADA SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2008/2009
  42. EKSPERIMEN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA DIGITAL DALAM MATA DIKLAT ILMU BANGUNAN GEDUNG SUBKOMPETENSI SAMBUNGAN KAYU DI SMK 5 BANDUNG
  43. EKSPERIMEN PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TYPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) PADA MATA DIKLAT MELAKSANAKAN PENGUJIAN BAHAN BANGUNAN DI SMK NEGERI 6 BANDUNG
  44. PENERAPAN METODE PETA PIKIRAN (MIND MAP) PADA MATA DIKLAT RENCANA ANGGARAN BIAYA DI SMK NEGERI 6BANDUNG : Studi kasus siswa kelas XI Teknik Gambar Bangunan 3
  45. RELEVANSI KURIKULUM 2006 PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR PERUMAHAN DENGAN STANDAR KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN DI DUNIA INDUSTRI
  46. KONTRIBUSI INTERAKSI SOSIAL TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR
  47. KONTRIBUSI HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT MENGGAMBAR BANGUNAN GEDUNG TERHADAP MOTIVASI
    UNTUK MELANJUTKAN STUDI KE JURUSAN PENDIDIKAN
  48. PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KEGIATAN PLP MAHASISWA JPTA-FPTK UPI TERHADAP MINAT SISWA UNTUK MENJADI MAHASISWA JPTA UPI : Studi Kasus di SMK NEGERI 5 BANDUNG
  49. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE PADA KOMPETENSI MENGGAMBAR KONSTRUKSI BATA/BATAKO
    DI SMK NEGERI 1 TAROGONG KALER GARUT
  50. KONTRIBUSI PENGUASAAN CAD (COMPUTER AIDED DESIGN) TERHADAP PENYELESAIAN TUGAS MATA KULIAH STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR III DI JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR
  51. Kajian Kendala Penyelesaian Tugas Terstruktur Pada Mata Kuliah Studio Perancangan Arsitektur 3
  52. KOMPARASI KONSENTRASI BELAJAR SISWA LAB – SCHOOL UPI BERDASARKAN PADA SISTEM VENTILASI RUANG
  53. PENGGUNAAN MEDIA VISUAL GAMBAR DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH FISIKA BANGUNAN
  54. PENGARUH LINGKUNGAN KUMUH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR ANAK USIA SEKOLAH 11-15 TAHUN
    : Studi Kasus Daerah Cipaku II, Kelurahan Ledeng, Kecamatan Cidadap
  55. PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT ILMU STATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSITED INDIVIDUALIZATION (TAI)
    : Studi Kasus Siswa kelas X Angkatan 2008 di SMKN 5 Bandung
  56. PERSEPSI SISWA TERHADAP POLA BIMBINGAN MAHASISWA PROGRAM LATIHAN PROFESI (PLP) PADA MATA DIKLAT GAMBAR TEKNIK DASAR DI SMK NEGERI 5 BANDUNG
  57. IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) DENGAN MENERAPAN PERPADUAN TEKNIK PBM KELOMPOK KECIL DAN PERSEORANGAN PADA MATA PELAJARAN GAMBAR KONSTRUKSI BAJA DI SMKN 5 BANDUNG
  58. KONTRIBUSI PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN TERHADAP KEMAMPUAN SISWA MENYELESAIKAN TUGAS-TUGAS PADA MATA DIKLAT MENGGAMBAR KONSTRUKSI KAYU DI SMKN 6 BANDUNG
  59. KONTRIBUSI KONDISI RUANG LABORATORIUM RESEP TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMK YPIB SUBANG
  60. HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA DIKLAT AUTOCAD SMK NEGERI 6 BANDUNG: penelitian terhadap siswa kelas XI Teknik Bangunan SMK Negeri 6 Bandung tahun ajaran 2009/2010
  61. IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DENGAN PERUBAHAN SPEKTRUM PADA PENERAPAN STANDAR KOMPETENSI MENERAPKAN DASAR-DASAR GAMBAR TEKNIK DI SMK NEGERI 6 BANDUNG TAHUN AJARAN 2010/2011
  62. Eksperimen penerapan model contextual teaching and learning (ctl) untuk meningkatkan Hasil belajar pada mata diklat dekorasi interior kelas 2 tgb 1 smkn 1 cilaku cianjur
  63. PENERAPAN STRATEGI PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN (POE) PADA MATA DIKLAT MENGGAMBAR LAY OUT DEKORASI INTERIOR DAN EKSTERIOR DI SMKN 6 BANDUNG
  64. EKSPERIMEN PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI PADA STANDAR KOMPETENSI ILMU BANGUNAN GEDUNG DI SMKN 6 BANDUNG: Penelitian terhadap Siswa Menengah Kejuruan di Bandung Tahun Ajaran 2010/2011
  65. HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA DIKLAT AUTOCAD SMK NEGERI 6 BANDUNG
    ( penelitian terhadap siswa kelas XI Teknik Bangunan SMK Negeri 6 Bandung tahun ajaran 2009/2010)
  66. HUBUNGAN TATA RUANG GEDUNG PKM DENGAN EFEKTIVITAS AKTIVITAS KEMAHASISWAAN
  67. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CTL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA DIKLAT ILMU BAHAN BANGUNAN DI SMKN 5 BANDUNG
  68. Pengaruh Persepsi Siswa tentang Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Prestasi Belajar Siswa
    (Penelitian terhadap Siswa Kelas XI TGB 2 SMKN 1 Cilaku Cianjur Tahun Ajaran 2010 / 2011, pada Mata Diklat Dekorasi Interior)
  69. PENGARUH MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI TGB TERHADAP HASIL BELAJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA DI SMK NEGERI 5 BANDUNG
  70. KAJIAN KESESUAIAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 6 BANDUNG DENGAN KEBUTUHAN DUNIA INDUSTRI
  71. KAJIAN ERGONOMI DAN PENATAAN INTERIOR PERPUSTAKAAN SMKN 8 BANDUNG
    Alamat : Jl. Kliningan No. 4 Buah Batu, Kota Bandung
  72. HUBUNGAN MOTIVASI SISWA MEMILIH PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN (TGB) DI SMK DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR TEKNIK DASAR
    (Studi kasus di SMKN 5 Bandung)
  73. KAJIAN PENGGUNAAN WARNA PADA RUANG BELAJAR TAMAN KANAK-KANAK DI KABUPATEN BANDUNG
  74. HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG TATA RUANG DALAM PERPUSTAKAAN DENGAN MINAT SISWA UNTUK MEMBACA
    DI PERPUSTAKAAN SMK NEGERI 5 BANDUNG
  75. MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY WHEEL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI MENGGAMBAR DEKORASI INTERIOR DI SMK NEGERI 6 BANDUNG
    (Suatu Penelitian Tindakan Kelas di Kelas XII Mata Pelajaran Menggambar Dekorasi Interior di SMK Negeri 6 Bandung)
  76. KONTRIBUSI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR REMEDIAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMKN 6 BANDUNG
  77. Faktor-faktor kesulitan belajar siswa kelas XI TBM SMKN 5 Bandung pada mata diklat persperktif
  78. PERBEDAAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA SMAN 6 BANDUNG BERASARKAN KEBISINGAN ARUS LALU LINTAS
  79. STUDI PELAKSANAAN KEGIATAN PROGRAM LATIHAN PROFESI JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR DI SMK NEGERI 1 SUMEDANG
  80. PENGARUH KEMAMAPUAN GURU PLP JPTA FPTK-UPI DALAM PENGUASAAN MATA KULIAH BIDANG STUDI TERHADAP PENGUASAAN MATA DIKLAT PRODUTIK DI SMKN 6 BANDUNG
  81. KONTRIBUSI PENGUASAAN MATERI MATA DIKLAT MENGGAMBAR BANGUNAN GEDUNG II TERHADAP KESIAPAN SISWA MENGIKUTI UJI KOMPETENSI DI SMK NEGERI 6 BANDUNG
  82. PENGARUH PENGUASAAN MENGGAMBAR TEKNIK DAN AUTOCAD TERHADAP KEMAMPUAN MENGGAMBAR TEKNIK DENGAN MENGGUNAKAN AUTOCAD (STUDI KASUS SISWA KELAS XII SMK NEGERI 6 BANDUNG)
  83. Penerapan metode pembelajaran Learning Cycle pada kompetensi menggambar kontsruksi bata/batako di SMKN 1 Tarogonh kaler Garut
  84. EKSPERIMEN PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING PADA MATA DIKLAT PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP (PLH) DI SMK NEGERI 5 BANDUNG


Mudah – mudahan judul skripsi diatas bisa dijadikan referensi awal untuk menyusun tugas akhir maupun skripsi sahabat mahasiswa sekalian.

Kami mengucapkan terima kasih banyak telah sempat mengunjungi blog kami yaitu situs download skripsi gratis, tidak tepat jika sahabat mahasiswa sekalian sempat dan senantiasa meninggalkan komentar pada form komentar di bawah untuk mengeluarkan pendapatnya tentang article skripsi jurusan pendidikan teknik arsitektur.

Skripsi Pendidikan Kimia Gratis | Kumpulan Contoh Judul Skripsi Pendidikan Kimia


Ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, perubahan serta energi yang menyertai perubahan suatu materi. Materi sendiri adalah sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa. Jelas bahwa hampir semua benda di alam dibahas dalam ilmu kimia karena pada dasarnya setiap benda menempati ruang dan mempunyai massa. Artinya setiap benda merupakan materi.

APA YANG DIBAHAS DALAM ILMU KIMIA?
Ilmu kimia membahas semua materi tentang:
  1. Susunannya dan strukturnya.
  2. Sifatnya.
  3. Perubahannya.
  4. Energi yang menyertai perubahannya.
Misalkan kita membahas “air”. Maka secara sederhana yag dipelajari oleh ilmu kimia tentang air adalah mengenai:
  1. Bagaimana atom-atom hidrogen dan oksigen tersusun dalam sebuah molekul air dengan membentuk struktur molekul.
  2. Bagaimana sifat-sifat air dihubungkan dengan susunan dan struktur tadi.
  3. Perubahan apa yang terjadi pada air (erat kaitannya dengan reaksi kimia).
  4. Seberapa besar energi yang dihasilkan atau diserap pada perubahan tesebut.
Di bawah ini adalah referensi judul skripsi yang kami ambil dari seluruh universitas di indonesia, jika sahabat mahasiswa membutuhkan file lengkap skripsi pendidikan kimia ataupun jurusan pendidikan kimia bisa memesan paket mega skripsi yang berisi 1300 skripsi semua jurusan hanya dengan mengeluarkan uang saku sebesar Rp.150.000,- saja. Bagi skripsi informatika dan ilmu komputer sebagian telah dilengkapi program+sourcecode lengkap. silahkan pesan Di sini >> Order Mega Skripsi

Kami juga menawarkan paket mega source code lengkap, yaitu kumpulan program, sourcecode, aplikasi Visual Basic (VB), PHP yang berisi lebih dari 160 program+sourcecode lengkap didalamnya, kami mengemasnya di dalam 3 DVD dengan total file 12 giga. Jika sahabat mahasiswa tertarik silahkan memesan di sini >> Order Mega Source code


Kumpulan Judul Skripsi Pendidikan Kimia

  1. MODIFIKASI MEMBRAN KITOSAN-POLIETILEN GLIKOL (PEG) DAN PENGARUHNYA TERHADAP KARAKTERISTIK MEMBRAN
  2. ANALISIS ASPEK KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP KELAS VIII MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI PADA TOPIK PARTIKEL MATERI
  3. FENOMENA POLI-C PADA DAERAH HIPERVARIABEL I DNA MITOKODRIA MANUSIA POPULASI NUSA TENGARA BARAT
  4. KEANEKARAGAMAN GENETIK DAERAH HIPERIABEEL II DNA MIKRONDIA MANUSIA POPULASI NUSA TENGARA TIMUR
  5. EFEK ANTIHIPERGLIKEMIA DARI EKSTRAK DAN FRAKSI BIJI BUAH MOMORDICA CHARANTIA
  6. EFEK ANTIHIPERGLIKEMIA DARI EKSTRAK DAN FRAKSI DAGING BUAH MOMORDICA CHARANTIA ( CUCURBITACEAE )
  7. KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN YANG MENGGUNAKAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) NON-EKSPERIMEN UNTUK SISWA KELAS XII PADA POKOK BAHASAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN
  8. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE TIPE 5E PADA MATERI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) SISWA SMA KELAS XI
  9. PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA TOPIK APLIKASI REAKSI REDUKSI OKSIDASI
  10. PENGEMBANGAN REPRESENTASI KIMIA SEKOLAH BERBASIS INTERTEKSTUAL PADA SUBMATERI PEREAKSI PEMBATAS DALAM BENTUK MULTIMEDIA PEMBELAJARAN
  11. Multimedia Pembelajaran Kimia Menggunakan Konteks Kearifan Lokal Batik Untuk Siswa SMA
  12. PENGEMBANGAN PROSEDUR PRAKTIKUM KIMIA PADA TOPIK INDIKATOR ASAM BASA ALAMI YANG LAYAK DITERAPKAN DI SMA
  13. KAJIAN MINYAK ATSIRI DENGAN KANDUNGAN UTAMA SESKUITERPEN, MONOTERPEN DAN FENIL PROPANOID SEBAGAI ANTIDEPRESAN DITINJAU DARI AKTIVITAS LOKOMOTOR
  14. PENGARUH INHALASI MINYAK ATSIRI DENGAN KANDUNGAN UTAMA MONOTERPEN DAN SESKUITERPEN TERHADAP DAYA INGAT MENCIT PADA LABIRIN
  15. ANALISIS PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN SIFAT ASAM BASA MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY INQUIRY
  16. PENGEMBANGAN PROSEDUR PRAKTIKUM KIMIA PADA TOPIK ELEKTROLISIS YANG LAYAK DITERAPKAN DI SMA
  17. VALIDASI METODE ANALISIS KALSIUM DALAM TANAH
    DENGAN SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM (AAS)
  18. IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH BERBASIS EKSPERIMEN PADA POKOK BAHASAN KENAIKAN TITIK DIDIH LARUTAN
  19. PENERAPAN SELF ASSESSMENT PADA TES FORMATIF HIDROKARBON UNTUK FEEDBACK SISWA SMA KELAS X
  20. PENGEMBANGAN SOAL ULANGAN KENAIKAN KELAS SMA KELAS XI BERDASARKAN CLASSICAL TEST THEORY DAN ITEM RESPONSE THEORY
  21. IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH BERBASIS EKSPERIMEN PADA POKOK BAHASAN KENAIKAN TITIK DIDIH LARUTAN
  22. PENGEMBANGAN PENILAIAN KETERAMPILAN PROSES SAINS BERBASIS KELAS PADA PEMBELAJARAN KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN
  23. ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA KELAS X PADA MATERI PERSAMAAN KIMIA DAN STOIKIOMETRI MELALUI PENGGUNAAN DIAGRAM SUBMIKROSKOPIK SERTA HUBUNGANNYA DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH
  24. GRAFIT LIMBAH BATEREI TERDISPERSI CAIRAN IONIK-KRISTAL CAIR IONIK SEBAGAI SISTEM ELEKTROLIT REDOKS PADA SEL SURYA TERSENSITISASI ZAT WARNA (DYE SENSITIZED SOLAR CELL, DSSC)
  25. UJI AKTIVITAS KATALIS MoNi/ZEOLIT HASIL PREPARASI PADA REAKSI HIDROGENASI PERENGKAHAN KATALITIK ASAM OLEAT
  26. PENGEMBANGAN REPRESENTASI KIMIA SEKOLAH BERBASIS INTERTEKSTUAL PADA SUBMATERI SIFAT-SIFAT SINAR KATODA DALAM BENTUK MULTIMEDIA PEMBELAJARAN
  27. UJI AKTIVITAS KATALIS MoNi/BENTONIT HASIL PREPARASI PADA REAKSI HIDROGENASI PERENGKAHAN KATALITIK ASAM OLEAT
  28. ADSORPSI SIMULTAN KITOSAN-BENTONIT TERHADAP ION LOGAM DAN RESIDU PESTISIDA DALAM AIR MINUM DENGAN TEKNIK BATCH
  29. PENGEMBANGAN INTRUMEN PENILAIAN BERBASIS KELAS UNTUK MENGUKUR KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN MINYAK BUMI MENGGUNAKAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING
  30. PREPARASI DAN KARAKTERISASI KOMPOSIT GANGGANG MERAH (RHODOPHYTA)- CAIRAN IONIK- GRAFIT UNTUK KOMPONEN SUPERKAPASITOR DAN BATEREI SUPERTIPIS
  31. ALAT UKUR PENILAIAN LITERASI SAINS SISWA SMA MENGGUNAKAN KONTEKS BATIK SEBAGAI KEARIFAN LOKAL INDONESIA
  32. ADSORPSI SIMULTAN KITOSAN-BENTONIT TERHADAP
    ION LOGAM DAN RESIDU PESTISIDA DALAM AIR MINUM
    DENGAN TEKNIK FLOW
  33. PENERAPAN PhET SS DALAM MEMBANGUN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS XI SMA
  34. PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN ASPEK AFEKTIF SISWA SMA KELAS XII PADA MATERI KENAIKAN TITIK DIDIH DENGAN MOTODE PRAKTIKUM
  35. PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN PROSES SISWA SMA KELAS XI PADA POKOK BAHASAN SIFAT-SIFAT KOLOID
  36. PROFIL KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA KELAS XI
    PADA PEMBELAJARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
    PERGESERAN KESETIMBANGAN DENGAN MENGGUNAKAN
    MODEL KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS)
  37. PENGUKURAN KONDUKTIVITAS PADA ELEKTROLIT PADAT NASICON DENGAN PENAMBAHAN SPINEL NiFeAlO4 SEBAGAI ELEKTRODA PELENGKAP
  38. PEMBUATAN POKOK UJI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
    PADA POKOK BAHASAN MINYAK BUMI
  39. UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN LEVEL SIMBOLIK PADA TOPIK HIDROLISIS GARAM MELALUI REMEDIAL MATEMATIKA
  40. PENGEMBANGAN ALAT UKUR PENILAIAN LITERASI SAINS SISWA SMA PADA MATERI POKOK IKATAN KIMIA MENGGUNAKAN KONTEKS MATERIAL NANO GRAFENA
  41. KARAKTERISASI DAN UJI AKTIVITAS KATALIS Ni/ ZEOLIT
    HASIL PREPARASI PADA REAKSI HIDROGENASI PERENGKAHAN KATALITIK ASAM OLEAT
  42. FABRIKASI AKTUATOR KOMPOSIT IONOMERIK POLIMER-CAIRAN IONIK DARI KITOSAN SULFONAT TERMODIFIKASI CIS-OLEIL-IMIDAZOLINIUM IODIDA SEBAGAI KOMPONEN ARTIFICIAL MUSCLES
  43. PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS KELAS PADA PEMBELAJARAN HIDROKARBON
  44. PENGEMBANGAN REPRESENTASI KIMIA SEKOLAH BERBASIS INTERTEKSTUAL PADA SUBMATERI KEPOLARAN SENYAWA DALAM BENTUK MULTIMEDIA PEMBELAJARAN
  45. PENGEMBANGAN REPRESENTASI KIMIA SEKOLAH BERBASIS INTERTEKSTUAL PADA SUBMATERI TEORI ATOM DALTON DALAM BENTUK MULTIMEDIA PEMBELAJARAN
  46. PENGEMBANGAN REPRESENTASI KIMIA SEKOLAH BERBASIS INTERTEKSTUAL PADA SUBMATERI IKATAN ION DALAM BENTUK MULTIMEDIA PEMBELAJARAN
  47. PENGEMBANGAN PROSEDUR PRAKTIKUM PADA TOPIK PENENTUAN KOEFISIEN REAKSI YANG LAYAK DITERAPKAN DI SMA
  48. PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP INTERAKSI SISWA SMA KELAS X PADA TOPIK SENYAWA HIDROKARBON
  49. ANALISIS HASIL BELAJAR SISWA SMA MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA POKOK BAHASAN LARUTAN PENYANGGA
  50. PENGEMBANGAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA POKOK BAHASAN LARUTAN PENYANGGA
  51. Analisis Keterampilan Berkomunikasi Siswa Kelas VII Pada Materi Pencemaran Lingkungan Di Sekitar Pasar Dengan Pendekatan Kontekstual
  52. Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) pada Pokok Bahasan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi
  53. Pengembangan dan Validasi Tes Keterampilan Proses Siswa SMA Kelas X pada Materi Pokok Hidrokarbon
  54. Analisis Butir Soal Ujian Nasional Kimia Tahun 2009 Berdasarkan Domain Kognitif Taksonomi Bloom
  55. Pengembangan dan Validasi Tes Keterampilan Proses Siswa SMA Kelas XI Pada Materi Pokok Larutan Penyangga
  56. Analisis Perkembangan Aspek Konten Sains Siswa SMP Kelas VIII melalui Pembelajaran IPA Terpadu Berbasis Literasi Sains dan Teknologi pada Tema Asupan Makanan dan Pengaruhnya terhadap Kerja Ginjal
  57. ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS VII PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL
  58. Analisis Keterampilan Proses Sains (KPS) Siswa MA Kelas XI Pada Pembelajaran Hidrolisis Melalui Metode Praktikum Menggunakan Local Material
  59. Ketrampilan Berpikir Kritis Siswa MA Kelas XI pada Pembelajaran Hidrolisis Melalui Metode Praktikum Alternatif Menggunakan Local Material
  60. Analisis Perkembangan Keterampilan Proses Sains Siswa SMP Kelas VIII pada Pembelajaran IPA Terpadu Berbasis Literasi Sains dan Teknologi dengan Tema Asupan Makanan dan Pengaruhnya terhadap Kerja Ginjal
  61. Analisis Hasil Belajar Level Makroskopik, Mikroskopik dan Simbolik Siswa SMA pada Materi Pokok Sifat Koligatif Larutan
  62. EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN KIMIA BERORIENTASI STRUKTUR BERBASIS MULTIMEDIA PADA TOPIK SIFAT KOLIGATIF LARUTAN DI SMA KOTA BANDUNG
  63. PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA KELAS XI PADA MATERI
    POKOK KOLOID
  64. Analisis Aspek Sikap dan Nilai Sains Siswa SMP Kelas VII melalui Pembelajaran IPA Terpadu Berbasis Literasi Sains dan Teknologi
  65. Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) sebagai Bentuk Penyajian Penuntun Praktikum Alternatif untuk Topik Hidrolisis
  66. Pembelajaran Kimia Berbasis Literasi Sains dan Teknologi pada Materi Pokok Partikel Materi : Analisis Ranah Afektif Siswa Kelas VIII SMP
  67. Penerapan Metode ASV Menggunakan Elektroda Pasta Karbon Buatan untuk Menentukan Potensial Reduksi Standar dan Konsentrasi Ion Logam Melalui Pemodelan
  68. Penerapan Metode ASV Menggunakan Elektroda Pasta Karbon Buatan untuk Menentukan Potensial Reduksi Standar dan Konsentrasi Ion Logam Melalui Pemodelan
  69. KAJIAN TENTANG POTENSI TANAMAN RPS-GE SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN BIONUTRIEN YANG DIAPLIKASIKAN PADA SELADA KERITING : Lactuca sativa L
  70. Pemahaman Siswa SMA Kelas X pada Topik Minyak Bumi Menggunakan Model Kooperatif Tipe Think Pair Square (TPSq)
  71. Analisis Aspek Konteks Aplikasi Sains Siswa SMP Kelas VIII Melalui Pembelajaran Berbasis Literasi Sains dan Teknologi pada Topik Partikel Materi
  72. PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI MEMBRAN KITOSAN-POLIETILEN GLIKOL (PEG) SERTA APLIKASINYA PADA PENJERNIHAN AIR SUNGAI
  73. Pembelajaran Kimia Berbasis Literasi Sains dan Teknologi Pada Materi Pokok Laju Reaksi : Analisis Aspek Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas XI
  74. SINTESIS ADSORBEN KITOSAN-BENTONIT DAN UJI KINERJANYA TERHADAP PESTISIDA DIAZINON DALAM AIR MINUM
  75. Analisis Keterampilan Berkomunikasi Siswa Kelas X pada Pembelajaran Dampak Pembakaran Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Menggunakan Metode Discovery-Inquiry
  76. PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL PADA MATERI POKOK KESETIMBANGAN KIMIA
  77. Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Materi Pokok Laju Reaksi dalam Kurikulum Cambridge General Certificate of Education Ordinary Level
  78. POTENSI TANIN SEBAGAI INHIBITOR KOROSI BAJA KARBON DALAM LARUTAN ELEKTROLIT JENUH UDARA ATAU
    KARBON DIOKSIDA
  79. IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH BERBASIS EKSPERIMEN PADA MATERI AJAR UNSUR, SENYAWA, DAN CAMPURAN DI SMP
  80. KAJIAN TENTANG POTENSI MASERAT TUMBUHAN ISM SEBAGAI BIONUTRIEN DAN APLIKASINYA DALAM BUDIDAYA TANAMAN CABAI KERITING (Capsicum Annum var. Longum)
  81. PENGEMBANGAN PROSEDUR PRAKTIKUM KIMIA PADA TOPIK HUKUM KEKEKALAN MASSA YANG LAYAK DITERAPKAN DI SMA
  82. MULTIMEDIA PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN KONTEKS KEARIFAN LOKAL BATIK UNTUK SISWA SMA
  83. PENGARUH METODE PRAKTIKUM BERBASIS KONTEXTUAL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERFKIR KRITIS SISWA SMA PADA TOPIK KOLOID
  84. KANDIDAT MARKER GENETIK DNA MITOKONDRIA MANUSIA DAERAH HIPERVARIABEL II PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2
  85. ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X PADA PEMBELAJARAN LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON-ELEKTROLIT DENGAN SIKLUS BELAJAR HIPOTESIS DEDUKTIF
  86. MULTIMEDIA PEMBELAJARAN IKATAN KIMIA DENGAN KONTEKS GRAFENA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA SMA
  87. PENGEMBANGAN PROSEDUR PRAKTIKUM BERBASIS MATERIAL LOKAL DALAM BENTUK LEMBAR KERJA SISWA PADA TOPIK LAJU REAKSI
  88. ALAT UKUR PENILAIAN LITERASI SAINS SISWA SMA MENGGUNAKAN KONTEKS KERIS SEBAGAI KEARIFAN LOKAL INDONESIA
  89. BUKU AJAR ELEKTROKIMIA MENGGUNAKAN KONTEKS KERIS SEBAGAI KEARIFAN LOKAL INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA SMA
  90. PENGGUNAAN ELEKTROKOAGULASI DENGAN ELEKTRODA ALUMUNIUM PADA OPTIMASI PENGOLAHAN AIR LINDI (LEACHETE)
  91. MODIFIKASI BENTONIT ALAM MENJADI BENTONIT Fe SEBAGAI KATALIS PADA REAKSI TRANSESTERIFIKASI MINYAK BIJI KAPUK
  92. PROFIL FISIKOKIMIA DAGING DAN KULIT KACANG KARABENGUK (Mucuna pruriens var. utilis) ASAL BANTUL YOGYAKARTA
  93. UJI AKTIVITAS KATALIS BENTONIT TERAKTIVASI ASAM PADA PROSES PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK BIJI KAPUK
  94. PEMBUATAN POKOK UJI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA POKOK BAHASAN SISTEM KOLOID
  95. PEMBUATAN POKOK UJI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA POKOK BAHASAN KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN
  96. MULTIMEDIA PEMBELAJARAN ELEKTROKIMIA MENGGUNAKAN KONTEKS KERIS SEBAGAI KEARIFAN LOKAL INDONESIA
    UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA SMA
  97. PROFIL INTERAKSI SISWA SMA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERGESERAN KESETIMBANGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY
  98. KAJIAN TENTANG POTENSI MASERAT TUMBUHAN ISM SEBAGAI BIONUTRIEN DAN APLIKASINYA DALAM BUDIDAYA TANAMAN CABAI KERITING (Capsicum Annum var. Longum)
  99. PENGEMBANGAN PROSEDUR PRAKTIKUM PADA TOPIK PENENTUAN KOEFISIEN REAKSI YANG LAYAK DITERAPKAN DI SMA
  100. PENGEMBANGAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA POKOK BAHASAN KOLOID
  101. PENGEMBANGAN REPRESENTASI KIMIA BERBASIS INTERTEKSTUAL PADA SUBMATERI IKATAN LOGAM DALAM BENTUK MULTIMEDIA PEMBELAJARAN
  102. PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS VIII PADA MATERI ZAT ADITIF DALAM MAKANAN
  103. PERKEMBANGAN REPRESENTASI KIMIA SEKOLAH BERBASIS INTERTEKSTUAL PADA SUBMATERI MASSA ATOM RELATIF DALAM BENTUK MULTIMEDIA PEMBELAJARAN
  104. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS KONTEKSTUAL PADA POKOK BAHASAN ASAM BASA
  105. ANALISIS HASIL BELAJAR LEVEL MAKROSKOPIK, SUB MIKROSKOPIK DAN SIMBOLIK BERDASARKAN GAYA KOGNITIF SISWA SMA PADA MATERI POKOK SIFAT KOLIGATIF LARUTAN
  106. PENGEMBANGAN PROSEDUR PRAKTIKUM IDENTIFIKASI UNSUR KARBON (C) DAN HIDROGEN (H) PADA SENYAWA HIDROKARBON
  107. VALIDASI METODE ANALISIS KALSIUM DALAM TANAH DENGAN SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM (AAS)
  108. PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUALITAS KIMIA PADA SUBMATERI POKOK TEKANAN OSMOTIK LARUTAN SMA KELAS XII
  109. PREPARASI, KARAKTERISASI DAN PENGGUNAAN BENTONIT TERMODIFIKASI FATTY IMIDAZOLINIUM SEBAGAI KOMPONEN PADAT LUMPUR PENGEBORAN
  110. PENGKAYAAN ASAM LEMAK TAK JENUH PADA BEKATUL DENGAN CARA FERMENTASI PADAT MENGGUNAKAN Aspergillus terreus
  111. Analisis Kemampuan Aspek Konteks Aplikasi Sains Siswa SMP Kelas VII Melalui Pembelajaran IPA Terpadu Berbasis Literasi Sains dan Teknologi
  112. SINTESIS DAN UJI AKTIVITAS BENTONIT TERPILARISASI NIKEL OKSIDA SEBAGAI KATALIS PADA REAKSI HYDROCRACKING MINYAK NABATI
  113. DETEKSI GAS NOx MENGGUNAKAN MATERIAL KONDUKTOR IONIK HASIL PREPARASI MELALUI METODE SOL-GEL ANORGANIK
  114. SINTESIS DAN UJI KONDUKTIFITAS MATERIAL KONDUKTOR IONIK BERBASIS MAGNESIUM MELALUI METODE SOL-GEL ANORGANIK
  115. KANDIDAT VARIAN GENETIK DAERAH D-LOOP DNA MITOKONDRIA MANUSIA PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 YANG DIPICU OLEH OBESITAS
  116. SINTESIS, KARAKTERISASI DAN UJI AKTIVITAS KATALIS Ni/Al2O3 PADA REAKSI HYDROCRACKING MINYAK NABATI
  117. EFEKTIVITAS BIOLARVASIDA EKSTRAK ETANOL LIMBAH PENYULINGAN MINYAK AKAR WANGI (Vetiveria zizanoides) TERHADAP LARVA NYAMUK Aedes aegypti, Culex sp., dan Anopheles sundaicus
  118. VARIASI MUTASI GEN ATPase 6 mtDNA MANUSIA PADA POPULASI DATARAN RENDAH
  119. EFISIENSI INHIBISI CAIRAN IONIK TURUNAN IMIDAZOLIN SEBAGAI INHIBITOR KOROSI BAJA KARBON DALAM LARUTAN ELEKTROLIT JENUH KARBON DIOKSIDA
  120. KONVERSI DAN KARAKTERISASI ISOEUGENOL ASETAT MENJADI VANILIN ASETAT
  121. UJI KINERJA ADSORBEN KITOSAN-BENTONIT TERHADAP LOGAM BERAT DAN DIAZINON SECARA SIMULTAN
  122. EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SARI BUAH JERUK NIPIS TERHADAP KETAHANAN NASI
  123. PEMANFAATAN EKSTRAK KASAR PAPAIN SEBAGAI KOAGULAN PADA PEMBUATAN KEJU COTTAGE MENGGUNAKAN BAKTERI
    Streptococcus thermophillus, Lactococcus lactis, dan Leuconostoc mesentroides
  124. METENAMINA SEBAGAI IHNIBITOR KOROSI BAJA KARBON DALAM LINGKUNGAN SESUAI KONDISI PERTAMBANGAN MINYAK BUMI
  125. SINTESIS, KARAKTERISASI DAN UJI AKTIVITAS KATALIS NiS/Al2O3 PADA REAKSI HYDROCRACKING MINYAK NABATI
  126. ISOLASI DAN KARAKTERISASI SENYAWA TURUNAN TERPENOID DARI FRAKSI n-HEKSAN
  127. Analisis Hasil Belajar Level Makroskopik, Mikroskopik, dan Simbolik Siswa SMA pada Materi Pokok Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit
  128. Analisis Perbandingan Komponen Literasi Sains pada Pokok Bahasan Asam Basa di Buku Ajar Kimia Kurikulum Cambridge dan KTSP
  129. Analisis Perkembangan Sikap dan Nilai Siswa SMP Kelas VII Melalui Pembelajaran Kimia Berbasis Literasi Sains dan Teknologi pada Materi Pokok Klasifikasi Zat
  130. Analisis Hasil Belajar Level Makroskopik, Mikroskopik dan Simbolik Siswa SMA pada Materi Pokok Hidrolisis Gara
  131. Pengembangan Strategi Pembelajaran Intertekstual Pada Submateri Pokok Titrasi Asam Basa SMA Kelas XI
  132. ANALISIS INTERAKSI SISWA SMA KELAS X PADA PEMBELAJARAN MATERI HIDROKARBON BERBASIS MEDIA CHEM-CARD KOMBINATORIAL
  133. ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN TITRASI ASAM-BASA
    DENGAN METODE PRAKTIKUM BERBASIS MATERIAL LOKAL
  134. Analisis Keterampilan Proses dalam Soal Kimia Cambridge International Examination (CIE) Level International General Certificate of Secondary Education (IGCSE) pada pokok Bahasan Laju Reaksi
  135. Penerapan peer assessment pada kegiatan praktikum titrasi argentometri untuk menilai kinerja siswa SMK kelas XI
  136. Pengembangan Prosedur Praktikum Berbasis Material Lokal: Titrasi Asam Cuka-Soda Api dengan Ekstrak Bunga Sepa
  137. Analisis Aspek Kognitif Siswa MA kelas XI Pada Pembelajaran hidrolisis Melalui Metode Praktikum Menggunakan Local Material
  138. Analisis Kemampuan Aspek Konteks Aplikasi Sains Siswa SMP Kelas VIII Melalui Pembelajaran IPA Terpadu Berbasis Literasi Sains dan Teknologi
  139. ANALISIS PERKEMBANGAN ASPEK KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP KELAS VII MELALUI PEMBELAJARAN IPA TERPADU BERBASIS LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI PADA TEMA UTAMA KEMASAN OBAT
  140. ANALISIS KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI SISWA SMA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN TITRASI ASAM BASA MELALUI METODE PRAKTIKUM DENGAN MATERIAL LOKAL
  141. Analisis Hasil Belajar Level Makroskopik, Mikroskopik dan Simbolik Siswa SMA pada Materi Pokok Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan
  142. Analisis Butir Soal Berdasarkan Taksonomi Bloom Dua Dimensi untuk Pokok Bahasan Termokimia pada Cambridge International Examination (CIE) Level International General Certificate of Secondary Education (IGCSE)
  143. UPAYA PENINGKATAN KETUNTASAN BELAJAR SISWA SMA KELAS X DALAM PEMBELAJARAN HIDROKARBON BERBASIS CHEM-CARD KOMBINATORIAL
  144. ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS X PADA PEMBELAJARAN
    DAMPAK PEMBAKARAN BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY-INQUIRY
  145. ANALISIS KECAKAPAN BERPIKIR RASIONAL
    SISWA KELAS VII PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI SEKITAR PASAR DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL
  146. Pengembangan Strategi Pembelajaran Intertekstual Pada Submateri Pokok Kenaikan Titik Didih Larutan SMA Kelas XII
  147. analisis perkembangan sikap dan nilai sains siswa SMP kelas VIII pada pembelajaran IPA terpadu berbasis literasi sains dan teknologi dengan tema asupan makanan dan pengaruhnya terhadap kerja ginjal
  148. Pembelajaran Kimia Berbasis Literasi Sains dan Teknologi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP Kelas VII pada Materi Pokok Klasifikasi Zat
  149. Pengembangan dan Validasi Soal Kimia Setara UN pada Bahan Kajian Stoikiometri, Larutan Asam Basa, dan Larutan Penyangga
  150. Pengembangan Strategi Pembelajaran Intertekstualitas pada Materi Pokok Ikatan Kimia SMA Kelas X
  151. PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MATERI POKOK PEMISAHAN CAMPURAN : Analisis Aspek Konten Sains Siswa SMP Kelas VII
  152. ANALISIS DOMAIN KOGNITIF DAN TIPE PERMASALAHAN DALAM SOAL TES FORMATIF DAN SUMATIF PADA MATERI KIMIA DI KELAS XI SEMESTER II SMA BERWAWASAN INTERNASIONAL
  153. PEMRODUKSIAN VIDEO DEMONSTRASI PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA
  154. ANALISIS LEVEL MIKROSKOPIK DALAM BUKU TEKS KIMIA SMA, PEMBELAJARAN, DAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI SIFAT KOLIGATIF LARUTAN
  155. PEMBELAJARAN KIMIA KONTEKSTUAL PADA MATERI POKOK PEMISAHAN CAMPURAN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA :Analisis Aspek Afektif Siswa SMP Kelas VII
  156. ANALISIS KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA SMA KELAS XI PADA MATERI KONSEP PH DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MELALUI METODE PRAKTIKUM
  157. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS INTERTEKSTUALITAS PADA MATERI HIDROLISIS SMA KELAS XI
  158. PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI PADA MATERI POKOK LAJU REAKSI
  159. PEMBUATAN SOFTWARE MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL
  160. ANALISIS PENGAJARAN GURU KIMIA SMA KELAS XI PADA POKOK BAHASAN HIDROLISIS BERDASARKAN INTERTEKSTUALITAS ILMU KIMIA
  161. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS INTERTEKSTUALITAS PADA MATERI KELARUTAN DAN TETAPAN HASIL KALI KELARUTAN SMA KELAS XI
  162. ANALISIS LEVEL MIKROSKOPIK DALAM BUKU TEKS KIMIA SMA, PEMBELAJARAN, DAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI HIDROLISIS GARAM
  163. ANALISIS CAKUPAN MATERI DAN KOMPETENSI KIMIA PADA STUDI PISA NASIONAL 2006
  164. FORTIFIKASI TEPUNG BELUT (Monopterus albus) PADA PRODUKSI KERUPUK BERPROTEIN TINGGI
  165. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPSq (THINKPAIRSQUARE) PADA TOPIK MINYAK BUMI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR KIMIA
  166. PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA
  167. PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN PROBLEM SOLVING SISWA SMK KELAS X PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA
  168. PROFIL MODEL MENTAL SISWA PADA POKOK BAHASAN SENYAWA HIDROKARBON
  169. PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN SKALA SIKAP SISWA SMA KELAS XII TERHADAP PRAKTIKUM KIMIA
  170. ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) SISWA SMA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN LARUTAN PENYANGGA DENGAN METODE PRAKTIKUM BERBASIS MATERIAL LOKAL
  171. PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN PROSES SISWA SMA KELAS XI PADA METERI POKOK HIDROLISIS GARAM
  172. ANALISIS KESULITAN SISWA KELAS X PADA PEMBELAJARAN LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY-INQUIRY
  173. PROFIL KEMAMPUAN BERINKUIRI SISWA SMA PADA TOPIK SIFAT LARUTAN PENYANGGA
  174. PEMAHAMAN BAHAN AJAR HASIL TERJEMAHAN DARI TEXTBOOK CHEMISTRY POKOK BAHASAN PENYEBAB PERUBAHAN
  175. PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PRAKTIKUM BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DALAM MATERI HIDROLISIS GARAM
  176. PROFIL KECAKAPAN HIDUP GENERIK SISWA SMA KELAS X PADA PEMBELAJAR HIDROKARBON MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT)
  177. ANALISIS SOAL-SOAL SELEKSI OLIMPIADE KIMIA TINGKAT KABUPATEN/KOTA TAHUN 2006 DAN TAHUN 2007 PADA POKOK BAHASAN HIDROKARBON DAN SENYAWA ORGANIK
  178. PENERAPAN PEER ASSESSMENT UNTUK MENILAI KINERJA SISWA SMK KELAS XI DALAM PRAKTIKUM TITRASI ASAM-BASA
  179. UPAYA MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMK KELAS XI PADA PEMBELAJARAN HIDROKARBON MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING
  180. PROFIL MODEL MENTAL SISWA PADA POKOK BAHASAN MINYAK BUMI
  181. PROFIL KEMAMPUAN BERINKUIRI SISWA SMA PADA SUB TOPIK PENGARUH KONSENTRASI TERHADAP DAYA HANTAR LISTRIK
  182. ANALISIS KEMAMPUAN PENYELESAIAN SOAL KIMIA LEVEL SIMBOLIK SECARA SISTEMATIK OLEH SISWA SMA KELAS XI PADA MATERI POKOK KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN
  183. ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X PADA PEMBELAJARAN LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY-INQUIRY
  184. UJI BANDING PENGGUNAAN PAPAIN DARI EKSTRAK GETAH PEPAYA DAN PAPAIN MURNI PADA PEMBUATAN KEJU COTTAGE
  185. PENERAPAN METODE JARIMATIKA PERKALIAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DAN MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN
  186. PROFIL POLIMORFISME URUTAN NUKLEOTIDA DAERAH HIPERVARIABEL I DNA MITOKONDRIA MANUSIA SUKU ENDE NUSA TENGGARA TIMUR
  187. ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA KELAS XI PADA SUB POKOK BAHASAN SIFAT-SIFAT KOLOID DALAM KEHIDUPAN MELALUI PEMBELAJARAN STM
  188. PENGARUH PENGGUNAAN BENTONIT TERMODIFIKASI FATTY IMIDAZOLINIUM PADA STRUKTUR MIKRO DAN KARAKTER MEKANIS NANOKOMPOSIT POLIETILENA-ORGANOBENTONIT
  189. ANALISIS HASIL BELAJAR SISWA SMA KELAS XI PADA SUB POKOK BAHASAN SIFAT-SIFAT KOLOID DALAM KEHIDUPAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT
  190. PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN
  191. FASILITASI PERUBAHAN KONSEPSI SISWA PADA PEMBELAJARAN IKATAN IONIK MELALUI STRATEGI KONFLIK KOGNITIF
  192. ANALISIS BAHAN AJAR HASIL TERJEMAHAN BUKU TEKS CHEMISTRY POKOK BAHASAN ATOM DAN MOL
  193. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PADA POKOK BAHASAN TABEL PERIODIK YANG BERSUMBER DARI TEXTBOOK CHEMISTRY KARANGAN MYERS et al.
  194. KAJIAN TERMODINAMIKA INTERAKSI LIGAN BIOFLOKULAN DYT TERHADAP LOGAM KOBALT (II) MELALUI ANALISIS KONDUKTIVITAS, SPEKTROFOTOMETER UV-VIS DAN TGA
  195. UJI AKTIFITAS PRODUK MODIFIKASI SISTIN DENGAN PEG 400 SEBAGAI INHIBITOR KOROSI BAJA KARBON DALAM MEDIA HCl 0,5 M JENUH CO2
  196. ANALISIS KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI SISWA SMK PADA SUB POKOK BAHASAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI MELALUI METODE PRAKTIKUM
  197. ANALISIS BAHAN AJAR HASIL TERJEMAHAN BUKU TEKS CHEMISTRY POKOK BAHASAN REAKSI OKSIDASI REDUKSI
  198. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PADA POKOK BAHASAN MAKROMOLEKUL YANG BERSUMBER DARI BUKU TEKS CHEMISTRY KARANGAN MYERS et al
  199. PEMBELAJARAN PRAKTIKUM BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI LAJU REAKSI
  200. ANALISIS BAHAN AJAR HASIL TERJEMAHAN BUKU TEKS CHEMISTRY POKOK BAHASAN MATERI DAN ENERGI
  201. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PADA POKOK BAHASAN LARUTAN YANG BERSUMBER DARI TEXTBOOK CHEMISTRY KARANGAN MYERS et al.
  202. ANALISIS KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA SMA KELAS X DALAM PRAKTIKUM TERINTEGRASI AUDIO VISUAL PADA MATERI POKOK LARUTANN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT
  203. ANALISIS PERBANDINGAN CAPAIAN HASIL TES KIMIA SISWA KELAS VIII, IX, X DAN XI BERDASARKAN PENGUJIAN DENGAN SOAL-SOAL KIMIA TIMSS TAHUN 1999 DAN 2003
  204. ANALISIS JENJANG KOGNITIF BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM TERHADAP SOAL-SOAL STOIKIOMETRI PADA SELEKSI OLIMPIADE KIMIA TINGKAT KABUPATEN/KOTA
  205. ANALISIS STRUKTUR PEMECAHAN MASALAH DAN KANDUNGAN MASALAH DASAR DALAM SOAL-SOAL STOIKIOMETRI INTI PADA TES SELEKSI OLIMPIADE KIMIA TINGKAT KABUPATEN
  206. Penggunaan Animasi Komputer dalam Mengatasi Miskonsepsi Siswa SMA Kelas XII pada Pokok Bahasan Sel Volta
  207. ANALISIS PERTANYAAN GURU DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN METODE PRAKTIKUM PADA MATERI APLIKASI KONSEP pH PADA PENCEMARAN
  208. KINERJA BENTONIT SEBAGAI KATALIS DALAM REAKSI KONVERSI TRIGLISERIDA DARI MINYAK KELAPA SAWIT DAN MINYAK BIJI MAHONI MENJADI METIL ESTER ASAM LEMAK
  209. ANALISIS KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI SISWA SMA KELAS XI IPA PADA SUB MATERI POKOK PERANAN KOLOID DALAM KEHIDUPAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM)
  210. PEMRODUKSIAN VIDEO DEMONSTRASI PADA MATERI POKOK LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT
  211. ANALISIS PENGUASAAN ASPEK KONTEN SAINS SISWA SMP KELAS VII MELALUI PEMBELAJARAN IPA TERPADU BERBASIS LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI PADA TEMA UTAMA KEMASAN OBAT
  212. SINTESIS DAN UJI AKTIVITAS BENTONIT TERPILARISASI NIKEL OKSIDA SEBAGAI KATALIS PADA REAKSI HYDROCRACKING MINYAK NABATI
  213. PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI PADA MATERI POKOK LAJU REAKSI: Analisis Aspek Konteks Aplikasi Sains Siswa SMA kelas XI
  214. Pengaruh Penggunaan Multimedia Interaktif Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep dan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Materi Hidrolisis Garam
  215. ANALISIS KESULITAN SISWA KELAS X SMA DALAM MENJAWAB POKOK UJI KIMIA DALAM STUDI PISA NASIONAL TAHUN 2006
  216. ANALISIS KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI SISWA SMA KELAS X DALAM PRAKTIKUM YANG TERADISI AUDIO VISUAL PADA SUB POKOK BAHASAN LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT
  217. ANALISIS PENGUASAAN ASPEK KONTEN SAINS SISWA SMP
    KELAS VII PADA MATERI POKOK KLASIFIKASI ZAT MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI
  218. PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP DAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA PADA MATERI SIFAT KOLIGATIF LARUTAN
  219. Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
    Jurusan
  220. FORTIFIKASI BEKATUL PADI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KANDUNGAN GIZI ES KRIM
  221. PROFIL KECAKAPAN HIDUP GENERIK SISWA SMA KELAS X PADA PEMBELAJARAN HIDROKARBON MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING
  222. PENGEMBANGAN TES PRAKTIKUM TERTULIS SEBAGAI ALTERNATIF TES KINERJA PADA PRAKTIKUM KENAIKAN TITIK DIDIH LARUTAN NONELEKTROLIT
  223. PENGARUH MULTIMEDIA INTERAKTIF TEKANAN OSMOTIK LARUTAN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA
  224. PERANAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN KIMIA BERORIENTASI STRUKTUR PADA TOPIK LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT
  225. REMEDIASI MISKONSEPSI SISWA SMA KELAS X PADA BAHAN KAJIAN STRUKTUR ATOM MELALUI PENGGUNAAN SOFTWARE MULTIMEDIA INTERAKTIF
  226. PENGARUH MULTIMEDIA INTERAKTIF INTERAKSI ANTAR MOLEKUL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN
    BERPIKIR KRITIS SISWA SMA
  227. ANALISIS HASIL BELAJAR ASPEK KOGNITIF SISWA SMA KELAS XI PADA SUB POKOK BAHASAN LARUTAN PENYANGGA DENGAN METODE PRAKTIKUM BERBASIS MATERIAL LOKAL
  228. ANALISIS PERKEMBANGAN ASPEK KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP KELAS VII MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI PADA MATERI POKOK KLASIFIKASI ZAT
  229. PENGARUH GAMBAR DALAM POKOK UJI PILIHAN GANDA TERHADAP TARAF KEMUDAHAN DAN DAYA PEMBEDA SOAL PADA BAHAN KAJIAN SISTEM DAN SIFAT KOLOID
  230. PENERAPAN PEER DAN SELF ASSESSMENT UNTUK MENGUNGKAP KONTRIBUSI SISWA PADA PROYEK KELOMPOK PEMBUATAN SISTEM KOLOID
  231. MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MENGGUNAKAN STRATEGI PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN
  232. ANALISIS PEMBELAJARAN KIMIA BERDASARKAN KRITERIA TEACHABLE DAN ACCESSIBLE PADA SUB POKOK BAHASAN SIFAT-SIFAT PERIODIK UNSUR YANG DIOLAH SECARA REDUKSI DIDAKTIK
  233. PEMBUATAN SOFTWARE PEMBELAJARAN KIMIA PADA POKOK BAHASAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI UNTUK SMA KELAS XI
  234. KAJIAN POTENSI TANAMAN CAF SEBAGAI BIONUTRIEN UNTUK PERTUMBUHAN SELADA BOKOR (tactuca safira) DAN KENTANG (Solanum tuberosum)
  235. ANALISIS ASPEK AFEKTIF SISWA SMA KELAS III PADA MATERI PENYEPUHAN DALAM SUB POKOK BAHASAN ELEKTROLISIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SAINS-TEKNOLOGI-MASYARAKAT (STM) DAN UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILL)
  236. PEMBELAJARAN MODEL PEMECAHAN MASALAH BERBASIS EKSPERIMEN PADA MATERI PENERAPAN Ksp DALAM PENGENDAPAN
  237. PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUALITAS PADA SUBMATERI POKOK SEL VOLTA DAN KOROSI
  238. PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUALITAS PADA SUBMATERI ELEKTROLISIS SMA KELAS XII
  239. ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP KELAS VII PADA PEMBELAJARAN MATERI POKOK PERUBAHAN MATERI BERBASIS LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI
  240. KARAKTERISASI MINERALOGI DAN FLOTASI GALENA CINEAM TASIKMALAYA
  241. ANALISIS KESULITAN SISWA KELAS X SMA DALAM MEMECAHKAN MASALAH STOIKIOMETRI PADA TES SELEKSI OLIMPIADE KIMIA INDONESIA TINGKAT KABUPATEN/KOTA
  242. STUDI PENDAHULUAN KONVERSI TRIGLISERIDA RBDPO MENJADI ALKANA CAIR SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF MELALUI PROSES HIDROGENASI KATALITIK
  243. PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI PADA MATERI POKOK PERUBAHAN MATERI :Analisis Aspek Keterampilan Proses Sains pada Siswa SMP Kelas VII)
  244. PENGEMBANGAN PROSEDUR PRAKTIKUM ALTERNATIF UNTUK TOPIK STOIKIOMETRI: PENENTUAN KADAR ASAM ASETAT DALAM CUKA MAKAN MENGGUNAKAN SODA KUE
  245. ANALISIS STRUKTUR PEMECAHAN MASALAH NUMERIK DALAM SOAL-SOAL LARUTAN AQUOUS PADA TES SELEKSI OLIMPIADE KIMIA TINGKAT KABUPATEN/KOTA
  246. UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SMA KELAS X PADA PEMBELAJARAN POKOK BAHASAN HIDROKARBON MENGGUNAKAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS
  247. ANALISIS INTERAKSI SISWA KELAS XI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT PADA POKOK BAHASAN SIFAT-SIFAT KOLOID
  248. ANALISIS PEMBELAJARAN KIMIA PADA MATERI POKOK KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN DI KELAS XI SMA BERWAWASAN INTERNASIONAL
  249. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPSq UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN HIDUP GENERIK SISWA KELAS X PADA TOPIK MINYAK BUMI
  250. PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI PADA MATERI POKOK PERUBAHAN MATERI : Analisis Aspek Konteks Aplikasi Sains Siswa SMP Kelas VII
  251. KREATIVITAS KERJA SISWA PADA PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM MATERI PENGOLAHAN AIR BERSIH MELALUI METODE PRAKTIKUM BERBASIS GREEN CHEMISTRY
  252. PENGARUH SOFTWARE MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA POKOK BAHASAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI
  253. PROFIL INTERAKSI SISWA SMA KELAS X PADA PEMBELAJARAN TATA NAMA SENYAWA KIMIA MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE TGT DENGAN MEDIA CHEM-CARD
  254. ANALISIS TIPE PERMASALAHAN, DOMAIN KOGNITIF DAN KUALITAS SOAL UJIAN AKHIR SEKOLAH PADA MATERI ASAM BASA
  255. PEMBUATAN SOFTWARE MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS WACANA PADA SUB POKOK MATERI IKATAN KOVALEN
    PADA SMA KELAS X
  256. KAJIAN TENTANG POTENSI BIONUTRIEN MHR YANG DIAPLIKASIKAN PADA TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.)
  257. PROFIL KEMAMPUAN BERINKUIRI SISWA SMA PADA SUB MATERI SIFAT LARUTAN GARAM DAN KONSEP HIDROLISIS
  258. PEMBELAJARAN MATERI HIDROLISIS GARAM MELALUI PRAKTIKUM BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA
  259. PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL PADA MATERI POKOK KIMIA UNSUR UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN ASPEK KONTEKS APLIKASI SAINS SISWA SMA
  260. KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI SISWA SMA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN LARUTAN PENYANGGA MELALUI METODE PRAKTIKUM BERBASIS MATERIAL LOKAL
  261. ANALISIS KESULITAN SISWA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN EFEK TYNDALL MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY INQUIRY
  262. ANALISIS LEVEL MAKROSKOPIK, MIKROSKOPIK, DAN SIMBOLIK DALAM BUKU TEKS IPA SMP PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD
  263. ANALISIS PENGUASAAN ASPEK KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL PADA MATERI POKOK KIMIA UNSUR
  264. ANALISIS PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN EFEK TYNDALL MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY INQUIRY
  265. ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN PEMISAHAN CAMPURAN DENGAN METODE PRAKTIKUM MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL
  266. ANALISIS KESULITAN SISWA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN PENGARUH ION SENAMA DAN pH TERHADAP KELARUTAN DENGAN SIKLUS BELAJAR HIPOTESIS DEDUKTIF
  267. IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL PADA MATERI HIDROLISIS GARAM
  268. PEMBELAJARAN MINYAK BUMI DENGAN MENGADAPTASI KURIKULUM NEW SOUTH WALES CHEMISTRY STAGE 6 PRELIMINARY DI RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL
  269. Pengaruh Penerapan Model TGT dengan Media Chem-Card Terhadap Hasil Belajar Siswa SMA Kelas X pada Pembelajaran Tata Nama Senyawa
  270. ANALISIS KETERAMPILAN PSIKOMOTOR SISWA SMA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN LARUTAN PENYANGGA MELALUI METODE PRAKTIKUM BERBASIS MATERIAL LOKAL
  271. MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA KELAS X PADA PEMBELAJARAN TATA NAMA SENYAWA KIMIA MENGGUNAKAN MODEL TGT DENGAN MEDIA CHEM-CARD
  272. Profil Kemampuan Berinkuiri Siswa SMA pada Topik Pengaruh Katalis terhadap Laju Reaksi
  273. PROFIL KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI SISWA KELAS X PADA PEMBELAJARAN HIDROKARBON MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING
  274. OPTIMASI KONDISI SINTESIS TETRAMER SIKLIK KALIKS[4]RESORSINARENA DARI VANILIN, SINAMALDEHIDA DAN ANISALDEHIDA DENGAN PEMANASAN GELOMBANG MIKRO
  275. IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL PADA POKOK BAHASAN KELARUTAN DAN TETAPAN HASIL KALI KELARUTAN
  276. Profil Kemampuan Berinkuiri Siswa SMA pada Topik Pengaruh Perubahan Konsentrasi terhadap Sistem Kesetimbangan Kimia
  277. ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN PEMISAHAN CAMPURAN DENGAN METODE PRAKTIKUM MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL
  278. ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN EFEK TYNDALL MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY INQUIRY
  279. PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN PROBLEM SOLVING SISWA SMA KELAS XI PADA MATERI POKOK KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN
  280. PROFIL MODEL MENTAL SISWA PADA MATERI REAKSI REDUKSI DAN OKSIDASI
  281. PROFIL KEMAMPUAN BERINKUIRI SISWA SMA PADA TOPIK PENGARUH PERUBAHAN SUHU TERHADAP SISTEM KESETIMBANGAN KIMIA
  282. ANALISIS KEMAMPUAN PENYELESAIAN SOAL KIMIA LEVEL SIMBOLIK SECARA SISTEMATIK OLEH SISWA SMA KELAS XII PADA MATERI SIFAT KOLIGATIF LARUTAN
  283. PEMBELAJARAN HIDROKARBON DI RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL MELALUI ADAPTASI KURIKULUM CAMBRIDGE GENERAL CERTIFICATE OF EDUCATION ORDINARY LEVEL
  284. PROFIL MODEL MENTAL SISWA PADA POKOK BAHASAN HIDROLISIS GARAM
  285. IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH BERBASIS EKSPERIMEN PADA MATERI AJAR ASAM, BASA, DAN GARAM DI SMP
  286. PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN LARUTAN PENYANGGA MELALUI METODE PRAKTIKUM BERBASIS MATERIAL LOKAL
  287. PROFIL KEMAMPUAN BERINKUIRI SISWA SMA PADA TOPIK PENGARUH KONSENTRASI TERHADAP LAJU REAKSI
  288. PROFIL KEMAMPUAN BERINKUIRI SISWA SMA PADA TOPIK PENGARUH SUHU TERHADAP LAJU REAKSI
    (Penelitian ini Dilaksanakan di Empat SMA Negeri di Kota Bandung)
  289. PROFIL KEMAMPUAN BERINKUIRI SISWA SMA PADA TOPIK PENGARUH LUAS PERMUKAAN TERHADAP LAJU REAKSI
  290. STUDI KESETIMBANGAN DAN KINETIKA IMPREGNASI ION Cu2+ PADA ZEOLIT-H
  291. Pengaruh Pembelajaran dengan Menggunakan Silabus Cambridge terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Laju Reaksi di kelas XI SMA 2
  292. SINTESIS DAN KARAKTERISASI KOMPOSIT KARET-LEMPUNG TERMODIFIKASI GARAM FATTY IMIDAZOLINIUM
  293. PROFIL KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI SISWA SMA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESETIMBANGAN
  294. ANALISIS BAHAN AJAR HASIL TERJEMAHAN BUKU TEKS CHEMISTRY POKOK BAHASAN KIMIA INTI
  295. ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP TEXTBOOK KIMIA KARANGAN MYERS et.al POKOK BAHASAN KARBON DAN SENYAWA ORGANIK
  296. ANALISIS KEMAMPUAN PENYELESAIAN SOAL KIMIA LEVEL SIMBOLIK SECARA SISTEMATIK SISWA SMA KELAS XI PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA
  297. ANALISIS BAHAN AJAR HASIL TERJEMAHAN BUKU TEKS CHEMISTRY POKOK BAHASAN STOIKIOMETRI
  298. PEMANFAATAN LIMBAH KULIT SINGKONG SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN BIOETANOL
  299. ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP KIMIA PADA MATERI POKOK REDOKS MENGGUNAKAN SOAL PILIHAN GANDA BERALASAN PADA SISWA KELAS XII
  300. PROFIL KEMAMPUAN BERPIKIR RASIONAL SISWA KELAS X PADA PEMBELAJARAN HIDROKARBON
  301. PENERAPAN SELF ASSESSMENT DALAM MENILAI KINERJA SISWA SMA KELAS XI PADA PRAKTIKUM PENJERNIHAN AIR
  302. PENERAPAN SELF ASSESSMENT DALAM MENILAI LAPORAN SISWA SMA PADA PRAKTIKUM PENJERNIHAN AIR
  303. ANALISIS PEMBELAJARAN MATERI POKOK ELEKTROLISIS DENGAN MENGGUNAKAN KURIKULUM CAMBRIDGE GENERAL CERTIFICATE OF EDUCATION ORDINARY LEVEL
    DI SEKOLAH INTERNASIONAL
  304. PENERAPAN PEER ASSESSMENT PADA KEGIATAN PRAKTIKUM PENJERNIHAN AIR UNTUK MENILAI KEMAMPUAN KERJA SAMA SISWA SMA
  305. KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM MATERI PENGOLAHAN AIR MELALUI METODE PRAKTIKUM BERBASIS GREEN CHEMISTRY
  306. ANALISIS PENGUASAAN ASPEK KONTEKS APLIKASI SAINS SISWA SMP KELAS VII MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI PADA MATERI POKOK KLASIFIKASI ZAT
  307. PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA KELAS XI PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA
  308. PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL PADA SUBMATERI POKOK SIFAT KOLIGATIF LARUTAN PENURUNAN TITIK BEKU
  309. ANALISIS KEMAMPUAN PENYELESAIAN SOAL KIMIA LEVEL SIMBOLIK SECARA SISTEMATIK OLEH SISWA SMA KELAS X PADA MATERI POKOK STOIKIOMETRI
  310. PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN PROSES
    SISWA SMA KELAS XI POKOK BAHASAN TITRASI ASAM BASA
  311. ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA KELAS XI PADA MATERI HIDROLISIS GARAM DENGAN MODEL LEARNING CYCLE 5E DAN METODE PRAKTIKUM
  312. ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP KIMIA PADA MATERI POKOK REDOKS MENGGUNAKAN SOAL PILIHAN GANDA BERALASAN PADA SISWA KELAS XII
  313. PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN PROSES SISWA SMA KELAS X POKOK BAHASAN LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT
  314. PENGEMBANGAN REPRESENTASI KIMIA BERBASIS INTERTEKSTUALITAS PADA SUBMATERI HUKUM KEKEKALAN MASSA
  315. ANALISIS PENGUASAAN ASPEK KONTEN SAINS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL PADA MATERI POKOK KIMIA UNSUR
  316. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER TERHADAP
    HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA KELAS X PADA SUB POKOK BAHASAN LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
  317. STUDI KOMPARASI PREPARASI MEMBRAN KITOSAN – GLUTARALDEHIDA DENGAN METODE KRYOGENIK DAN METODE PRESIPITASI
  318. PENGEMBANGAN DAN ANALISIS SOAL ULANGAN KENAIKAN KELAS
    SMA KELAS X BERDASARKAN CLASSICAL TEST THEORY DAN
    ITEM RESPONSE THEORY
  319. PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MATERI POKOK KOLOID UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA
  320. PENERAPAN SELF ASSESSMENT UNTUK MENILAI KINERJA SISWA SMA KELAS X DALAM PRAKTIKUM LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT
  321. PENGEMBANGAN TES KOGNITIF SISWA SMA KELAS X BERDASARKAN REVISI TAKSONOMI BLOOM PADA POKOK BAHASAN HIDROKARBON
  322. Pengaruh Zeolit Terimpregnasi Kation Tembaga terhadap Pertumbuhan
    Candida albicans dan Escherichia coli
  323. PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN SIFAT DISKONTINU MATERI PADA MATA PELAJARAN IPA SMP
  324. PROFIL MODEL MENTAL MAHASISWA
    CALON GURU KIMIA TINGKAT PERTAMA PADA BEBERAPA KONSEP DASAR IKATAN KIMIA
  325. ANALISIS KARAKTERISTIK AFEKTIF SISWA SMA MELALUI PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL PADA MATERI POKOK KIMIA UNSUR
  326. PENGEMBANGAN TES TERTULIS INDO-CAMBRIDGE KELAS XI PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA DAN HIDROLISIS
  327. ANALISIS KECAKAPAN HIDUP SISWA MA KELAS XI
    PADA PEMBELAJARAN HIDROLISIS MELALUI METODE PRAKTIKUM MENGGUNAKAN LOCAL MATERIAL
  328. PENGARUH MULTIMEDIA INTERAKTIF LAJU REAKSI TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA
  329. PENGARUH PENAMBAHAN ASAM DOKOSAHEKSAENOAT (DHA) TERHADAP KETAHANAN SUSU PASTEURISASI FLAVOR STRAWBERRY
  330. PENERAPAN SELF ASSESSMENT DALAM MENILAI PERENCANAAN PRAKTIKUM SISWA KELAS XI PADA PRAKTIKUM PENJERNIHAN AIR
  331. PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA SMA KELAS X
    PADA MATERI POKOK SISTEM PERIODIK UNSUR
    MELALUI PENERAPAN MODEL TGT
  332. KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA KELAS X
    PADA PEMBELAJARAN STOIKIOMETRI DENGAN METODE PRAKTIKUM
    BERBASIS MATERIAL LOKAL
  333. ANALISIS KETERAMPILAN OBSERVASI SISWA SMA KELAS X DALAM PRAKTIKUM TERADISI AUDIO VISUAL PADA SUB MATERI POKOK LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT
  334. ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP KELAS VIII PADA PEMBELAJARAN PARTIKEL MATERI YANG DIOLAH SECARA REDUKSI DIDAKTIK
  335. PENGARUH PENERAPAN METODE DISCOVERY-INQUIRY TERHADAP PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS X PADA MATERI POKOK MINYAK BUMI
  336. UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) PADA POKOK BAHASAN REAKSI REDUKSI-OKSIDASI DAN ELEKTROKIMIA
    (Penelitian Tindakan Kelas terhadap Siswa Kelas XII SMA Kartika Siliwangi 2 Tahun Ajaran 2008/2009)
  337. PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI
    PADA MATERI POKOK PERUBAHAN MATERI
    (Analisis Aspek Sikap dan Nilai pada Siswa SMP Kelas VII)
  338. ANALISIS SIKAP ILMIAH SISWA DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF MELALUI METODE PRAKTIKUM DENGAN MATERI APLIKASI KONSEP pH PADA PENCEMARAN AIR
  339. ANALISIS KEMAMPUAN PENYELESAIAN SOAL KIMIA LEVEL SIMBOLIK SECARA SISTEMATIK OLEH SISWA SMA KELAS XI PADA MATERI POKOK HIDROLISIS GARAM
  340. PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PEMISAHAN CAMPURAN PADA SISWA SMP DENGAN METODE PRAKTIKUM
  341. ANALISIS KECAKAPAN HIDUP SISWA SMA KELAS X
    PADA MATERI POKOK MINYAK BUMI
    DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY-INQUIRY
  342. ANALISIS KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI SISWA KELAS X
    PADA MATERI POKOK SISTEM PERIODIK UNSUR
    MELALUI PENERAPAN MODEL TGT
  343. ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA SMP KELAS VII
    PADA POKOK BAHASAN PEMISAHAN CAMPURAN DENGAN
    MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL
  344. KAJIAN TENTANG EFEK GARAM MgCl2 PADA EKSTRAKSI SENYAWA BIOFLOKULAN DYT DENGAN METODE REFLUKS
  345. KAJIAN TENTANG EFEK GARAM MgCl2 TERHADAP EKSTRAKSI BIOFLOKULAN DYT MELALUI METODE MASERASI
  346. ANALISIS KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA KELAS X PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR BERDASARKAN INDIKATOR YANG DIBUAT OLEH GURU
  347. PEMRODUKSIAN VIDEO DEMONSTRASI
    PADA MATERI POKOK SIFAT KOLIGATIF LARUTAN
  348. PROFIL MODEL MENTAL SISWA PADA POKOK BAHASAN
    LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
  349. PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL PADA SUBMATERI POKOK
    MINYAK BUMI
  350. PENERAPAN COOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DALAM PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  351. PENGEMBANGAN PENILAIAN BERBASIS KELAS UNTUK MENGUKUR KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN REAKSI REDUKSI DAN OKSIDASI
  352. DESAIN PEMBELAJARAN ELEKTROKIMIA MENGGUNAKAN KONTEKS KERIS SEBAGAI KEARIFAN LOKAL INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA SMA
  353. PENGEMBANGAN REPRESENTASI KIMIA SEKOLAH BERBASIS INTERTEKSTUAL PADA SUB-KONSEP KONFIGURASI ELEKTRON ATOM BOHR DALAM BENTUK MULTIMEDIA
  354. PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA POKOK BAHASAN LARUTAN PENYANGGA
  355. ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA KELAS XI PADA MATERI HIDROLISIS GARAM DENGAN METODE PRAKTIKUM DAN MODEL LEARNING CYCLE 5E
  356. PENGGUNAAN KARBON AKTIF SEBAGAI ADSORBEN GAS KARBONDIOKSIDA (CO2) DALAM PEMURNIAN BIOGAS
  357. PENGEMBANGAN PROSEDUR PRAKTIKUM KIMIA PADA TOPIK SEL VOLTA YANG LAYAK DITERAPKAN DI SMA
  358. EKSTRAKSI TANIN DARI KULIT KAYU AKASIA (Acacia mangium) DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI INHIBITOR KOROSI LOGAM PADA Feed-Water BOILER
  359. PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TSTS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA SMA KELAS XI PADA MATERI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERGESERAN KESETIMBANGAN
  360. PENGGUNAAN METODE SOLVENT-FREE PADA SINTESIS TETRAMER SIKLIK KALIKS[4]RESORSINARENA DARI 7-HIDROKSISITRONELAL
  361. PENGEMBANGAN PROSEDUR PRAKTIKUM KIMIA SMA PADA TOPIK LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
  362. KOMPOSIT GANGGANG HIJAU- FATTY IMIDAZOLINIUM- GRAFIT SEBAGAI KOMPONEN BIFUNGSIONAL ELEKTRODA- ELEKTROLIT
  363. KAJIAN ABSORBSI GAS HIDROGEN SULFIDA (H2S) DENGAN ABSORBER KATALITIK Fe(EDTA) DALAM PEMURNIAN BIOGAS
  364. ANALISIS KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI SISWA SMA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN HIDROLISIS GARAM DENGAN METODE PRAKTIKUM DAN MODEL LEARNING CYCLE 5E
  365. PERANAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA PEMBELAJARAN KESETIMBANGAN KIMIA DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA
  366. ADAPTASI KURIKULUM CAMBRIDGE IGCSE CO-ORDINATED SCIENCES TERHADAP KTSP PADA PEMBELAJARAN POKOK BAHASAN SISTEM KOLOID DI RSBI
  367. PENGGUNAAN RADIASI GELOMBANG MIKRO PADA SINTESIS TETRAMER SIKLIK KALIKS[4]RESORSINARENA DARI 7-HIDROKSISITRONELAL
  368. EKSTRAK POLIPEPTIDA DARI AMPAS KECAP SEBAGAI MATERIAL ALTERNATIF INHIBITOR KOROSI PADA PENDINGIN RADIATOR OTOMOTIF (RADIATOR COOLANT)
  369. EKSTRAKSI SISTIN DARI LIMBAH BULU AYAM DAN UJI AKTIVITAS INHIBISI PRODUK MODIFIKASI SISTIN OLEH TIOUREA PADA PROSES KOROSI KUNINGAN DALAM LARUTAN HCl 0,5 M
  370. ADAPTASI KURIKULUM NEW SOUTH WALES SENIOR SCIENCE STAGE 6 TERHADAP KTSP PADA PEMBELAJARAN POKOK BAHASAN SISTEM KOLOID DI RSBI
  371. PENGUASAAN KONSEP SISWA SMA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA POKOK BAHASAN KOLOID
  372. PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS KELAS UNTUK MENGUKUR KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA PEMBELAJARAN SISTEM KOLOID DENGAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING
  373. Kajian Potensi Tanaman JPR Sebagai Bionutrien serta Pengaruh Aplikasinya pada Pertumbuhan Tanaman Cabai Merah Keriting (Capsicum Annum L.)
  374. ANALISIS KESULITAN SISWA KELAS X PADA MATERI PERKEMBANGAN KONSEP REDOKS MENGGUNAKAN
    METODE DISCOVERY-INQUIRY
  375. “Pengembangan Tes Pada Pembelajaran Problem Solving Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan”.
  376. “Penerapan Peer Assessment untuk Menilai Kinerja Siswa SMA Kelas X dalam Praktikum Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit”.
  377. PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA KELAS XI PADA MATERI LARUTAN ASAM BASA
  378. PROFIL MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERGESERAN KESETIMBANGAN MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY
  379. PENGEMBANGAN PROSEDUR PRAKTIKUM BERBASIS MATERIAL LOKAL DALAM BENTUK LEMBAR KERJA SISWA PADA SUB MATERI POKOK PERGESERAN KESETIMBANGAN KIMIA
  380. PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN PROBLEM SOLVING SISWA SMA RSBI PADA POKOK BAHASAN STOIKIOMETRI LARUTAN
  381. PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA
  382. ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X PADA PEMBELAJARAN PERKEMBANGAN KONSEP REDOKS MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY-INQUIRY
  383. ANALISIS PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS X PADA PEMBELAJARAN PERKEMBANGAN KONSEP REDOKS MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY-INQUIRY
  384. PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA TOPIK APLIKASI REAKSI REDUKSI OKSIDASI
  385. PENGEMBANGAN WEB ASSESSMENT DENGAN HOT POTATOES PADA MATERI REAKSI OKSIDASI DAN REDUKSI
  386. PENGEMBANGAN PROSEDUR PRAKTIKUM KIMIA BERBASIS MATERIAL LOKAL DALAM BENTUK LEMBAR KERJA SISWA PADA POKOK BAHASAN REAKSI KIMIA
  387. PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL PADA MATERI POKOK TERMOKIMIA SMA KELAS XI
  388. ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN PENGARUH ION SENAMA DAN pH TERHADAP KELARUTAN DENGAN SIKLUS BELAJAR HIPOTESIS DEDUKTIF
  389. ANALISIS ASPEK KOGNITIF SISWA SMA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN TITRASI ASAM-BASA DENGAN METODE PRAKTIKUM BERBASIS MATERIAL LOKAL
  390. SIKAP KERJASAMA SISWA PADA PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM MATERI PENGOLAHAN AIR MELALUI METODA PRAKTIKUM BERBASIS GREEN CHEMISTRY
  391. PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA KELAS XI PADA MATERI POKOK HIDROLISIS GARAM
  392. ANALISIS KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PADA PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM MATERI PENGOLAHAN AIR MELALUI METODE PRAKTIKUM BERBASIS GREEN CHEMISTRY
  393. ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA KELAS X DALAM PEMBELAJARAN HIDROKARBON BERBASIS CHEM-CARD KOMBINATORIAL
  394. PENGARUH PENAMBAHAN ASAM DOKOSAHEKSAENOAT (DHA) TERHADAP KETAHANAN SUSU PASTEURISASI RASA COKELAT
  395. PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL PADA MATERI ASAM BASA ANALISIS PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS X PADA PEMBELAJARAN LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON-ELEKTROLIT DENGAN SIKLUS BELAJAR HIPOTESIS DEDUKTIF
  396. ANALISIS ASPEK KOGNITIF SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI POKOK SIFAT-SIFAT KOLOID
  397. PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT SMA KELAS
  398. PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN YANG DIKEMBANGKAN UNTUK RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL PADA SUB POKOK MATERI ELEKTROLISIS
  399. PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL PADA SUBMATERI POKOK PENURUNAN TEKANAN UAP LARUTAN SMA KELAS XII
  400. PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA KELAS XI PADA MATERI POKOK KELARUTAN DAN HASILKALI KELARUTAN


 Mudah – mudahan judul skripsi diatas bisa dijadikan referensi awal untuk menyusun tugas akhir maupun skripsi sahabat mahasiswa sekalian.

Kami mengucapkan terima kasih banyak telah sempat mengunjungi blog kami yaitu situs download skripsi gratis, tidak tepat jika sahabat mahasiswa sekalian sempat dan senantiasa meninggalkan komentar pada form komentar di bawah untuk mengeluarkan pendapatnya tentang article skripsi jurusan pendidikan kimia.

Skripsi Pendidikan Manajemen Gratis | Kumpulan Contoh Judul Skripsi Pendidikan Manajemen


Manajemen Pendidikan merupakan suatu cabang ilmu yang usianya relatif masih muda sehingga tidaklah aneh apabila banyak yang belum mengenal. Istilah lama yang sering digunakan adalah ‘administrasi’. Untuk memperjelas pengertian manajemen, tampaknya perlu ada penjelasan lain yang lebih bervariasi mengenai makna manajemen.
Manajemen Pendidikan dalam kamus bahasa Belanda-Indonesia disebutkan bahwa istilah manajemen berasal dari “administratie” yang berarti tata-usaha. Dalam pengertian manajemen tersebut, administrasi menunjuk pada pekerjaan tulis-menulis di kantor. Pengertian inilah yang menyebabkan timbulnya contoh-contoh keluhan kelambatan manajemen yang sudah disinggung, karena manajemen dibatasi lingkupnya sebagai pekerjaan tulis-menulis.
Pengertian lain dari “manajemen” berasal dari bahasa Inggris “administration” sebagai “the management of executive affairs”. Dengan batasan pengertian seperti ini maka manajemen disinonimkan dengan “management” suatu pengertian dalam lingkup yang lebih luas (Encyclopedia Americana, 1978, p. 171). Dalam pengertian Manajemen Pendidikan ini, manajemen bukan hanya pengaturan yang terkait dengan pekerjaan tulis-menulis, tetapi pengaturan dalam arti luas.
Di bawah ini adalah referensi judul skripsi yang kami ambil dari seluruh universitas di indonesia, jika sahabat mahasiswa membutuhkan file lengkap skripsi pendidikan manajemen ataupun jurusan pendidikan manajemen bisa memesan paket mega skripsi yang berisi 1300 skripsi semua jurusan hanya dengan mengeluarkan uang saku sebesar Rp.150.000,- saja. Bagi skripsi informatika dan ilmu komputer sebagian telah dilengkapi program+sourcecode lengkap. silahkan pesan Di sini >> Order Mega Skripsi

Kami juga menawarkan paket mega source code lengkap, yaitu kumpulan program, sourcecode, aplikasi Visual Basic (VB), PHP yang berisi lebih dari 160 program+sourcecode lengkap didalamnya, kami mengemasnya di dalam 3 DVD dengan total file 12 giga. Jika sahabat mahasiswa tertarik silahkan memesan di sini >> Order Mega Source code

Kumpulan Judul Skripsi Pendidikan Manajemen Bisnis
  1. PENGARUH PENYALURAN KREDIT (LOAN) TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Kasus Pada Laporan Keuangan Bank Mega Tbk)
  2. PENGARUH PENERAPAN MERIT PAY TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT. LEN INDUSTRI (PERSERO)
  3. PENGARUH MANAJEMEN MODAL KERJA TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN (Studi Kasus pada Laporan Keuangan PT PINDAD (Persero) Bandung periode 1998- 2007)
  4. PENGARUH PROGRAM SERVICE RECOVERY TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN (Survei pada Penumpang Kereta Api Argo Gede Rute Bandung-Jakarta)
  5. PENGARUH KINERJA PRODUCT PROLIFERATION TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MINUMAN BERENERGI NON-CAIR KUKU BIMA ENER-G
    (Survei pada Konsumen di 10 Depot Jamu Kebon Kawung Kota Bandung)
  6. PENGARUH ROTASI JABATAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN : Studi kepada para Karyawan Bagian Produksi di Koperasi Peternakan Sapi Bandung Utara Jawa Barat
  7. PENGARUH SERVICE CONVENIENCE DALAM BENTUK DRIVE THRU ATM TERHADAP LOYALITAS NASABAH BANK MANDIRI : Survei Pada Nasabah Bank Mandiri Cabang Setiabudi Bandung
  8. PENGARUH KEPERCAYAAN MEREK TERHADAP LOYALITAS MEREK PADA PRODUK MINUMAN YOU C 1000mg : Survei Pada SPG Pengguna Minuman Bervitamin YOU C 1000mg di Carrefour PVJ Sukajadi
  9. PENGARUH COMMUNITY KNC (KAWASAKI NINJA CLUB) DALAM MEREKOMENDASIKAN SEPEDA MOTOR SPORT KAWASAKI NINJA : Survei Pada Pengguna Sepeda Motor Kawasaki Ninja Anggota KNC Bandung
  10. PENGARUH STRUKTUR ORGANISASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA BAGIAN PRODUKSI I PT. KIMIA FARMA (PERSERO) Tbk. PLANT BANDUNG
  11. PENGARUH PENGELOLAAN BARANG DAGANGAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA YOMART MINIMARKET CABANG CIBEUREUM CIMAHI : Survei pada Konsumen Yomart minimarket Cabang Cibeureum Cimahi
  12. PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PENERAPAN PRINSIP- PRINSIP GOOD UNIVERSITY GOVERNANCE DAN HUBUNGANNYA DENGAN CITRA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA : Survei pada Mahasiswa UPI yang Aktif Mengikuti Organisasi Kemahasiswaan di Lingkungan Kampus Bumi Siliwangi
  13. PENGARUH ATTRIBUTE BRANDS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPATU BATA : Survei pada Pembeli Sepatu Bata Distrik 571 Bandung
  14. PENGARUH INTERIOR DISPLAY TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN SUPERMARKET GRIYA CABANG PAHLAWAN : Survei pada Konsumen Supermarket Griya Cabang Pahlawan Bandung
  15. PENGARUH BRAND POSITIONING TERHADAP KEPUTUSAN MENJADI NASABAH PT. ASURANSI TAKAFUL KELUARGA CABANG BANDUNG
  16. PENGARUH SISTEM KEARSIPAN ELEKTRONIK TERHADAP KUALITAS PELAYANAN INFORMASI PADA PT TASPEN (PERSERO) CABANG UTAMA BANDUG
  17. HUBUNGAN BUDAYA PERUSAHAAN DENGAN LOYALITAS KERJA KARYAWAN PADA BAGIAN PRODUKSI PT WONIL INDONESIA
  18. ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN AKADEMIK PADA UNIT KERJA INFORMATION COMMUNICATION TECHNOLOGY SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 11 BANDUNG
  19. PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA CV GANINDO JAYA BANDUNG
  20. PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN TERHADAP EFEKTIVITAS ORGANISASI
    PADA PT PLN (PERSERO) JASA DAN PRODUKSI
  21. HUBUNGAN ANTARA SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN KINERJA KARYAWAN PADA DIVISI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) PT. INTI (PERSERO) BANDUNG
  22. ANALISIS IMPLEMENTASI PENGGUNAAN SISTEM MODUL DALAM PROSES PEMBELAJARAN PADA PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN :
    Studi Kasus pada Siswa Kelas 1 Administrasi Perkantoran 1 di SMK Negeri 3 Bandung Tahun Pembelajaran 2007-2008
  23. HUBUNGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN (SIMPEG) DENGAN PENEMPATAN PEGAWAI
    Studi Kasus Pada PT INTI (Persero) Bandung
  24. PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI HUBUNGANNYA DENGAN TATA KEARSIPAN PADA BADAN KEARSIPAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT DI BANDUNG
  25. PENGARUH ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN JAMU TOLAK ANGIN SIDO MUNCUL :
    Survei Pada Konsumen Jamu Tolak Angin Sido Muncul di Desa Blendung Kecamatan Purwadadi Subang
  26. PENGARUH EMOTIONAL VALUE TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN SEPEDA MOTOR YAMAHA :
    Survei Pada Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung
  27. PENGARUH PROGRAM SERVICE RECOVERY SRIWIJAYA AIR TERHADAP NILAI PELANGGAN SERTA DAMPAKNYA PADA KEPUASAN :
    Survei pada Penumpang Pesawat Sriwijaya Air Rute Bandung-Surabaya di Bandara Husein Sastranegara
  28. Pengaruh Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Biskuit Khong Guan (Survei pada konsumen Biskuit Khong Guan di Kelurahan Cicaheum Kota Bandung)
  29. PENGARUH RETURN ON EQUITY TERHADAP HARGA SAHAM PT. INDOSAT Tbk.
  30. PENGARUH KINERJA BRAND POSITIONING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN LIPSTIK MEREK PIXY :
    Survei pada konsumen lipstik merek Pixy di Yogya Kepatihan Bandung
  31. PENGARUH GREEN MARKETING PADA PRODUK TREN WARNA TERHADAP CORPORATE REPUTATION SARI AYU MARTHA TILAAR
  32. PENGARUH PROGRAM SPONSOR PEMASARAN DAN PROMOSI PENJUALAN TERHADAP CITRA MEREK SABUN MANDI NUVO
    (Survei Pada Anggota Klub Garuda Bandung Lovers Pengguna Nuvo)
  33. ANALISIS PENERIMAAN PAJAK HOTEL DAN PAJAK RESTORAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) SERTA IMPLIKASINYA PADA KEMANDIRIAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN ANGGARAN 2004-2009
  34. PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TIKET TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN JASA KERETA API PARAHYANGAN JURUSAN BANDUNG-JAKARTA
    :Survei Pada Penumpang Kereta Api Parahyangan Jurusan Bandung-Jakarta
  35. PENGARUH ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SUSU BUBUK DEWASA BERKALSIUM PRODUGEN
  36. PENGARUH KEMASAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PRODUK WAFER TIM TAM
    :Survei Pada Siswa SMA di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung
  37. PENGARUH EKUITAS MEREK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN
    :Survei Pada Pelangan Sikat Gigi Formula di Kecamatan Sukasari Kelurahan Isola
  38. PENGARUH CO-BRANDING DAN TARIF TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN OPERATOR CDMA FREN :
    Survei pada Pengguna Fren di Gallery Fren BEC Kota Bandung
  39. PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP CITRA PERUSAHAAN PT.GUDANG GARAM.TBK ; Survei Pada Mahasiswa Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia Angkatan 2007
  40. “Pengaruh Financial Leverage terhadap Nilai Perusahaan”; Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Yang Listing Di BEI Periode Pengamatan Tahun 2006-2007
  41. PENGARUH CORPORATE IMAGE TERHADAP PROSES KEPUTUSAN KULIAH DI PTS UNIVERSITAS WIDYATAMA :
    Survei pada calon mahasiswa Universitas Widyatama yang tidak melakukan registrasi ulang untuk menjadi mahasiswa Universitas Widyatama
  42. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMA PLUS MUTHAHHARI BANDUNG : Sensus pada kelas 2 SMA Plus Muthahhari Bandung
  43. Pengaruh Kinerja Bauran Pemasaran Ritel Terhadap Keputusan Berbelanja dan Dampaknya Kepada Loyalitas Pelanggan Supermarket Giant Kota Sukabumi (Survei pada Pelanggan Kartu Kredit Citi Giant Card Supermarket Giant Kota Sukabumi).
  44. PENGARUH CELEBRITY ENDORSER DAN SALES PROMOTION TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN MOTOR YAMAHA
    (Survei pada Pembeli Motor Yamaha di Dealer-Dealer Yamaha di Kota Sukabumi)
  45. PELAKSANAAN PROGRAM PUBLIC RELATIONS MAL PISET SQUARE BANDUNG DALAM MENCIPTAKAN CORPORATE IMAGE SEBAGAI ENTERTAINMENT CENTER MALL (Survei pada Pengunjung Mal Piset Square Bandung)
  46. PENGARUH KINERJA MODIFIKASI JASA TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN JASA TRANSPORTASI KA ARGO PARAHYANGAN
    (Survei pada penumpang kelas Eksekutif KA Argo Parahyangan Rute Bandung-Jakarta)
  47. PENGARUH LETAK KENDALI INTERNAL (INTERNAL LOCUS OF CONTROL) TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. SIPATEX PUTRI LESTARI BANDUNG
  48. PENGARUH PROSES PEMBELAJARAN ORGANISASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN BANK BRI (PERSERO)TBK CABANG NARIPAN BANDUNG
  49. Pengaruh Kompetensi dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia di Bogor
  50. PENGARUH KONDISI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DIREKTORAT SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)
    DI PT. POS INDONESIA (PERSERO) BANDUNG
    (Survei Pada Karyawan Bagian Pengembangan SDM)
  51. Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Prestasi Kerja Serta Dampaknya Pada Pengembangan Karier Karyawan PT. Pembangkitan Jawa-Bali Unit Pembangkitan (PJB UP) Cirata
  52. PENGARUH STRATEGI PERLUASAN MEREK TERHADAP EKUITAS MEREK MINUMAN ISOTONIK FATIGON HYDRO PLUS
    (Survei Pada Konsumen Minuman Isotonik Fatigon Hydro Plus di Tempat Fitnes dan Aerobik Center Citra Bandung)
  53. PENGARUH SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN CV. BONANZA WEDDING ORGANIZER
    (Survei pada Konsumen CV. Bonanza Wedding Organizer Kota Cimahi Kecamatan Cimahi Utara)
  54. PENGARUH CO-BRANDING TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNA JSA BIMBINGAN BELAJAR
    (Sruvei Pada Siswa SMA Pengguna Bimbel Primagama Jln. Peta di Bandung)
  55. PENGARUH IMPLEMENTASI EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP LOYALITAS MEMBER SALON HUMAIRA
  56. PENGARUH PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2000 TERHADAP KINERJA GURU SMKN 11 DAN SMKN 3 BANDUNG
  57. Pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Studi Pada Karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos KPRK Garut
  58. KONTRIBUSI PREFENTIVE MAINTENANCE TERHADAP OPTIMALISASI KAPASITAS MESIN PRODUKSI PADA PT.TATAR ANYAR INDONESIA-CUKUL ESTATE PANGALENGAN-BANDUNG
    (Sensus kepada para pegawai teknisi dan non teknisi mesin produksi bidang pemeliharaan di PT.Tatar Anyar Indonesia Tahun 2003-2008)
  59. PENGARUH UNIQUE SELLING PROPOSITION TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN MINUMAN TEH HIJAU MEREK NU GREEN TEA. SURVEI PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI ANGKATAN 2007
  60. PENGARUH TINGKAT BAGI HASIL DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP DANA PIHAK KETIGA DEPOSITO MUDHARABAH
    (Studi Pada Bank Syariah Mandiri)
  61. ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PEMUNGUTAN PAJAK HIBURAN PAGELARAN MUSIK DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENINGKATAN PENERIMAAN PAJAK DAERAH KOTA BANDUNG
    (Studi Kasus pada Laporan PAD Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung Periode 2003-2007)
  62. PENGARUH IMPLEMENTASI STRATEGI PENETAPAN HARGA BERDASARKAN KEADAAN SOSIAL (SOCIAL PRICING STRATEGY) TERHADAP KEPUTUSAN MENGAMBIL KREDIT PEMILIKAN RUMAH ( KPR ) DI BTN
    (Survei pada masyarakat nasabah KPR Bank BTN Cimahi)
  63. PENGARUH SIKAP PELANGGAN DALAM PENERAPAN PROGRAM CORPOROTE SOCIAL RESPONBILITY TERHADAP LOYALITAS MEREK PASTA GIGI CLOSE UP
  64. PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KEMASAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA PRODUK DETERJEN BUBUK MEREK ATTACK (SURVEI PADA IBU RUMAH TANGGA KONSUMEN DETERJEN BUBUK ATTACK DI KELURAHAN KOPO BANDUNG)
  65. PENGARUH STRATEGI PENETAPAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (SURVEI TERHADAP PENGGUNA KARTU SELULAR TRI DI KANTOR CABANG KOTA BANDUNG)
  66. Pengaruh pendidikan dan latihan kewirausahaan terhadap sikap kewirausahaan pada siswa SMKN kota Bandung
  67. “Pengaruh Program Customer Bonding (mengikat pelanggan) terhadap Loyalitas Pelanggan (Survei Pada Anggota Kosmetik Oriflame di Counter Oriflame Bandung )”.
  68. Pengaruh program Continuity Marketing terhadap loyalitas pelanggan minimarket Alfamart
  69. PENGARUH IMPLEMENTASI STRATEGI PENETAPAN HARGA BERDASARKAN KEADAAN SOSIAL (SOCIAL PRICING STRATEGY) TERHADAP KEPUTUSAN MENGAMBIL KREDIT PEMILIKAN RUMAH ( KPR ) DI BTN
    (Survei pada masyarakat nasabah KPR Bank BTN Cimahi)
  70. PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN (PADA DIVISI PROPERTI SUB DIVISI GRAFIKA PT KAI BANDUNG
  71. PENGARUH EKUITAS MEREK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA PRODUK SABUN MANDI PADAT LIFEBOUY
    (Survey Pada Konsumen Sabun Mandi Padat Di Perumahan Taman Jatisari Permai Bekasi)
  72. HUBUNGAN KONDISI KERJA PSIKOLOGIS DENGAN MOTIVASI KARYAWAN PADA KANTOR PERTAHANAN NASIONAL KABUPATEN SUBANG
  73. PENGARUH PERSEPSI ATAS PEMASARAN SOSIAL TERHADAP PROSES KEPUTUSAN MENJADI DONATUR PADA LEMBAGA SOSIAL DOMPET DHUAFA BANDUNG (SURVEI PADA KELOMPOK PENGAJIAN DSI KELURAHAN TAMAN SARI RW 18 KECAMATAN BANDUNG WETAN KOTA BANDUNG)
  74. PENGARUH BAURAN PEMASARAN JASA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA KENTUCKY FRIED CHICKEN (KFC) CABANG MERDEKA BANDUNG
    (Studi pada Konsumen Kentucky Fried Chicken (KFC) Cabang Merdeka Bandung)
  75. PENGARUH BAURAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN OBAT MAAG MYLANTA : Survei pada pengguna obat maag Mylanta di kelurahan Isola kecamatan Sukasari Bandung
  76. PENGARUH EVENT MARKETING TERHADAP CITRA PERUSAHAAN BCA (Survei Pada Nasabah BCA Kantor Cabang Cianjur)
  77. PENGARUH SISTEM KEARSIPAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN INFORMASI DI DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI PROPINSI JAWA BARAT
  78. PENGARUH IMPLEMENTASI GUGUS KENDALI MUTU (GKM) TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DEPARTEMEN VERUTAS PERUM PERURI : Survei Pada Karyawan Departemen Verutas Perum Peruri Karawang
  79. PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA BAGIAN PRODUKSI CV. EPSILON BANDUNG
  80. PENGARUH MEDIA IKLAN TELEVISI TERHADAP CITRA MEREK SERTA IMPLIKASINYA PADA LOYALITAS PELANGGAN PRODUK SHAMPO PANTENE
    (Survei Pada Mahasiswa Angkatan 2004 FPIPS UPI)
  81. PENGARUH MEDIA PUBLIKASI SPONSORSHIP TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN KERTAS BOLA DUNIA
    (Survei pada mahasiswa FPIPS UPI angkatan 2004 pengguna kertas Bola Dunia)
  82. PENGARUH SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP EFEKTIVITAS PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARYAWAN DI KOPERASI PETERNAK SAPI BANDUNG UTARA (KPSBU) LEMBANG BANDUNG
  83. PENGARUH KEBIJAKAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK AMDK HANAANG (Survei pada Pengecer AMDK Hanaang di Kawasan Tegalega Kota Bandung)
  84. ENGARUH MARKETING PUBLIC RELATIONS TERHADAP KEPUTUSAN MENGUNJUNGI OBJEK WISATA PANTAI PANGANDARAN (Survei Pada Wisatawan Nusantara Pasca Tsunami)
  85. PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RSU dr. SLAMET GARUT
  86. HUBUNGAN IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KONSTEKTUAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 KADIPATEN : Kajian Terhadap Siswa Program Keahlian Administrasi Perkantoran Pada Mata Diklat Kearsipan
  87. PENGARUH PENILAIAN PRESTASI KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT AGRONESIA DIVISI INDUSTRI ES SARIPETOJO BANDUNG
  88. HUBUNGAN PEMBERIAN KOMPENSASI DENGAN MORAL KERJA KARYAWAN PADA BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA DAN ORGANISASI PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN
  89. PENGARUH IKLIM KOMUNIKASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI BAGIAN TATA USAHA DINAS PENDIDIKAN
  90. PENGARUH GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT MENGETIK MANUAL : Penelitian Deskriptif Terhadap Siswa Tingkat 1 di SMK Sangkuriang 1 Cimahi
  91. PENGARUH VARIASI PRODUK TERHADAP LOYALITAS MEREK SABUN PEMBERSIH WAJAH BIORE (Survei pada Siswi Pengguna Sabun Pembersih Wajah Biore di SMK Pasundan 1 Bandung)
  92. PENGARUH PUBLIC RELATIONS TERHADAP CORPORATE IMAGE BANK JABAR BANTEN CABANG UTAMA BANDUNG (Survei pada Nasabah Bank Jabar Banten Cabang Utama Bandung)
  93. HUBUNGAN SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN PERENCANAAN KARIR KARYAWAN PADA DIVISI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) PT INTI PERSERRO BANDUNG
  94. PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP PROFITABILITAS PT. PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN
    : Studi Kasus pada Laporan Keuangan PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten Periode 1994-2008
  95. PENGARUH MOTIVASI KERJA KARYAWAN TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA DIVISI PRODUKSI PT ALX SUPPLIER OF KNITTING BANDUNG
  96. PENGARUH PENERAPAN SISTEM NATIONAL SINGLE WINDOW (NSW) TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA JASA KEPABEANAN: Survei pada Pengguna Jasa Layanan Dokumen Impor Kantor Pengawasan Dan Pelayanan (KPPBC) Soekarno-Hatta
  97. PENGARUH KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI DI KELAS XI IPS SMA NEGERI 24 BANDUNG
  98. PENGARUH ASSURANCE TERHADAP IMAGE : Survei pada Keluarga Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Kebonjati Bandung
  99. Pengaruh Variasi Tampilan Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen (Survei pada Siswa Pembeli Biskuit Oreo di Kota Cimahi).
  100. PENGARUH PERSEPSI KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN MARGARIN
    (Survei pada Ibu-ibu Rumah Tangga Pengguna Margarin Di Desa Banjaran Kabupaten Bandung)
  101. PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENGENAI EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA BAGIAN TATA USAHA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN JAWA BARAT
  102. PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN GARMEN DAN TEKSTIL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2006-2010
  103. PENGARUH PROMOSI PENJUALAN PAKET FREE MODEM TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN PRODUK SPEEDY (SURVEI PADA CONSUMER SPEEDY DI SETIABUDI BANDUNG
  104. PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. KIMIA FARMA (Persero), Tbk Plant Bandung
    (Sensus pada Karyawan Bagian Produksi Tablet PT. Kimia Farma, (Persero), Tbk Plant Bandung)
  105. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK STUDENT TEAM-ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN
    (Eksperimen pada Kelas X di SMK Pasundan 3 Cimahi)
  106. PENGARUH PRIVATE LABEL BRANDS (PLBS) TERHADAP LOYALITAS MEREK ALFAMART
    (Survei Pada Member Ritel Minimarket Alfamart di Kecamatan Sukajadi Bandung).
  107. PENGARUH STATUS SOSIAL EKONOMI KELUARGA TERHADAP SIKAP KEWIRAUSAHAAN
    (Survei Pada Siswa Kelas XI Jurusan Pemasaran di SMK Negeri Kota Bandung)
  108. PENGARUH SALURAN PEMASARAN TERHADAP HASIL PENJUALAN
    (Studi Pada Industri Beras di Kecamatan Bongas, Kec. Kandanghaur, Kec. Gabuswetan Kabupaten Indramayu)
  109. PENGARUH PENGUMUMAN RIGHT ISSUE TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM (Sensus pada Emiten yang Menerbitkan Right Issue di BEI Tahun 2009-2010)
  110. PENGARUH KINERJA CO-CREATION PADA PRODUK SUNSILK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN
    (Survei Terhadap Mahasiswi FPEB UPI Angkatan 2009 yang Menjadi Konsumen Sampo Sunsilk Co-creations )
  111. ANALISIS MODAL MINIMUM BANK TERHADAP TINGKAT PENYALURAN KREDIT
    (Studi Kasus Pada Laporan Keuangan PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk Jl.Jend Gatot Subroto Kav.36-38, Jakarta)
  112. AnalisisKontribusiEfisiensi Operasional (BOPO) terhadapProfitabilitas (ROA) Bank (AnalisisLaporanKeuangan Bank CIMB NiagaTbk
  113. Pengaruh Lifetyle Behavior Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Skuter Otomatik Honda Scoopy
  114. PENGARUH KEPEMIMPINAN, MODAL KERJA, KINERJA DAN KEMASAN TERHADAP KEBERHASILAN USAHA PADA PERUSAHAAN KECAP DI KABUPATEN MAJALENGKA
  115. IMPLEMENTASI METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN
    (Survei Pada Pengguna Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung)
  116. HUBUNGAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA YAYASAN DAARUT TAUHIID BANDUNG
  117. PENGARUH VARIASI PRODUK DAN KEMASAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN TEH KOTAK ULTRAJAYA
    (Survei Pada Mahasiswa FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia)
  118. PENGARUH CELEBRITY ENDORSER TERHADAP PROSES KEPUTUSAN MENGIKUTI PROGRAM WISATA ROHANI DT
    (Survei Pada Pengunjung Program Wisata Rohani Daarut Tauhiid, Bandung)
  119. PENGARUH TAYANGAN IKLAN DI TELEVISI TERHADAP CITRA MEREK PELEMBAB MUKA OLAY
    (Survey Pada Mahasiswi Pengguna Pelembab Muka Olay Jurusan Ekonomi Angkatan 2006 FPIPS UPI)
  120. PENGARUH BRAND POSITIONING TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN SURAT KABAR HU PIKIRAN RAKYAT
    (Survey Terhadap Pelanggan HU Pikiran Rakyat di Kelurahan Citeureup Kota Cimahi)
  121. PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BISNIS JASA LOGISTIK PT. POS INDONESIA (PERSERO) CABANG CIMAHI
  122. PENGARUH PENGETAHUAN KONSUMEN DAN KELOMPOK ACUAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK BISKUIT BAYI SUN
    (Survei Pada Pembeli Biskuit Bayi Sun di Giant Bandung Supermall)
  123. PENGARUH ATRIBUT PRODUK TERHADAP LOYALITAS PRODUK PASTA GIGI CIPTADENT
    (Survei Pada Pelanggan Pasta Gigi Ciptadent di Masyarakat Kelurahan Sekeloa RW 03 Kota Bandung)
  124. PENGARUH MEDIA ABOVE THE LINE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOPI BUBUK INSTAN TORABIKA ( SURVEI PADA KONSUMEN KOPI DI DESA SUKAMENAK KECAMATAN MARGAHAYU KABUPATEN BANDUNG )
  125. PENGARUH PROGRAM EVENT FAMILY GATHERING TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN BISNIS HOTEL NUANSA BALI ANYER
    (Sensus pada Pelanggan Bisnis Hotel Nuansa Bali Anyer)
  126. Pengaruh Inovasi Produk terhadap Keputusan Pembelian Produk Audio Sony (Survei pada Konsumen di toko Aneka Irama Jln. ABC Bandung)
  127. PENGARUH KEBIJAKAN PEMERINTAH MELALUI SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TERHADAP KINERJA GURU
  128. PENGARUH PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG) TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA GURU BIDANG KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMKN SE – KOTA BANDUNG
  129. PENGARUH IMPLEMENTASI STRATEGI PENETAPAN HARGA BERDASARKAN KEADAAN SOSIAL (SOCIAL PRICING STRATEGY) TERHADAP KEPUTUSAN MENGAMBIL KREDIT PEMILIKAN RUMAH ( KPR ) DI BTN
    :Survei pada masyarakat nasabah KPR Bank BTN Cimahi
  130. PENGARUH DESAIN PRODUK DAN BRAND TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN T-SHIRT PADA DISTRO INVICTUS DAN DIERY DI JL. TRUNOJOYO KOTA BANDUNG
    :Survei pada Distro Invictus dan Diery Di Jl. Trunojoyo Kota Bandung
  131. PENGARUH PRESTASI KERJA TERHADAP PROMOSI JABATAN DI PT. JAMSOSTEK (PERSERO) CABANG BANDUNG 1
  132. PENGARUH LINE EXTENSION TERHADAP EKUITAS MEREK
    (Survei pada Pelanggan Produk Makanan Ringan Merek Gery di Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sederajat di Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung)
  133. PENGARUH PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI TERHADAP KINERJA KARYAWAN KANTOR DISTRIBUSI PT.PLN (PERSERO) JAWA BARAT DAN BANTEN DI KOTA BANDUNG
  134. PENGARUH PROGRAM CUSTOMER RETENTION TERHADAP KEPUASAN NASABAH SERTA IMPLIKASINYA PADA LOYALITAS NASABAH BANK RAKYAT INDONESIA
    (Survei pada Nasabah Tabungan Simpedes BRI Unit Paseh Kabupaten Sumedang)
  135. PENGARUH BRAND POSITIONING ”The Perfect hp for your Life Style” TERHADAP KEPUASAN SERTA IMPLIKASINYA PADA
    CITRA PERUSAHAAN HEWLETT PACKARD (hp)
    (Survei pada Mahasiswa UPI Pengguna Notebook Merek Hewlett Packard)
  136. PENGARUH PENDAPATAN USAHA TERHADAP KEMAMPUAN PENGEMBALIAN KREDIT
    (Studi Kasus pada NPL (Non Performing Loan) SPP-UPK Samarang Garut Periode Januari 2007- Juni 2009)
  137. PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DISTRIBUTOR TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN BISNIS AIR MINUM DALAM KEMASAN MEREK QUELLE
    (Survei Pada Retailer Air Minum Dalam Kemasan Merek Quelle di Daerah Cilegon)
  138. PENGARUH CYBER PUBLIC RELATION TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN JASA INTERNET DI KUBUS
    (Survei Pada konsumen Kubus cabang Setiabudi, Dago, Merdeka, Suci dan Jatinangor Bandung)
  139. PENGARUH PHYSICAL SUPPORT DAN CONTACT PERSONNEL TERHADAP KEPERCAYAAN PENGGUNA JASA RUMAH SAKIT ADVENT(Survei Pada Keluarga Pasien yang Pernah dirawat Inap Rumah Sakit Advent Bandung)
  140. PENGARUH HUBUNGAN INDUSTRIAL TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI PADA PERUSAHAAN DAN DINAS DI BANDUNG
  141. PENGARUH CONSUMER PROMOTION MELALUI MEDIA “PAKET TELEPON, INTERNET DAN SMS MURAH MERIAH” TERHADAP KEPERCAYAAN PELANGGAN (COSTUMER TRUST) SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KARTU PRABAYAR XL
    (Survei Pada Siswa SMAN 1 Baleendah)
  142. Pengaruh Brand Association terhadap Keputusan Pembelian Produk Kecap Manis
  143. PENGARUH GAYA TESTIMONIAL PADA MEDIA TELEVISI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
  144. PENGARUH EVENT AND EXPERIENCE MELALUI PROGRAM EIGER CLIMBING CENTER TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN
  145. PENGARUH SALES PROMOTION TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN KARTU KREDIT BNI
  146. PENGARUH BRAND PERSONALITY TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PRODUK SAMPO SUNSILK
  147. PENGARUH KUALITAS JASA TERHADAP KEPUTUSAN MENJADI NASABAH PADA ADIRA FINANCE CABANG BANDUNG
  148. PENGARUH SUMBER DAYA TENAGA KESEHATAN, BUKTI FISIK, DAN PROSES PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN RUMAH SAKIT
  149. PENGARUH FITUR PRODUK DAN PENETRASI HARGA TERHADAP PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN NOTEBOOK CLASSMATE PC
  150. KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK REKLAME TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2003-2007
  151. PENGARUH DESAIN PRODUK TERHADAP BRAND LOYALTY PADA PRODUK PEMBALUT WANITA LAURIER
  152. PENGARUH KEMASAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN TOLAK ANGIN SIDO MUNCUL
  153. PENGARUH VISUALISASI DISPLAY DAN PEMILIHAN DESAIN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA TOKO PAKAIAN ARITHALIA CIWALK BANDUNG
  154. PENGARUH PROGRAM LAYANAN PASTI PAS YANG DISELENGGARAKAN PERTAMINA TERHADAP TINGKAT KEPERCAYAAN KONSUMEN
  155. PENGARUH CUSTOM DESIGN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PRODUK ZILDJIAN DRUM CYMBAL
  156. Pengaruh Harga dan Promosi Terhadap Loyalitas Pelanggan GSM : Sensus Pada Pengguna Kartu Prabayar IM3 di Program Pendidikan Manajemen Bisnis UPI Angkatan 2006-2008
  157. PENGARUH EXPERIENCE DESIGN NOKIA MUSIC EDITION TERHADAP BRAND IMAGE NOKIA
  158. PENGARUH PERIKLANAN EMOSIONAL TERHADAP EKUITAS MEREK SABUN PEMBERSIH WAJAH POND’S
  159. PENGARUH SERVICE CONVENIENCE PADA JAKJAZZ FESTIVAL TERHADAP LOYALITAS PENGUNJUNG
  160. PENGARUH PROGRAM LAYANAN SEVEN ROMANCING MOMENS TERHADAP PEMBELIAN ULANG PADA RESTORAN HOKA HOKA BENTO CABANG SETIABUDI BANDUNG
  161. PENGARUH MERCHANDISING DAN STORE ATMOSPHERE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN
    PADA MINIMARKET
  162. PENGARUH PELAKSANAAN MC. DONALD’S DELIVERY SERVICE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
  163. PENGARUH JIWA KEWIRAUSAHAAN DAN LOKASI USAHA TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PEDAGANG PASAR TRADISONAL GEGER KALONG TENGAH BANDUNG
  164. PENGARUH PERSONAL SELLING TERHADAP KEPUTUSAN SEKOLAH UNTUK MEMPERTIMBANGKAN MEMBELI BUKU PELAJARAN PADA PERCETAKAN CV ANGKASA BANDUNG
  165. Pengaruh Brosur dan Kesadaran Merek Terhadap Loyalitas Nasabah BRI Unit Jonggol Kab Bogor
  166. PENGARUH PENERAPAN YIELD MANAGEMENT TERHADAP TINGKAT KEPUTUSAN MENGGUNAKAN KANGAROO TRAVEL & TRANSPORT DI BANDUNG
  167. PENGARUH LINGKUNGAN FISIK ORGANISASI (SERVICESCAPE) TERHADAP KEPUTUSAN UNTUK MENGUNJUNGI MUSEUM NEGERI SRI BADUGA BANDUNG
  168. PENGARUH PHYSICAL EVIDENCE TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN JASA ANGKUTAN
  169. PENGARUH STRATEGI FLAT RATE PRICING TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN JASA KRD PATAS
    JURUSAN BANDUNG-CICALENGKA
  170. Pengaruh Keterampilan Competency Based Training (CBT) Terhadap Kompetensi Siswa Pada Mata Diklat Produktif Paket Keahlian Teknik Sepeda Motor
  171. PENGARUH HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK RADIO TAPE SHARP
    : Survei Pada Konsumen Radio Tape Sharp Pada Toko Elektronik Di Kec. Plumbon, Kab. Cirebon
  172. PENGARUH ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PESAWAT TELEVISI MEREK SHARP
    : Survei Pada Pengguna TV Sharp di Komplek Dimensi Kabupaten Bandung
  173. PENGARUH PELAKSANAAN PROGRAM PERIKLANAN TERHADAP PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL SUZUKI APV
    :Survei Pada Anggota APV Bandung Club
  174. PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA PRODUK PELUMAS MESRAN SUPER
    : Survei pada Sopir Angkutan Umum Pengguna Mesran Super di terminal Ledeng Bandung
  175. PENGARUH FINANCE TO DEBT RATIO (FDR) TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK SYARIAH MANDIRI
    : Studi Kasus pada Laporan Keuangan Bank Syariah Mandiri Periode 2003-2008
  176. PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2004-2008
  177. PENGARUH PELATIHAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
  178. Pengaruh People, Physical Evidence dan Process terhadap Tingkat Keputusan Nasabah Untuk Menabung : Survei pada Nasabah Tabungan Britama BRI Cabang Bandung Ahmad Yani
  179. PENGARUH AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
  180. PENGARUH RETURN ON EQUITY (ROE) TERHADAP HARGA SAHAM BERLINA Tbk. PADA BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 1999-2008
  181. Pengaruh Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Pendekatan Economic Value Added (EVA) Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Asuransi Yang Listing Di Bursa Efek Indonesia (BEI)
  182. PENGARUH TINGKAT PERPUTARAN TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT CAKRA MANDIRI INDONESA
  183. Pengaruh Variasi Produk dan Kemasan Terhadap Keputusan Pembelian Roti Bread Point :Survei pada Pembeli Roti Bread Point di Rumah Sakit Cicendo, Stasion Hall dan Toko Bread Point di Cicendo Bandung
  184. Pengaruh Financial Leverage Terhadap Nilai Perusahaan (Enterprise Value) (Studi Kasus Perusahaan Transportasi Yang Terdaftar di BEI Periode 2004-2008)
  185. Pengaruh Program Harga Rendah (Low Price) terhadap Keputusan Pembelian Pada VCD Ekonomis Musik Original Produksi Sony BMG Music Entertaiment Indonesia. : Sensus pada Pembeli VCD Musik Original Produksi Sony BMG Music Entertaiment Indonesia di Toko Musik Bintang Nada
  186. PENGARUH DESIGN PRODUK DAN PENETAPAN HARGA TERHADAP PANGSA PASAR BATIK TRUSMI CIREBON
    ;Survei pada Pengrajin Batik Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon
  187. PENGARUH PROMOSI PENJUALAN MELALUI “DEMONSTRASI PLOT” TERHADAP KESADARAN MEREK PUPUK S-P(BG) 36 SERTA DAMPAKNYA PADA KEPUTUSAN PEMBELIAN
    : Survei Pada Petani di Desa Palasari Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang, Jawa Barat
  188. PENGARUH PRODUK CUSTOMIZATION TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MIE INSTAN INDOMIE SELERA DERAH
    : Survei terhadap Kosumen Indomie Selera Daerah di Supermarket Giant dan Yogya Jl. Pasteur Kota Bandung
  189. PENGARUH SISTEM INFORMASI PELAYANAN PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB TERHADAP KUALITAS PELAYANAN
    DI UPT PERPUSTAKAAN ITB
  190. PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KOMPETENSI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA : Survei pada Karyawan Bagian Manajemen, Sirkulasi dan Iklan PT. GALAMEDIA BANDUNG PERKASA
  191. PENGARUH PELAKSANAAN PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN BAGIAN PAPER MACHINE DAN STOCK PREPARATION PT PAPYRUS SAKTI PAPER MILL
  192. PENGARH KERJA BRAND POSITIONING “CLOTING EAST HOOD” TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
  193. ANALISIS PENGAWASAN YAHNG DILAKSANAKNA ACCOUNT REPRESENTATIVE (AR) TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN DALAM MENYAMPAIKAN SURAT PEMBERITAHUAN PAJAK PENGHASILAN (SPT PPh)
  194. ANALISIS RISIKO KREDIT TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS PADA PT BPR ARTHA NIAGA FINATAMA
    Studi Kasus laporan Keuangan Triwulan PT BPR Artha Niaga Finatama Periode Desember 2008-Desember 2012)
  195. PENGARUH KINERJA MULTI MEREK TERHADAP VOLUME PENJUALAN NOTEBOOK MULTI MEREK ACER:
    Sensus Pada Toko-toko Penjualan Notebook Multi Merek Acer (eMachines dan Gateway) di Kota Bandung
  196. ANALISIS RISIKO PEMBIAYAAN MUSYARAKAH TERHADAP TINGKAT RENTABILITAS PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI:
    Studi kasus pada Laporan Keuangan PT. Bank Syariah Mandiri Periode 2001-2010
  197. PENGARUH STRATEGI INOVASI PRODUK LIPSTICK REVLON TERHADAP MINAT PEMBELIAN ULANG:
    Survei pada Pengguna Lipstick Revlon di Counter Revlon Yogya Kepatihan
  198. PENGARUH KONFLIK DAN STRES KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PT. NUSANTARA CARD SEMESTA BANDUNG
  199. PENGARUH KINERJA PERIKLANAN DI MEDIA TELEVISI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SUSU PRENAGEN:
    Survei Terhadap Pasien yang Mengkonsumsi Susu Prenagen di Rumah Sakit Ibu dan Anak Sukajadi
  200. PENGARUH KOMPETENSI GURU, METODE DAN SARANA PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMKN 3 BANDUNG
  201. PENGARUH PROGRAM CUSTOMER SERVICE TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN INDOSAT:
    Survei pada Pengunjung Galeri Indosat Asia Afrika Gedung Bumi Bina Usaha lt.Dasar , Jl. Asia Afrika 141 – 147 Bandung
  202. PENGARUH BRAND ASSOCIATION TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PRODUK SIKAT GIGI:
    Survei Terhadap Mahasiswa Pengguna Sikat Gigi Pada Program Studi Pendidikan Manajemen Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia Angkatan 2008, 2009 dan 2010
  203. PENGARUH KINERJA BRAND CHILD TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SUSU PERTUMBUHAN ANAK:
    Survei pada Siswa Sekolah Dasar Kelas 5 di Kelurahan Dago Kota Bandung Pembeli Susu Bendera
  204. ANALISIS PERBANDINGAN ACTIVITY BASED COSTING (ABC) DAN METODE KONVENSIONAL DALAM MENENTUKAN HARGA POKOK PRODUKSI :
    Studi Kasus Pada Produksi Produk Kina PT.Kimia Farma,Tbk Plant Bandung Tahun 2010
  205. PENGARUH SPONSOR OLAHRAGA TERHADAP MINAT MEMBELI KACANG DUA KELINCI :
    Survei Pada Anggota Forum Madridista Indonesia Regional Kota Bandung
  206. PENGARUH TINGKAT LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS PT. BANK SYARIAH MEGA INDONESIA
    : Studi Kasus Pada Laporan Keuangan PT. Bank Mega Syariah Periode 2004 – 2010
  207. PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT.POS INDONESIA BANDUNG :
    Studi Persepsi pada Karyawan Direktorat Sumber Daya Manusia
  208. PENGARUH KINERJA BRAND AMBASSADOR MELALUI CELEBRITY ENDORSER TERHADAP BRAND EQUITY SAMPO SUNSILK, PANTENE DAN CLEAR
    Survei pada Komunitas Sunsilk Indonesia, Komunitas Pantene Indonesia dan Komunitas Clear Indonesia
  209. PENGARUH REPOSISI MEREK TERHADAP EKUITAS MEREK BIORE FACIAL FOAM
  210. PENGARUH KINERJA PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM PT INDOSAT TBK DI BURSA EFEK INDONESIA: Suatu Kasus Pada Laporan Keuangan PT Indosat Tbk
  211. Pengaruh Kinerja Brand Extension Terhadap Brand Equity Sikat Gigi Pepsodent : Survei pada Konsumen Sikat Gigi Pepsodent di Carrefour Kiaracondong Kota Bandung
  212. PENGARUH CUSTOMER DELIGHT TERHADAP CUSTOMER LOYALTY
    (Survei pada Member Nadhira Rumah Lulur Jalan Indramayu Antapani Bandung)
  213. Pengaruh Variasi Produk terhadap Keputusan Pembelian Hand & Body Lotion : Survei pada Konsumen Hand & Body Lotion di Supermarket Plaza Asia Tasikmalaya
  214. Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada Hotel Santika Bandung
  215. Analisis Scheduling Production terhadap Produktivitas Industri Tape Ketan Cibeureum-Kuningan
  216. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD) Terhadap Prestasi Belajar : Eksperimen pada Siswa Kelas X Pemasaran Mata Pelajaran Kewirausahaan di SMK Negeri 11 Bandung
  217. Pengaruh The New BrandMark “Life Confident” Transformasi T.I.M.E (Telekomunikasi.Informasi.Media.Edutainment) Terhadap Pembentukan Citra Perusahaan PT. Telkom Indonesia T.bk : Survei pada Karyawan Pusat PT. Telkom Indonesia, Jln. Japati No.1 Bandung, Indonesia
  218. Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan Pada PT. Panca Kobra Sakti Bandung
  219. Pengaruh Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Biosolar : Survei Pada pengguna Biosolar PT.Pertamina di Kota Bandung
  220. Pengaruh Hasil bimbingan belajar terhadap tingkat kelulusan : Kasus Pada Peserta Didik Jurusan IPS Kelas XII SMA Negeri 2 Sumedang yang Mengikuti Bimbingan Belajar Ganesha Operation Sumedang
  221. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Tingkat Kepuasan Kerja Karyawan PT. Nusantara Card Semesta Bandung
  222. Pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Di Kabupaten Ciamis
  223. Pengaruh Motivasi Kerja Terhdap Kinerja Karyawan Outsourcing PT.PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten Area Pelayanan Jaringan Cianjur
  224. Pengaruh Implementasi Customer Relationship Management Terhadap Loyalitas Pelanggan Bisnis Pulsa PT. Global Media Nusantara : Survei pada member dealer pulsa di Kota Bandung
  225. PENGARUH MEDIA ADVERTISING ABOVE THE LINE TERHADAP LOYALITAS NASABAH
    : Survei Pada Nasabah Tahapan BCA Cabang Setiabudhi Bandung
  226. PENGARUH MARKETING PUBLIC RELATIONS TERHADAP CITRA PERUSAHAAN SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KEPUTUSAN MENJADI NASABAH BANK JABAR SYARIAH
    : Survei Pada Pengusaha Mikro di Pusat Perdagangan Caringin Bandung
  227. PENGARUH NON PERFORMING FINANCING (NPF) MUSYARAKAH TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI
  228. PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
  229. PENGARUH STORE ATMOSPHERE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
    (Survei Pada Konsumen Factory Outlet The Summit, The Oasis, The Big Price Cut,Victoria di Kota Bandung)
  230. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HOMESCHOOLING TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KOMUNITAS SEKOLAH RUMAH BERKEMAS
  231. PENGARUH EARNING PER SHARE (EPS) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN FARMASI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2004 – 2008
  232. PENGARUH SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN CV. BONANZA WEDDING ORGANIZER
  233. PENGARUH SISTEM INFORMASI ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI
    PADA PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN
  234. PENGARUH DESAIN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR NEW HONDA TIGER REVOLUTION CRUISER
  235. PENGARUH KINERJA LAYANAN CUSTOMER SERVICE TERHADAP KEPUASAN NASABAH
  236. PENGARUH PROMOSI PENJUALAN PROGRAM GIMMICK BONUS PACK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PAKET PERDANA FLEXI
  237. PENGARUH PEMASARAN EKSPERIENSIAL TERHADAP RETENSI PELANGGAN PADA PENGUNJUNG RESORT&SPA KAMPUNG SAMPIREUN GARUT
  238. PENGARUH BUNDLING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK PEWANGI DAN PELEMBUT PAKAIAN
  239. PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP RETURN (PENGEMBALIAN) SAHAM PADA BANK PEMERINTAH
  240. PENGARUH PERSONAL SELLING TERHADAP VOLUME PENJUALAN OBAT CEFADROXIL PT. SANBE FARMA
  241. PENGARUH PROGRAM CONSUMER PROMOTION NADA SAMBUNG PRIBADI (NSP) 1212 TELKOMSEL TERHADAP RESPON KONSUMEN DALAM PENGGUNAANNYA

Kumpulan 50 Judul Skripsi Manajemen Perkantoran

  1. PENGARUH EFEKTIVITAS PENGAWASAN KEPALA BAGIAN TERHADAP TINGKAT DISIPLIN KERJA PEGAWAI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN LEBAK
  2. KOMUNIKASI GURU DENGAN SISWA HUBUNGANNYA DENGAN MOTIVASI BELAJR SISWA SMKN 1 INDRAMAYU
  3. HUBUNGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASI KRYAWAN PADA HOTEL HENHAII BANDUNG
  4. PENGARUH PENILAIAN KINERJA PEGAWAI TERHADAP PROMOSI JABATAN FUNGSIONAL DI PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN JALAN DAN JEMBATAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM BANDUNG
  5. PENGARUH PROGRAM PENGEMBANGAN KARYAWAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA BAGIAN PRODUKSI KERAMIK FILTER DI PERKUMPULAN PELITA INDONESIA BANDUNG
  6. HUBUNGAN KOMUNIKASI KANTOR DENGAN EFEKTIVITAS ORGANISASI DI KANTOR PEMERINTAH KOTA CIMAHI
  7. PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PERTANAHAN NASIONAL (BPN) KOTA BANDUNG
  8. PENGARUH PENGALAMAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA BAGIAN DYEING PT. KEWALRAM INDONESIA
  9. PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI McDONALD’S RESTAURANT STORE SETIABUDI BANDUNG
  10. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP KUALITAS PROSES PEMBELAJARAN DI SMK PASUNDAN 1 BANDUNG
  11. PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS TERHADAP MOTIVASI KARYAWAN DI PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN JALAN DAN JEMBATAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEMENTRIAN PEKERJAAN UMUM BANDUNG
  12. PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DIVISI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PT INTI (PERSERO) BANDUNG
  13. PENGARUH PENILAIAN KINERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI DINAS PERKEBUNAN PROVINSI JAWA BARAT
  14. PENGARUH IMPLEMENTASI PENGENDALIAN MUTU TERHADAP PROUKTIVITAS PEGAWAI PADA BAGIAN PRDOUKSI DI PT KAWALRAM INDONESIA KABUPATEN SUMEDANG
  15. PENGARUH KREATIVITAS GURU TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PRODUKTIF PADA SISWA JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK BISNIS DI KOTA CIMAHI
  16. PENGARUH IKLIM SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X PROGRAM STUDI ADMINISTRASI PERKANTORAN PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF DI SMK PASUNDAN 3 BANDUNG
  17. HUBUNGAN MUTASI KERJA DENGAN PRESTASI KERJA PEGAWAI DI PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN AREA PELAYANAN DAN JARINGAN (APJ) CIMAHI
  18. PENGARUH PEMELIHARAAN KARYAWAN TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN PADA DIVISI SUMBER DAYA MANUSIA DI PT. INTI (PERSERO) BANDUNG
  19. PENGARUH PELAKSANAAN SUPERVISI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN BAGIAN MANAJEMEN TINGKAT BAWAH:
    Pada Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Se-Kabupaten Bogor
  20. PENGARUH KUALITAS PELAYANAN STAF PENGAJAR TERHADAP KEPUASAN SISWA PADA LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR SONY SUGEMA COLLEGE BANDUNG
  21. PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DI DIVISI CUSTOMER SERVICE TERHADAP PENCITRAAN BANK PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), TBK.KANTOR CABANG CIMAHI
  22. PENGARUH EFEKTIVITAS PENATAAN TATA RUANG (LAYOUT) KANTOR TERHADAP TINGKAT MOTIVASI KERJA PEGAWAI
  23. HUBUNGAN PROMOSI JABATAN DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN GEOLOGI KELAUTAN BANDUNG JAWA BARAT
  24. PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA PT PLN (PERSERO)
    DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN AREA PELAYANAN DAN JARINGAN (APJ) MAJALAYA
  25. PENGARUH MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PEMBELAJARAN TERHADAP MUTU HASIL PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PRODUKTIF PADA JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK KOTA CIMAHI
  26. PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL MANAJER SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA BIRO SUMBER DAYA MANUSIA DAN UMUM PT. KERTAS PADALARANG
  27. PENGARUH PENEMPATAN KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI BAGIAN OPERASI PADA PERUM DAMRI UNIT ANGKUTAN BUS KOTA BANDUNG
  28. PENGARUH SISTEM OTOMATISASI KANTOR (SOK) TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU (BPPT) KABUPATEN BEKASI
  29. HUBUNGAN MANAJEMEN KEARSIPAN DENGAN EFISIENSI KERJA PEGAWAI DI BADAN PERTANAHAN NASIONAL (BPN) KOTA BANDUNG
  30. PENGARUH SISTEM KONTRAK KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI LEMBAGA KOPONTREN DAARUT TAUHIID BANDUNG
  31. PENGARUH MUTASI PEGAWAI TERHADAP MOTIVASI KERJA DI BADAN DIKLAT KABUPATEN SUKABUMI
  32. PENGARUH LATAR BELAKANG PENDIDIKAN PEGAWAI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA DI KANTOR KEMENTRIAN AGAMA KOTA BANDUNG
  33. PENGARUH PENGAWASAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI CV. MULYA PRATAMA INDAH
  34. PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA PIMPINAN DENGAN PEGAWAI TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI DI PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN JALAN DAN JEMBATAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM BANDUNG
  35. PENGARUH STRES KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA KOMPARTEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI PT PUPUK KUJANG CIKAMPEK
  36. PENGARUH KEPEMIMPINAN SITUASIONAL TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI PT. TIKI JALUR NUGRAHA EKAKURIR BANDUNG
  37. PENGARUH KOMPETENSI GURU TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA PROGRAM PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 11 BANDUNG
  38. PENGARUH KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA DIVISI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DIVISI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PT INTI (PERSERO) BANDUNG
  39. PENGARUH SEMANGAT KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DIREKTORAT SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) PT. POS INDONESIA (PERSERO) BANDUNG
  40. HUBUNGAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BAGIAN PRODUKSI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA DARMA AYU KABUPATEN INDRAMAYU
  41. PENGARUH MINAT, BAKAT, DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI
    :Suatu Kasus di Kelas XI IPS SMAN Arjawinangun Tahun Ajaran 2007-2008
  42. ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAYA HIDUP USAHA INDUSTRI KERAJINAN BONEKA DI CEDOK DESA SAYATI KABUPATEN BANDUNG
  43. PENGARUH PENGETAHUAN PERKOPERASIAN, PERSEPSI DAN MOTIVASI TERHADAP PERILAKU BERKOPERASI SISWA
    :Suatu Kasus pada Siswa SMA Negeri di Kota Cirebon
  44. HUBUNGAN SISTEM INFORMASI PRODUKSI DENGAN EFEKTIVITAS PENGENDALIAN PRODUKSI DI PT PIKIRAN RAKYAT
  45. STUDI KOMPARATIF PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN INTERNET DENGAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN BAHAN CETAKAN PADA PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMKN 11 BANDUNG
  46. HUBUNGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM) BERBASIS KOMPUTER DENGAN KINERJA BERDASARKAN PERSEPSI KARYAWAN KOPERASI PEGAWAI PT. TELKOM (KOPEGTEL) KOTA SUKABUMI
  47. HUBUNGAN SISTEM INFORMASI KOMPENSASI DENGAN EFEKTIVITAS ORGANISASI DIVISI SDM PADA PT. BIO FARMA (PERSERO) BANDUNG
  48. PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BERBASIS KOMPUTER TERHADAP KUALITAS PELAYANAN INFORMASI PADA PT. PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN
  49. HUBUNGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MUTASI PEGAWAI
    :Studi Kasus Pada PT. INTI (Persero) Bandung
  50. PENGARUH PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN
    :P enggunaan Aplikasi Software Equation Di Bank Jabar Cimahi
  51. PENGARUH PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KINERJA PELAYANAN UNIT SIRKULASI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
  52. PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENGAWASAN TERHADAP EFEKTIVITAS PELAKSANAAN KERJA
    PADA DEPT. WEAVING PT ADETEX FILAMENT II DI BANJARAN BANDUNG
  53. PENGARUH IKLIM KELAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PROGRAM STUDI ADMINISTRASI PERKANTORAN PADA SMK NEGERI 11 KOTA BANDUNG
  54. HUBUNGAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN DENGAN KUALITAS LAYANAN DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
  55. PENGARUH APLIKASI OTOMATISASI KANTORTERHADAP EFEKTIVITAS KERJA KARYAWANPADA DIVISI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIAPT INDUSTRI TELEKOMUNIKASI INDONESIA (PERSERO) BANDUNG
  56. PENGARUH SISTEM INFORMASI PELANGGAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KOTA BANDUNG
    : Survey pada Pelanggan PDAM di Kecamatan Cidadap Wilayah Cibeunying
  57. PENGARUH IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PERIZINAN PADA BAGIAN PERIZINAN USAHA DAN NON USAHA BADAN PENANAMAN MODAL DAN PERIZINAN PELAYANAN TERPADU (BPMPPT) KOTA BANDUNG
  58. PENGARUH PERSEPSI KARYAWAN TENTANG TATA RUANG KANTOR TERHADAP EFISIENSI KERJA DI PT. KHARISMA MUZDALIFAH TOURS & TRAVEL BANDUNG
  59. PENGARUH PENGUASAAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MATA DIKLAT PRODUKTIF PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN SWASTA DI KOTA BANDUNG
  60. PERSEPSI KARYAWAN MENGENAI HUBUNGAN SISTEM INFORMASI PRODUKSI DENGAN EFEKTIVITAS PRODUKSI DI PT. HIDUP DAMAI TEXTILE
  61. PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PELAYANAN HOTEL DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI POWER PRO TERHADAP KUALITAS PELAYANAN TAMU PADA HOTEL PANGHEGAR BANDUNG
  62. HUBUNGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DAN KINERJA MENGAJAR GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA : Penelitian Pada Guru Mata Diklat Produktif Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Rumpun Bisnis Dan Manajemen Program Keahlian Administrasi Perkantoran Di Kota Bandung
  63. PENGARUH SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PROMOSI JABATAN KARYAWAN PADA BAGIAN DIREKTORAT SUMBER DAYA MANUSIA KANTOR PUSAT PT POS INDONESIA (PERSERO) BANDUNG
  64. PENGARUH KEMAMPUAN KERJA PETUGAS ARSIP TERHADAP EFEKTIVITAS KEARSIPAN PADA KANTOR PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH KOTA BANDUNG
  65. PENGARUH SISTEM INFORMASI LOGISTIK TERHADAP EFEKTIVITAS PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PROGRAM RASKIN DI PERUM BULOG DIVRE JAWA BARAT
  66. PENGARUH SISTEM INFORMASI PENGADAAN BARANG TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI PT. ALPINDO MITRA BAJA SUKABUMI
  67. HUBUNGAN KONDISI KERJA PSIKOLOGIS DENGAN KINERJA PEGAWAI PADA BAGIAN PRODUKSI PERTENUNAN
    PT. TARUMATEX BANDUNG
  68. PENGARUH MEDIA TAPE RECORDER TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) DI KOTA CIMAHI
  69. HUBUNGAN SISTEM INFORMASI PEMASARAN DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DIFERENSIASI PRODUK
    (Authorized Project Dealer For Philips Lighting) DI PT BINTANG RAYA SAKTI
  70. PENGARUH PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN TERHADAP KOMPETENSI KESEKRETARISAN SISWA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 3 BANDUNG
  71. KOMPETENSI GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN SWASTA DI KABUPATEN BANDUNG
  72. ANALISIS PENGUASAAN FAKTOR-FAKTOR KOMPETENSI GURU PRODUKTIF PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)
    RUMPUN BISNIS DAN MANAJEMEN SE KOTA CIMAHI
  73. HUBUNGAN SISTEM INFORMASI STRATEJIK DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TENTANG LOSSES PADA PT PLN (PERSERO) UNIT PELAYANAN JARINGAN (UPJ) BANDUNG UTARA DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN
  74. ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI AKADEMIK GURU PROFESIONAL PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN SWASTA BIDANG KEAHLIAN BISNIS DAN MANAJEMEN DI KOTA BANDUNG
  75. PENGARUH PENGGUNAAN KEARSIPAN ELEKTRONIK TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA BAGIAN UMUM RSUP Dr. HASAN SADIKIN BANDUNG
  76. HUBUNGAN ROTASI JABATAN DENGAN PRESTASI KERJA KARYAWAN DI PT INTI (PERSERO) BANDUNG
  77. PENGARUH MANAJEMEN KELAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA
    :Studi Kasus Pada Mata Diklat Produktif Program Keahlian Administrasi Perkantoran di SMK Negeri 1 Bandung
  78. PENGARUH OTOMATISASI KANTOR TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA BAGIAN SEKRETARIAT DAN STATEV BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG
  79. PENGARUH APLIKASI TEKNOLOGI INFORMASI PERKANTORAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI HOTEL PUTERI GUNUNG LEMBANG BANDUNG
  80. HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERNAL DENGAN PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA KANTOR WILAYAH USAHA POS V (PT. POS INDONESIA) BANDUNG
  81. STUDI TENTANG KOMPETENSI GURU BIDANG KEAHLIAN MANAJEMEN PERKANTORAN PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI DI KOTA BANDUNG
  82. PENGARUH SISTEM INFORMASI PELAYANAN PENDAFTARAN MAHASISWA BARU (PMB) ONLINE TERHADAP PENCITRAAN UNIVERSITAS WIDYATAMA
    :survei pada calon mahasiswa Universitas Widyatama yang mengikuti ujian saringan masuk gelombang tiga
  83. PENGARUH SISTEM OTOMATISASI KANTOR TERHADAP EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERNAL PADA DIRECTORATE HUMAN CAPITAL AND GENERAL AFFAIR PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk
  84. HUBUNGAN PENGAWASAN MELEKAT DENGAN KINERJA KARYAWAN PADA BIDANG PERLENGKAPAN DAN TATA USAHA
    PERUSAHAAN DAERAH KEBERSIHAN KOTA BANDUNG
  85. PENGARUH PENGUASAAN KOMPETENSI PROFESIONAL TERHADAP KINERJA GURU PRODUKTIF ADMINISTRASI PERKANTORAN PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) BIDANG KEAHLIAN BISNIS DAN MANAJEMEN
    DI KABUPATEN BANDUNG BARAT
  86. PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN TERHADAP PENGEMBANGAN KARIR KARYAWAN DI DIVISI SEKPER DAN SDM PT. INTI (PERSERO) BANDUNG
  87. PENGARUH PEMBELAJARAN PRAKTIKUM TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI SISWA SMK PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK SANGKURIANG 1 CIMAHI
  88. PENGARUH SISTEM INFORMASI LOGISTIK TERHADAP PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA SUB BAG PRODUCTION PLANNINNG INVENTORY CONTROL (PPIC)PT PIKIRAN RAKYAT BANDUNG
  89. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UNDERPRICING SAHAM PERDANA DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2002-2009
  90. PENGARUH SISTEM INFORMASI PELAYANAN PENGADUAN NASABAH TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA PT BANK JABAR BANTEN CABANG UTAMA BANDUNG
  91. PENGARUH PELATIHAN TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI PT PLN (Persero) DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN AREA PELAYANAN JARINGAN BANDUNG
  92. PENGARUH IKLAN TELEVISI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KECAP ABC
    : Survei Pada Ibu-ibu Rumah Tangga di Kelurahan Isola Bandung
  93. PENGARUH KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN BISNIS DAN MANAJEMENDI KOTA CIMAHI
  94. PENGARUH PENGUASAAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MATA DIKLAT PRODUKTIF PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN RUMPUN BISNIS DAN MANAJEMEN SE-KOTA CIMAHI
  95. PENGARUH PENILAIAN PRESTASI KERJA TERHADAP PROMOSI KARYAWAN PADA BAGIAN PRODUKSI PT. ASAHIMAS FLAT GLASS Tbk. CIKAMPEK
  96. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KONFLIK ORGANISASI PADA BAGIAN TATA USAHA DINAS PENDIDIKAN PROPINSI JAWA BARAT
  97. HUBUNGAN SERTIFIKASI PROFESI GURU DENGAN KINERJA GURU PRODUKTIF PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN PADA SMK NEGERI DAN SWASTA DI KOTA BANDUNG
  98. HUBUNGAN SISTEM INFORMASI LOGISTIK DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN EKPOR IMPOR PADA REKANAN PT. TWINS LOGISTIK
  99. PENGARUH SISTEM INFORMASI PERHOTELAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA THE JAYAKARTA BANDUNG BOUTIQUE SUITE HOTEL & SPA
  100. HUBUNGAN KARAKTERISTIK PEKERJAAN DENGAN KINERJA PEGAWAI BIDANG PERLENGKAPAN & TATA USAHA
    PERUSAHAAN DAERAH KEBERSIHAN PEMERINTAH KOTA BANDUNG

Mudah – mudahan judul skripsi diatas bisa dijadikan referensi awal untuk menyusun tugas akhir maupun skripsi sahabat mahasiswa sekalian.

Kami mengucapkan terima kasih banyak telah sempat mengunjungi blog kami yaitu situs download skripsi gratis, tidak tepat jika sahabat mahasiswa sekalian sempat dan senantiasa meninggalkan komentar pada form komentar di bawah untuk mengeluarkan pendapatnya tentang article skripsi jurusan pendidikan manajemen.


Skripsi Pendidikan Fisika Gratis | Kumpulan Contoh Judul Skripsi Pendidikan Fisika


Fisika adalah ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan penemuan dan pemahaman mendasar hukum-hukum yang menggerakkan materi, energi, ruang dan waktu. Fisika mencakup konstituen elementer alam semesta dan interaksi-interaksi fundamental di dalamnya, sebagaimana analisa sistem-sistem yang paling dapat dimengerti dalam artian prinsip-prinsip fundamental ini. Fisika adalah studi mengenai dunia anorganik, fisik, sebagai lawan dari dunia organik seperti biologi, fisiologi dan lain-lain.
Dalam mempelajari fisika, dapat dilakukan berbagai pendekatan, Yang lazim dilakukan adalah dengan memulai mengenalkannya dengan topik-topik yang memiliki tingkat kesulitan rendah dan juga berfungsi sebagai perangkat-perangkat matematika dan fisika yang akan digunakan kelak, baru berlanjut pada aplikasi-aplikasinya, serta diakhiri dengan topik-topik khusus dan rumit. Sebagai contoh topik-topik ini dapat digunakan sebagai panduan awal dalam mempelajari fisika :

Fisika newtonian

Benda akan bergerak dengan kecepatan tetap dalam suatu garis lurus apabila tidak ada gaya yang mempengaruhinya. Pernyataan ini terdengar salah secara intuisi, hanya karena peran gaya gesek yang umumnya dilupakan. Obyek-obyek yang terbuat dari materi dapat saling menyebabkan gaya-gaya yang mempengaruhi satu sama lain, menyebabkan perubahan keadaan geraknya. Semakin masif suatu obyek, semakin lamban ia bereaksi terhadap gaya yang dikenakan padanya. Termasuk di dalam bagian ini adalah topik-topik:
  • Pendahuluan: metoda ilmiah, batasan fisika, bagaimana cara belajar fisika, evaluasi sendiri, dasar sistem metrik, satuan gaya, awalan satuan yang jarang digunakan, notasi ilmiah, konversi, dan angka berarti.
  • Penyekalaan dan perkiraan orde besaran: pengenalan, penyekalaan luas dan volum, penyekalaan dalam biologi, dan perkiraan orde besaran.
  • Kecepatan dan gerak relatif: jenis-jenis gerak, mendeskripsikan jarak dan waktu, grafik gerak: kecepatan, prinsip inersia, penjumlahan kecepatan-kecepatan, grafik kecepatan terhadap waktu, dan penerapan kalkulus.
  • Percepatan dan jatuh bebas: gerak jatuh obyek-obyek, percepatan, percepatan positif dan negatif, mengubah percepatan, daerah di bawah kurva kecepatan terhadap waktu, hasil aljabar percepatan tetap, efek biologi tanpa berat, dan aplikasi kalkulus.
  • Gaya dan gerak: gaya, hukum pertama Newton, hukum kedua Newton, bukan gaya, dan kerangka acuan inersial dan noninersial.
  • Analisa gaya-gaya: hukum ketiga Newton, klasifikasi dan kelakuan gaya-gaya, analisa gaya, transmisi gaya oleh obyek-obyek bermassa ringan, obyek-obyek dalam regangan, dan mesin sederhana: katrol.
  • Hukum Newton dalam tiga dimensi: gaya tidak memiliki efek pada arah tegak lurus, koordinat dan komponen, dan hukum Newton dalam tiga dimensi.
  • Vektor: notasi vektor, perhitungan dengan besar dan arah, teknik penjumlahan vektor, notasi vektor satuan, dan invariansi rotasional.
  • Vektor dan gerak: vektor kecepatan, vektor percepatan, vektor gaya dan mesin sederhana, dan kalkulus dengan vektor.
  • Gerak melingkar; kerangka kerja konseptual gerak melingkar, gerak melingkar seragam, dan gerak melingkar tak-seragam.
  • Gravitasi: hukum Kepler, hukum gravitasi Newton, ketiadaan massa semu, penjumlahan vektor gaya-gaya gravitasi, mengukur berat bumi dan bukti gravitasi repulsif (tarik dan tolak).
Di bawah ini adalah referensi judul skripsi yang kami ambil dari seluruh universitas di indonesia, jika sahabat mahasiswa membutuhkan file lengkap skripsi pendidikan fisika ataupun jurusan pendidikan fisika bisa memesan paket mega skripsi yang berisi 1300 skripsi semua jurusan hanya dengan mengeluarkan uang saku sebesar Rp.150.000,- saja. Bagi skripsi informatika dan ilmu komputer sebagian telah dilengkapi program+sourcecode lengkap. silahkan pesan Di sini >> Order Mega Skripsi

Kami juga menawarkan paket mega source code lengkap, yaitu kumpulan program, sourcecode, aplikasi Visual Basic (VB), PHP yang berisi lebih dari 160 program+sourcecode lengkap didalamnya, kami mengemasnya di dalam 3 DVD dengan total file 12 giga. Jika sahabat mahasiswa tertarik silahkan memesan di sini >> Order Mega Source code

Kumpulan Judul Skripsi Pendidikan Fisika
  1. PENGARUH JUMLAH LILITAN TERHADAP SENSITIVITAS SENSOR MAGNETIK FLUXGATE MENGGUNAKAN KUMPARAN SEKUNDER (PICK UP COIL) TUNGGAL
  2. SISTEM PENDETEKSIAN GAS LPG BERBAHAN SnO2 BERBASIS MIKROKONTROLER
  3. EFEKTIVITAS PERANGKAT LUNAK PEMANTAU OTOMATIS BENDA JATUH ANTARIKSA TRACK-IT SEJAK BULAN DESEMBER 2010 HINGGA OKTOBER 2011
  4. PENGARUH WAKTU ANNEALING TERHADAP UKURAN BUTIR DAN JARAK ANTAR BUTIR KATALIS Au
  5. PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA
  6. PENGARUH PENAMBAHAN T1O2 TERHADAP KARAKTERISTIK LISTRIK KERAMIK Fe2O3 UNTUK TERMISTOR NTC DARI BAHAN MINERAL YAROSIT
  7. PENENTUAN CADANGAN BAHAN GALIAN PASIR LAUT BERDASARKAN REKAMAN DATA SEISMIK SINGLE CHANNEL DI PERAIRAN ESANG SULAWESI UTARA
  8. PENGARUH TEMPERATUR FIRING TERHADAP SIFAT LISTRIK DAN OPTIK OKSIDA KONDUKTIF TRANSPARAN ZnO:AI YANG DIBUAT DENGAN TEKNIK SCREEN PRINTING
  9. RANCANG BANGUN SISTEM DIREKTORAT GERAK SENSOR ULTRASONIK (DGSU) BERBASIS MIKROKONTROLER
  10. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PENYELIDIKAN KELOMPOK DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA
  11. RANCANGAN SINTAKS MODEL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS DISCOVERY PADA KONSEP HUKUM HOOKE DAN PERIODA GETAR PEGAS DALAM MELATIHKAN KEMAMPUAN ILMIAH DAN MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA KELAS XI IPA
  12. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN MENGANALISIS PROFIL AKTIVITAS BELAJAR SISWA SMA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA
  13. SISTEM PENGENDALIAN TEMPERATUR DAN KELEMBABAN PADA MINIATUR KUMBUNG JAMUR TIRAM BERBASIS MIKROKONTROLER
  14. KARAKTERISASI TUNGSTEN TRIOKSIDA UNTUK APLIKASI SENSOR GAS CO DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI FILM TEBAL
  15. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA
  16. PEMODELAN STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN SISTEM MINYAK BUMI (PETROLEUM SYSTEM) DAERAH CIPLUK DENGAN METODE AUDIO-MAGNETOTELURIK
  17. PENDUGAAN FORMASI BATUAN AKUIFER DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER DI DESA MEKARSARI KECAMATAN PASIR JAMBU CIWIDEY KABUPATEN BANDUNG
  18. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PADA TOPIK GETARAN DAN GELOMBANG
  19. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA
  20. PROFIL PRESTASI BELAJAR SISWA SMA PADA KONSEP HUKUM NEWTON
  21. PEMBUATAN SENSOR UNTUK MENGUKUR KADAR GAS CO MENGGUNAKAN TEKNOLOGI FILM TEBAL BERBASIS In2O3
  22. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN TANDUR PADA PEMBELAJARAN FISIKA
  23. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA
  24. PROFIL PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY INQUIRY
  25. PENGGUNAAN PETA KONSEP SEBAGAI ASESMEN FORMATIF PRESTASI BELAJAR PADA MATERI GERAK LURUS DAN PENGARUHNYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK
  26. ANALISIS KEMAMPUAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA
  27. PENERAPAN MEDIA SIMULASI VIRTUAL TENTANG PEMUAIAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DI SMP
  28. KAJIAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERDASARKAN PRESTASI BELAJAR DAN JENIS-JENIS KONSEP
  29. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERPIKIR INDUKTIF DENGAN PENDEKATAN GUIDED DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA DAN KEAKTIFAN SISWA MA
  30. PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES DAN PRESTASI BELAJAR SISWA
  31. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR RASIONAL DAN PRESTASI BELAJAR SISWA
  32. INTERPRETASI STRUKTUR GEOLOGI BAWAH PERMUKAAN
    DAERAH LEMBAR CIANJUR DENGAN MENGGUNAKAN
    APLIKASI KONTINUASI KE ATAS DAN ANALISIS SPEKTRAL
    DATA GAYABERAT
  33. ANALISIS KEMAMPUAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR BERDASARKAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING:
    Topik Materi Cara Pencegahan Kerusakan Lingkungan
  34. MODEL SISTEM KONTROL LEVEL PERMUKAAN AIR WADUK DENGAN PEMANFAATAN GELOMBANG ULTRASONIK
  35. ANALISIS ANOMALI MAGNETIK MENGGUNAKAN METODE TREND SURFACE ANALISIS (TSA) UNTUK MENGETAHUI TATANAN GEOLOGI REGIONAL DI PERAIRAN BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR
  36. KARAKTERISTIK SUDDEN STORMS COMMENCEMENT (SSC) DAN SUDDEN IMPULSE (SI) DI STASIUN PENGAMAT DIRGANTARA BIAK PADA SIKLUS AKTIVITAS MATAHARI KE-23 (1996-2006)
  37. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA
  38. Efektivitas Pembelajaran dengan Pendekatan CTL Melalui Media Video Based Laboratory Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Mengetahui Profil Motivasi Siswa
  39. PENGARUH PENGGUNAAN BUTIR SOAL DALAM FORMAT ANIMASI TERHADAP HASIL TES PEMAHAMAN KONSEP CAHAYA DAN KUANTITAS MISKONSEPSI SISWA
  40. PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA DALAM PEMBALAJARAN FISIKA
  41. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATA PELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA SMA
  42. PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING (TAPPS) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA
    KONSEP GERAK MELINGKAR BERATURAN
  43. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
    UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS
    SISWA SMP KELAS VII PADA PEMBELAJARAN FISIKA
  44. PENERAPAN VBL (VIDEO-BASED LABORATORY)
    DALAM MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
    UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA
  45. Penggunaan Model Pembelajaran Multimedia Interaktif (MMI) dalam Pembelajaran Cahaya untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Mengembangkan Keterampilan Generik Sains Siswa SMP
  46. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN CAHAYA DI DMP
  47. ANALISIS KONSISTENSI RESPON SISWA SMA TERHADAP TES REPRESENTASI MAJEMUK MENGGUNAKAN MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER DALAM PEMBELAJARAN FISIKA
  48. IDENTIFIKASI KUALITAS MINYAK GORENG BERDASARKAN BERDASARKAN KONSENTRASI ASAM LEMAK CIS DAN TRANS MENGGUNAKAN SENSOR INDUKTIF BERBASIS
    MIKROKONTROLER
  49. PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) MELALUI METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN MINAT BELAJAR SISWA SMP
  50. PENERAPAN PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS ICT UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN MELATIH KETERAMPILAN ICT SISWA
  51. PROFIL KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP SETELAH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MULTIDIMENSIONAL PADA POKOK BAHASAN KALOR
  52. KLASIFIKASI POLA SINYAL ELEKTRIK JANTUNG PADA ELEKTROKARDIOGRAF (EKG) MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN BERBASIS METODE BACKPROPAGATION
  53. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN METODE PICTORIAL RIDDLE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMK KELAS XI
  54. ANALISIS KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA KELAS X DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SETELAH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER
  55. PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA PADA MATERI HUKUM NEWTON TENTANG GERAK
  56. UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
  57. IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH (PROBLEM BASED INSTRUCTION) PADA MATERI POKOK PEMANTULAN CAHAYA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMP
  58. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFE TIPE TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA
  59. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LATIHAN INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA
  60. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING STRATEGIES UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR RASIONAL SISWA
  61. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JEROME BRUNNNER UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN EKSPERIMEN FISIKA SISWA
  62. EFEKTIVITAS PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
  63. PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ELABORASI SISWA SMA
  64. PENERAPAN METODE PRAKTIKUM PADA PEMBELAJARAN FISIKA TOPIK GETARAN DAN GELOMBANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP
  65. PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE TERHADAP PENGUASAAN KONSEP PADA POKOK BAHASAN LISTRIK DINAMIS (HUKUM OHM DAN HAMBATAN)
  66. PROFIL AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT)
  67. PEMANFAATAN SOFTWARE SIMULASI ELEKTRONIKA PADA PEMBELAJARAN LISTRIK DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA
  68. PROFIL HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING
  69. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TANDUR BERBASIS INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
  70. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CLIS (CHILDREN’S LEARNING IN SCIENCE) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR RANAH KOGNITIF SISWA SMP
  71. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA POKOK BAHASAN LISTRIK DINAMIS DI SMA
  72. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN AKADEMIK SISWA SMA
  73. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TRAINING INQUIRY TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA
  74. PENERAPAN MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) PADA PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA
  75. IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN NOVICK SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA SMKN
  76. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED INSTRUCTION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP PADA MATERI AJAR PEMUAIAN
  77. PENGARUH SUHU SINTER TERHADAP RAPAT MASSA DAN SIFAT MEKANIK KERAMIK MgAl2O4 DENGAN PENAMBAHAN 5% ZrO2
  78. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI DAN PROFIL MINAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA
  79. PENERAPAN SIX SIGMA SEBAGAI METODE PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI KULIT IMITASI GRADE A
  80. UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD)
  81. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KECAKAPAN ILMIAH SISWA SMA
  82. IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA
  83. PENERAPAN MODEL KONSTRUKTIVISME DENGAN PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA
  84. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA
  85. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN MULTIDIMENSIONAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
  86. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KTERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA
  87. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LATIHAN INKUIRI (INQUIRY TRAINING) YANG MENEKANKAN ASPEK ANALOGI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA
  88. INTERPRETASI REKAMAN SEISMIK SINGLE CHANNEL HASIL PENELITIAN DI PERAIRAN SELATAN BANGKA – BELITUNG
  89. PENGARUH PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS KONSEP TERHADAP AKTIVITAS DAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA
  90. UPAYA MENGURANGI MISKONSEPSI SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF
  91. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA
  92. PENERAPAN PENDEKATAN MULTIPLE INTELLIGENCES DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA
  93. PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM POSING SECARA BERKELOMPOK PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA
  94. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA SMA KELAS X PADA POKOK BAHASAN LISTRIK DINAMIS
  95. IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA
  96. PENGARUH KEMAMPUAN MEMBUAT PETA KONSEP TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA SMA
  97. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA
  98. PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TANDUR
  99. KEMAMPUAN BERPIKIR FLUENCY SISWA SMK KELAS X DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) DALAM PEMBELAJARAN FISIKA
  100. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR EMPIRIS INDUKTIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN
    BERPIKIR KRITIS SISWA
  101. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN KOMUNIKASI SISWA
  102. PENERAPAN MODEL KOGNITIF VARIASI EPISTEMIC GAMES BERBASIS PEMECAHAN MASALAH DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN RANGKAIAN LISTRIK ARUS SEARAH
  103. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII PADA PEMBELAJARAN IPA-FISIKA
  104. PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA PADA SISWA SMP MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
  105. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA
  106. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA
  107. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVIS 4 TAHAP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
  108. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD
  109. IMPLEMENTASI MODEL DISCOVERY-INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA
  110. KAJIAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN PENDEKATAN STARTER EKSPERIMEN (PSE)
  111. UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA TOPIK FLUIDA STATIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INVESTIGASI KELOMPOK TERHADAP SISWA KELAS XI IPA 2 SMAN I BALEENDAH TAHUN AJARAN 2009/2010
  112. ANALISIS SIKAP ILMIAH SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN FISIKA YANG MENGGUNAKAN METODE PRAKTIKUM
  113. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENTS TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA
  114. PEMBUATAN SENSOR GAS ETANOL KERAMIK FILM TEBAL Fe2O3 YANG DIDOPING 5% ZrO2 DENGAN MENGGUNAKAN METODA SCREEN PRINTING
  115. IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
  116. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TANDUR
    UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN MENGETAHUI PROFIL MOTIVASI BELAJAR FISIKA SISWA SMP
  117. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA
  118. KARAKTERISTIK DAERAH AKTIF DI MATAHARI YANG MENGHASILKAN SOLAR PROTON EVENTS PADA SIKLUS AKTIVITAS MATAHARI KE-23
  119. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA PADA MATERI ELASTISITAS DAN GERAK HARMONIK SEDERHANA
  120. PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA PADA MATERI USAHA DAN ENERGI
  121. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCSTION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA
  122. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA
  123. ANALISIS KARAKTERISTIK LISTRIK FILM TIPIS GaN YANG DITUMBUHKAN DENGAN METODE SOL-GEL SPIN COATING DENGAN VARIASI MOLARITAS Ga2O3, TEKANAN N2 DAN LAJU PUTARAN SPIN COATER
  124. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA SMP
  125. KETERKAITAN ANGIN SURYA DARI LUBANG KORONA DENGAN BADAI GEOMAGNET
  126. STUDI PENGARUH TEKANAN GAS NITROGEN TERHADAP KARAKTERISTIK LISTRIK PERSAMBUNGAN Al-GaN YANG DIDEPOSISI DENGAN TEKNIK SPIN COATING
  127. PENGARUH TEMPERATUR DEPOSISI TERHADAP KARAKTERISTIK LISTRIK PERSAMBUNGAN Al-GaN YANG DIDEPOSISI DENGAN METODE SOL GEL MENGGUNAKAN TEKNIK SPIN COATING
  128. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SQUARE (TPS) PADA PEMBELAJARAN FISIKA SMP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA RANAH KOGNITIF
  129. PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME MELALUI METODE EKSPERIMEN UNTUK MENGURANGI MISKONSEPSI SISWA PADA POKOK BAHASAN KINEMATIKA GERAK LURUS
  130. UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA MA KELAS XI IPA
  131. STUDI EVALUASI KEMAMPUAN MATEMATIS SISWA BERDASARKAN REVISI TAKSONOMI BLOOM DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI SE-KOTA BANDUNG
    :Studi Deskriptif Analitik terhadap Siswa SMA Negeri Kelas XI IPA berdasarkan Cluster di Kota Bandung Tahun Ajaran 2009/2010
  132. PENGARUH TEMPERATUR ANNEALING TERHADAP STRUKTUR MIKRO FILM TIPIS NANOPARTIKEL Au DENGAN METODE EVAPORASI
  133. UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD
  134. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TRAINING INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP FISIKA SISWA KELAS VIII SMP PADA POKOK BAHASAN GETARAN DAN GELOMBANG
  135. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA
  136. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA PADA PEMBELAJARAN FISIKA
  137. KAJIAN KETERAMPILAN BERPIKIR RASIONAL SISWA SMP TERBUKA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SETELAH PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE
  138. PENERAPAN PENILAIAN KINERJA SISWA DENGAN TEKNIK PEER ASSESSMENT PADA KEGIATAN PRAKTIKUM FISIKA DI SMA
  139. PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
  140. SINTESIS KERAMIK FILM TEBAL CuFe2O4 DENGAN PENAMBAHAN 10% MgO PADA SUHU 800OC DAN 1000OC DAN KARAKTERISASI LISTRIK DALAM MEDIUM UDARA DAN GAS ETANOL
  141. EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH BERBASIS KONSEP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS SISWA SMA :P enelitian Eksperimen Terhadap Siswa SMA Negeri 2 Bandung Tahun Ajaran 2007/2008
  142. PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA :P enelitian Kuasi Eksperimen di SMA Negeri 1 Lembang
  143. PERBANDINGAN KEMAMPUAN MENYIMPULKAN ANTARA PEMBELAJARAN YANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN INTERAKTIF BERBASIS KONSEP DENGAN PEMBELAJARAN YANG MENGGUNAKAN METODE PRAKTIKUM
  144. PENGARUH TEKANAN PARSIAL GAS N2 TERHADAP STRUKTUR KRISTAL DAN MORFOLOGI FILM TIPIS GaN YANG DITUMBUHKAN DENGAN METODE PLD
  145. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EMPERICAL INDUCTIVE LEARNING CYCLE UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP CAHAYA SISWA SMP
  146. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN BERPIKIR RASIONAL SISWA
  147. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING
  148. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM PEMBELAJARAN MATERI RANGKAIAN LISTRIK ARUS SEARAH UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA
  149. ANALISIS DAN INTERPRETASI ANOMALI MAGNETIK DI PERAIRAN MANADO SULAWESI UTARA
  150. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP FISIKA SISWA SMA
  151. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII
  152. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS SISWA SMA
  153. PEMBUATAN KERAMIK MATRIKS INERT ZrO2 YANG DISTABILKAN CaO DENGAN PENAMBAHAN Al2O3 UNTUK PENDUKUNG BAHAN BAKAR REAKTOR NUKLIR DAN KARAKTERISASINYA
  154. MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY-INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP FISIKA SISWA SMP
  155. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA-FISIKA SISWA KELAS VII PADA POKOK BAHASAN GERAK LURUS
  156. APLIKASI NEURO-FUZZY UNTUK PREDIKSI DERET WAKTU :STUDI KASUS: MAGNITUDO MAKSIMUM GEMPA BUMI PULAU JAWA
  157. INTERPRETASI NILAI RESISTIVITAS BATUAN BAWAH PERMUKAAN UNTUK MENGETAHUI KEBERADAAN LAPISAN AKUIFER DI KOTA BENGKULU DAN SEKITARNYA
  158. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMP
    SETIA BHAKTI CILAWU GARUT
  159. PENGARUH PENAMBAHAN ZRO2 TERHADAP KEKERASAN DAN KETANGGUHAN PATAH MGAL2O4 UNTUK MATRIKS INERT BAHAN BAKAR REAKTOR NUKLIR
  160. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NOVICK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA SMP
  161. RANCANG BANGUN SISTEM TELEMETRI WIRELESS DENGAN MODULASI FSK-FM UNTUK PENGUKURAN SUHU
  162. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR RANAH KOGNITIF SISWA KELAS VII
  163. PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INDUKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN FISIKA
  164. MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KETERAMPILAN PROSES BERKOMUNIKASI SISWA SMP
  165. PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS INKUIRI TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMP
  166. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING (GUIDED INQUIRY) PADA POKOK BAHASAN MOMENTUM DAN IMPULS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA
  167. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA PADA POKOK BAHASAN HUKUM NEWTON TENTANG GERAK
  168. UPAYA MENINGKATAN KEMAMPUAN APLIKASI KONSEP FISIKA SISWA KELAS XI IPA 1 PADA PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) :P enelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa Kelas XI IPA 1 di Salah Satu SMA Swasta di Kabupaten Garut tahun Ajaran 2009/2010
  169. PENERAPAN MODEL PEMBELEJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DALAM PEMEBELAJARAN FISIKA SMP
    (Suatu Studi Eksperimen Terhadap Siswa Kelas VII SMPN 12 Bandung)
  170. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DALAM PEMBELAJARAN FISIKA.
  171. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP
  172. PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENERAPAN PENDEKATAN DISCOVERY LEARNING DENGAN INTERACTIVE DEMONSTRATION PADA PEMBELAJARAN SAINS BERORIENTASI INQUIRY DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA SMA
  173. PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA RANAH PSIKOMOTORIK
  174. PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS HANDS ON ACTIVITY PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA DALAM UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DAN PRESTASI BELAJAR SISWA
  175. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS FENOMENA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA
  176. PENGARUH KETERAMPILAN BERPIKIR RASIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME
  177. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TANDUR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA
  178. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA
  179. PENGGUNAAN LKS DISCOVERY PADA KEGIATAN PRAKTIKUM DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP
  180. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) TIPE 5E UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA PEMBELAJARAN FISIKA
  181. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA
  182. EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA
  183. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDUKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA
  184. ANALISIS TINGKAT KEGIATAN GUNUNGAPI GUNTUR BERDASARKAN DATA KEGEMPAAN
  185. PENGGUNAAN HIERARKI INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEORI KINETIK GAS DI KELAS XI IPA 5 SMA NEGERI 11 BANDUNG SEMESTER II TAHUN AJARAN 2009/2010
  186. PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA
  187. UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMPN 1 MARGAASIH KABUPATEN BANDUNG MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES IPA
  188. PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED INSTRUCTION) DALAM UPAYA MENINGKATKAN
    PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA SMA
  189. PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SMA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS OBSERVASI GEJALA FISIS
  190. PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KONFLIK KOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA
  191. PENGGUNAAN MEDIA SIMULASI VIRTUAL DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) PADA PROSES PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA
  192. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS FENOMENA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS
  193. INTERPRETASI REKAMAN SEISMIK REFLEKSI SINGLE CHANNEL HASIL PENELITIAN DI PERAIRAN SELAT MALAKA
  194. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MODIFIED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN AKADEMIK DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA SMA
  195. PENGARUH PERLAKUAN PANAS TERHADAP KARAKTERISTIK LISTRIK LAPISAN TIPIS Fe2O3 YANG DIBUAT DENGAN METODE SOL GEL PADA SUBSTRAT KACA
  196. INTERPRETASI PROFIL RESISTIVITAS BAWAH PERMUKAAN UNTUK MENYELIDIKI LONGSORAN TANAH DI DAERAH PASIR MUNJUL KECAMATAN SUKATANI KABUPATEN PURWAKARTA MENGGUNAKAN METODE TAHANAN JENIS KONFIGURASI WENNER
  197. UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN FISIKA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) DENGAN MENGGUNAKAN MULTIMEDIA
  198. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMA
  199. KARAKTERISASI SIFAT LISTRIK FOTODIODA BERBAHAN DASAR LiTaO¬3¬ YANG DITUMBUHKAN DENGAN METODE SOL-GEL SPIN-COATING
  200. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL)
  201. PENERAPAN VIDEO-BASED LABORATORY PADA MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA SMP
  202. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN
    MASALAH (PROBLEM BASED INSTRUCTION) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN MENGETAHUI MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA
  203. ). Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 7E dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Adaptif Siswa SMP.
  204. PENGARUH SUHU TEMPERING TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AISI 4340
  205. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA
  206. ANALISIS KEMAMPUAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS IV SD MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI MEMBUAT KARYA/MODEL UNTUK MENUNJUKKAN PERUBAHAN ENERGI GERAK AKIBAT PENGARUH UDARA
  207. Efektivitas Strategi Problem Solving Menggunakan Metode Cognitive Apprenticeship dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa SMP
  208. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LATIHAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA
  209. ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI DASAR (PTD)
  210. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY DAN MODIFIED INQUIRY PADA PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X SMA
  211. PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TWO STAY TWO STRAY (TSTS) BERBASIS PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA SMA KELAS X
  212. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INVESTIGASI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN MENGETAHUI PROFIL AKTIVITAS LISAN SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN FISIKA
  213. PENGEMBANGAN SINTAKS MODEL PEMBELAJARAN FISIKA SUB POKOK BAHASAN SUHU DAN KALOR UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMA
  214. PENERAPAN PEMBELAJARAN KONFLIK KOGNITIF
    PADA PEMBELAJARAN FISIKA POKOK BAHASAN SUHU DAN KALOR
    UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMA
  215. KAJIAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD
  216. Efektivitas Model Pembelajaran Multimedia Interaktif (MMI) Tutorial Gerak Lurus dalam Meningkatkan Keterampilan Generik Sains dan Hasil Belajar Kognitif
    PROFIL AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP DALAM PEMBELAJARAN IPA FISIKA SETELAH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD
  217. UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X MA NURUL HUDA KABUPATEN GRESIK PADA MATERI KALOR MELALUI PENERAPAN METODE EKSPERIMEN
  218. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBASIS KECERDASAN MAJEMUK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPBA DAN AKTIVITAS SISWA SMP
  219. UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA PADA MATERI
    POKOK CAHAYA DENGAN MENGGUNAKAN
    PENDEKATAN KONTEKSTUAL
    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS-GAMES-TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA
  220. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA
  221. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Prestasi Belajar Fisika Siswa SMA
  222. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF
    MELALUI DRAMATISASI CERITA RAKYAT
  223. UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD
    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI MADRASAH TSANAWIYAH
  224. PENERAPAN METODE INTERACTIVE DEMONSTRATION UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA SMA
  225. UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
  226. PENERAPAN VIDEO BASED LABORATORY
    DALAM MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING
    PADA MATERI GETARAN DAN GELOMBANG
    UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN
    KEMAMPUAN ICT SISWA SMP
  227. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN BERPIKIR RASIONAL SISWA
  228. EFEKTIFITAS PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA
  229. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA RANAH KOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SMA
  230. UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA TENTANG KONSEP CAHAYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI METODE PICTORIAL RIDDLE
  231. UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA KONSEP CAHAYA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DENGAN MENGGUNAKAN SIMULASI KOMPUTER
  232. UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA POKOK BAHASAN PESAWAT SEDERHANA
  233. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
  234. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FISIKA
    BERBASIS OBSERVASI GEJALA FISIS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA SMA
  235. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF
    TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
  236. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS KONSEP DALAM PELAJARAN FISIKA SMP UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN ORAL ACTIVITIES SISWA
  237. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR
  238. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA SMA
  239. IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMP
  240. UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD)
  241. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MASALAH DENGAN PENDEKATAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA
  242. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA PEMBELAJARAN RANGKAIAN LISTRIK ARUS SEARAH
  243. PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA
  244. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS FENOMENA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA
  245. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENGETAHUI PROFIL MOTIVASI BELAJAR DAN MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP KELAS VII
  246. PENGARUH WAKTU PEMBAKARAN TERHADAP KARAKTERISTIK FILM TIPIS FE2O3 PADA SUBSTRAT KACA YANG DIBUAT DENGAN METODE SOL-GEL
  247. UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH
    DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN
    MASALAH
  248. PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP DAN PROFIL AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SMA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF
  249. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME TIPE NOVICK UNTUK MEMINIMALISASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATA PELAJARAN FISIKA
  250. EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN USAHA DAN ENERGI
  251. PENGARUH MOLARITAS LARUTAN EOSIN Y TERHADAP EFISIENSI SEL SURYA STRUKTUR DSSC (DYE-SENSITIZED SOLAR CELL)
  252. MENGATASI KESULITAN SISWA DALAM MEMPELAJARI MATERI PESAWAT SEDERHANA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW DI KELAS 8 A SMPN 1 RENGASDENGKLOK-KARAWANG
  253. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NOVICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
  254. IDENTIFIKASI SESAR DAERAH SEMBURAN GAS
    DI KABUPATEN SERANG/BANTEN, BERDASARKAN DATA MAGNETIK MENGGUNAKAN FILTER TILT ANGLE DERIVATIVE
  255. IDENTIFIKASI KEBERADAAN SESAR DI DAERAH VULKANIK GUNUNG DIENG BERDASARKAN DATA ANOMALI MAGNETIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE INVERSE MODELING
  256. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (COOPERATIVE LEARNING) TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS
  257. ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI DASAR (PTD)
  258. PENERAPAN SELF ASSESSMENT DALAM MENGUNGKAP PENGUASAAN KONSEP SISWA SMP PADA MATERI IPBA
  259. PENGARUH PENAMBAHAN MAGNESIA (MgO) TERHADAP KEKUATAN MEKANIK REFRAKTORI FORSTERIT (2MgO.SiO2) DARI LIMBAH SLAG FERRO-NIKEL
  260. PENERAPAN METODE DEMONSTRASI SEBAGAI UPAYA MENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI KELAS 9 SMP NEGERI 1 PEDES KABUPATEN KARAWANG
  261. PENERAPAN STRATEGI PAKEM DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA
  262. UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
  263. UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI KELAS VIII E SMPN 1 TELUKJAMBE BARAT KARAWANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
  264. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR INDUKTIF EMPIRIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA SMP
  265. PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS KECERDASAN MAJEMUK UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP IPBA SISWA SMP
  266. ANALISIS KAITAN BADAI GEOMAGNET DENGAN BADAI IONOSFER SEBAGAI DAMPAK KEJADIAN LONTARAN MASSA KORONA MATAHARI (OKTOBER – NOVEMBER 2003)
  267. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA SISWA SMP
  268. ANALISIS PENINGKATAN HASIL BELAJAR RANAH KOGNITIF DIKAITKAN DENGAN GAYA BELAJAR SISWA SETELAH DITERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING
  269. PENGGUNAAN MEDIA OPEN SOURCE PHYSICS (OSP)-TRACKER PADA KEGIATAN PEMANTAPAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP
  270. UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENTS TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA SISWA KELAS VIII MTs. AL-HUSNA KABUPATEN BEKASI TAHUN PELAJARAN 2010/2011.
  271. PENERAPAN DEMONSTRASI INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN SAINS BERORIENTASI INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA RANAH KOGNITIF
  272. PENERAPAN METODE EKSPERIMEN PADA PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA MTs (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas VIII Al-Basyariyah Kedokanbunder Wetan Kedokanbunder Kabupaten Indramayu Tahun Pelajaran 2010/2011)
  273. PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN GENERATIF BERBASIS KECERDASAN MAJEMUK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPBA SISWA SMP
  274. PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION TERHADAP PENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP
  275. KETERKAITAN GELOMBANG KEJUT DENGAN CME, FLARE DAN GANGGUAN GEOMAGNET PADA AWAL SIKLUS MATAHARI KE-24
  276. KETERKAITAN ANTARA SEMBURAN RADIO MATAHARI TIPE II, CME DAN FLARE DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KINEMATIS
  277. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPA (FISIKA) DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA POKOK BAHASAN GETARAN DAN GELOMBANG: Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa VIII H di salah satu SMP di Karawang
  278. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA
  279. UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD
  280. PENGEMBANGAN SINTAKS MODEL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS INKUIRI PADA KONSEP KINEMATIKA GERAK LURUS DALAM MELATIHKAN KEMAMPUAN ILMIAH SISWA SMP
  281. EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN STRATEGI SCIENCE REFLECTIVE JOURNAL WRITING DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA SMP (Di Bawah Payung Hibah Penelitian Jurusan )
  282. MODEL PEMBELAJARAN FISIKA KONSEP KAPASITOR KEPING SEJAJAR BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN MENGETAHUI PROFIL SCIENTIFIC ABILITY SISWA
  283. PENERAPAN MODEL LATIHAN INKUIRI (MLI) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA SMA
  284. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DENGAN PENDEKATAN GUIDED DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA SMA KELAS X
  285. STUDI DESKRIPTIF PENGEMBANGAN SINTAKS MODEL PEMBELAJARAN LISTRIK DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS X
  286. PENGEMBANGAN SINTAKS MODEL PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF, DAN MENYENANGKAN (PAKEM) DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SMP
  287. SISTEM PENGUKURAN RADIASI GAMMA DENGAN MENGGUNAKAN DETEKTOR GEIGER MULLER BERBASIS MIKROKONTROLER
  288. STUDI EKSPEKTASI DAN PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING
  289. PENERAPAN MODEL INKUIRI LABORATORIUM TERBIMBING PADA PEMBELAJARAN FISIKA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWA SMP
  290. IMPLEMENTASI MODEL CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCEDURES (CUPs) DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP FISIKA SISWA
  291. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR RANAH KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN FISIKA
  292. PENGARUH PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY
  293. PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA
  294. ANALISIS PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN SAINS BERORIENTASI INQUIRY
  295. DESAIN SINTAKS MODEL PEMBELAJARAN FISIKA SUB POKOK BAHASAN PERUBAHAN SUHU DAN WUJUD ZAT BERBASIS INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMA
  296. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF  TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWAPENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN
    PROBLEM BASED INSTRUCTION DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA
  297. IMPLEMENTASI PENDEKATAN INTERACTIVE DEMONSTRATION PADA PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA
  298. ANALISIS KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI DASAR
  299. PROFIL PENGEMBANGAN SINTAKS MODEL PEMBELAJARAN FISIKA SUB-POKOK BAHASAN PEMUAIAN ZAT TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SISWA
  300. EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA SIMULASI VIRTUAL PADA PEMBELAJARAN KONSEPTUAL INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA DAN MEMINIMALKAN MISKONSEPSI SISWA
  301. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI GETARAN DAN GELOMBANG UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA
  302. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA DI SMA
  303. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SIMULASI VIRTUAL DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA KELAS XI DI BANDUNG
  304. PENGGUNAAN MEDIA SIMULASI VIRTUAL PADA PEMBELAJARAN KONSEPTUAL INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA DAN MEMINIMALKAN KUANTITAS MISKONSEPSI SISWA SMA KELAS X
  305. UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBER HEADS TOGETHER)
  306. PENERAPAN MODEL LATIHAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA
  307. PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA POKOK BAHASAN PEMBIASAN CAHAYA
  308. PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE 5E DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS
    SISWA SMA PADA PEMBELAJARAN FISIKA
  309. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP FISIKA SISWA SMA KELAS X
  310. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MODIFIED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA
  311. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TANDUR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI SISWA SMA PADA PEMBELAJARAN FISIKA
  312. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI SISWA SMP
  313. PENGARUH MOLARITAS Ga2O3 DAN LAJU ALIRAN GAS N2 TERHADAP KARAKTERISTIK FISIS FILM TIPIS GaN YANG DITUMBUHKAN DENGAN METODE SOL-GEL MENGGUNAKAN TEKNIK SPIN-COATING
  314. MEMPERBAIKI KESALAHAN STRATEGI BELAJAR SISWA KELAS VII SMP DI BANDUNG DALAM MEMPELAJARI KONSEP FISIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI
  315. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN TEKNIK THINK PAIR SHARE DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES BERKOMUNIKASI SISWA
  316. INTERPRETASI NILAI RESISTIVITAS LAPISAN BATUAN UNTUK MENGETAHUI POTENSI LIKUIFAKSI DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA
  317. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBI TERHADAP KEMAMPUAN ANALISIS SISWA DALAM POKOK BAHASAN GERAK MELINGKAR BERATURAN
  318. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP FLUIDA STATIS
  319. PREDIKSI FREKUENSI MAKSIMUM LAPISAN E SPORADIS MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN BERBASIS METODE BACKPROPAGATION
  320. UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERTANYA MELALUI PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS PENDEKATAN CTL DENGAN MENEKANKAN KONTRUKTIVISME DAN QUESTIONING
  321. PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI MODEL ALBERTA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP
  322. Penerapan model pembelajaran berpikir induktif untuk meningkatkan kecakapan akademik siswa SMP dalam pembelajaran fisika
  323. PENERAPAN ASSESMEN BERBASIS DIMENSI PENGETAHUAN DAN DIMENSI PROSES BERPIKIR MELALUI MODEL INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN IPA-FISIKA PADA SISWA SMP KELAS VII
  324. MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA
  325. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
  326. PENERAPAN METODE INVITATION INTO INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA
  327. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP
  328. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBNG TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP
  329. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE TIPE KARPLUS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA KONSEP HUKUM NEWTON TENTANG GERAK
  330. MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA
  331. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS
  332. UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI METODE EKSPERIMEN
  333. PENGARUH TEMPERATUR ANNEALING TERHADAP STRUKTUR DAN SIFAT OPTIK FILM TIPIS ZnO YANG DIBUAT DENGAN
    TEKNIK SCREEN PRINTING
  334. KARAKTERISTIK KESTABILAN SIFAT LISTRIK KERAMIK CuFe2O4 DENGAN PENAMBAHAN Al2O3 UNTUK TERMISTOR NTC
  335. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COLLABORATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP SETIA BHAKTI CILAWU GARUT: Penelitian terhadap siswa SMP Setia Bhakti Cilawu Kabupaten Garut Tahun pelajaran 2008/2009
  336. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR
  337. Penerapan Model Learning Cycle Terhadap Penguasaan Konsep Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis :Hukum Ohm dan Hambatan
  338. RANCANG BANGUN ALAT UKUR KONSENTRASI LPG BERBASIS MIKROKONTROLER
  339. SISTEM KONTROL TEMPERATUR AIR PADA PROSES PEMBUDIDAYAAN IKAN BERBASIS MIKROKONTROLER
  340. UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI MODEL QUANTUM TEACHING
  341. PEMETAAN MIKROZONASI GEMPABUMI DI DAERAH JEPARA JAWA TENGAH DENGAN METODA HVSR
  342. ANALISIS PROFIL KURIKULUM ILMU PENGETAHUAN BUMI DAN ANTARIKSA PADA JENJANG SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
  343. PENGARUH SUHU REDUKSI TERHADAP KARAKTERISTIK KERAMIK CSZ-NI UNTUK APLIKASI ANODE SOFC
  344. PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN FISIKA PADA POKOK BAHASAN TEORI KINETIK GAS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA
  345. STUDI PENGARUH INTENSITAS MATAHARI DAN MASSA SAMPAH TERHADAP KADAR GAS CO, CO2, DAN O2 YANG DITIMBULKAN OLEH SAMPAH
  346. PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS X SMA
  347. PENERAPAN VIDEO BASED LABORATORY PADA MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MTS KELAS VIII PADA TOPIK GETARAN DAN GELOMBANG
  348. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LATIHAN INKURI UNTUK MENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA POKOK BAHASAN LISTRIK DINAMIS
  349. IDENTIFIKASI MEDIUM BAWAH PERMUKAAN GUNUNG SINABUNG BERDASARKAN NILAI Q-FACTOR
  350. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN SELF-MONITORING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN FISIKA
  351. PENGARUH KONSENTRASI CaO TERHADAP KARAKTERISTIK LISTRIK KERAMIK CSZ YANG DIBUAT DARI ZIRKON LOKAL
  352. PERBANDINGAN MODEL BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF DENGAN MODEL KONVENSIONAL PADA PEMBELAJARAN TERMODINAMIKA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS SISWA SMA
  353. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MELALUI PENDEKATAN SCAFFOLDING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA
  354. SISTEM ALAT PENDETEKSI FREKUENSI PUTARAN UNTUK MENENTUKAN MOMEN INERSIA KATROL BERBASIS MIKROKONTROLER
  355. RANCANG BANGUN ALAT SPUTTERING DC
  356. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA
  357. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA
  358. MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS FENOMENA DENGAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PEMBIASAN CAHAYA SISWA SMP
  359. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA PADA POKOK BAHASAN SUHU DAN KALOR
  360. PERHITUNGAN ARUS TEROBOSAN PADA SAMBUNGAN P-N ARMCHAIR GRAPHENE NANORIBBON DENGAN MENGGUNAKAN METODE MATRIKS TRANSFER
  361. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI DAN PENGUASAAN KONSEP FISIKA
  362. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR RANAH KOGNITIF SISWA SMA
  363. Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika melalui Interctive Demonstration Method pada Siswa Kelas VIII B di SMP Negeri 2 Karawang Barat
  364. Analisis Pengaruh Perubahan Parameter Magnetik Anak Timbangan Stainless Steel terhadap Hasil Kalibrasi Menggunakan Mass Comparator Mettler Toledo AT 1006
  365. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARIAS
    UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
    PADA TOPIK LISTRIK DINAMIS
  366. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA
  367. PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN THINKING ALOUD PAUR PROBLEM SOLVING (TAPPS) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA KONSEP GERAK MELINGKAR BERATURAN
  368. ANALISIS PENAMPANG GROUND PENETRATING RADAR (GPR) UNTUK MENGIDENTIFIKASI ENDAPAN GEOLOGI KUARTER DI KAWASAN ANCOL, JAKARTA UTARA
  369. KARAKTERISTIK SUDDEN STORMS COMMENCEMENT (SSC) DAN SUDDEN IMPULSE (SI) DI STASIUN PENGAMAT DIRGANTARA BIAK PADA SIKLUS AKTIVITAS MATAHARI KE-23 (1996-2006)
  370. EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN CTL MELALUI MEDIA VIDEO BASED LABORATORY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MENGETAHUI PROFIL MOTIVASI SISWA
  371. PENERAPAN VBL (VIDEO-BASED LABORATORY)
    DALAM MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
    UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA
  372. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
    UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS
    SISWA SMP KELAS VII PADA PEMBELAJARAN FISIKA
  373. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATA PELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA SMA
  374. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NOVICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
  375. MENGATASI KESULITAN SISWA
    DALAM MEMPELAJARI MATERI PESAWAT SEDERHANA
    MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW
    DI KELAS 8 A SMPN 1 RENGASDENGKLOK-KARAWANG
  376. PENGARUH MOLARITAS LARUTAN EOSIN Y TERHADAP EFISIENSI SEL SURYA STRUKTUR DSSC (DYE-SENSITIZED SOLAR CELL)
  377. PENGARUH PENAMBAHAN (Zr,Ca)O2 TERHADAP RAPAT MASSA,
    KEKERASAN DAN KETANGGUHAN PATAH KERAMIK (MgO-MgAl2O4)
    DARI SERBUK HASIL PROSES SOL-GEL SEBAGAI BAHAN BAKAR
    MATRIKS INERT UNTUK REAKTOR NUKLIR
  378. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN ALAT OPTIK
  379. MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA DI SMP
  380. UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA MATA PELAJARAN FISIKA KELAS VIII B SMP MIFTAHUL IMAN CIDADAP BANDUNG TAHUN PELAJARAN 2009/2010
  381. UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA MELALUI
    METODE EKSPERIMEN PADA POKOK BAHASAN KALOR KELAS X
    MADRASAH ALIYAH MATHLABUL HUDA KORONCONG
    PANDEGLANG BANTEN
  382. KARAKTERISASI KERAMIK MgAl2O4 UNTUK MATRIKS BAHAN BAKAR NUKLIR MATRIKS INERT (IMF) DIBUAT DARI SERBUK HASIL SOL GEL DENGAN VARIASI SUHU SINTER
  383. METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS 2D DAN ANALISIS GEOKIMIA UNTUK MENGETAHUI ALIRAN LINDI
    DI TPA BABAKAN CIPARAY
  384. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA DENGAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING ( CTL )
  385. UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI IPA
    DI MA YLPI TEGALLEGA SUKABUMI MELALUI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL
  386. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB POKOK BAHASAN PEMANTULAN CAHAYA
  387. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE PENYELIDIKAN KELOMPOK POKOK BAHASAN KALOR PADA SISWA KELAS VII.C SMP NEGERI 12
    BANDUNG TAHUN PELAJARAN 2009/2010.
  388. MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMA KELAS XI DALAM PEBELAJARAN FISIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
  389. UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS IX B SMP NEGERI 1 PARONGPONG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT
  390. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN
    INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN
    HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA
  391. UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
  392. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA
  393. IMPLEMENTASI MODEL PEROLEHAN KONSEP UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA SMP
  394. PENGARUH PENGGUNAAN BUTIR SOAL DALAM FORMAT ANIMASI TERHADAP HASIL TES PEMAHAMAN KONSEP CAHAYA DAN KUANTITAS MISKONSEPSI SISWA
  395. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA
  396. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP PADA ASPEK BERKOMUNIKASI
  397. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDUKTIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA
  398. UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE STUDENTS TEAM ACHIEVEMENT DIVISION DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ALTERNATIF
  399. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PADA SISWA SMP.


Mudah – mudahan judul skripsi diatas bisa dijadikan referensi awal untuk menyusun tugas akhir maupun skripsi sahabat mahasiswa sekalian.


Kami mengucapkan terima kasih banyak telah sempat mengunjungi blog kami yaitu situs download skripsi gratis, tidak tepat jika sahabat mahasiswa sekalian sempat dan senantiasa meninggalkan komentar pada form komentar di bawah untuk mengeluarkan pendapatnya tentang article skripsi jurusan pendidikan ilmu fisika.

DOWNLOAD SKRIPSI GRATIS VERSI MEGASKRIPSI.COM


KAMI MENAWARKAN PAKET MEGA SKRIPSI DENGAN HARGA PALING MURAH DI BANDINGKAN

WEBSITE DOWNLOAD SKRIPSI GRATIS LAIN NYA.

Apakah Anda :

Bingung Nyari Judul Skripsi ?
Sedang mencari bahan skripsi yang Lengkap ?
Sekaligus ingin mendapatkan Uang tambahan ?

Jika salah satu jawaban pertanyaan diatas adalah YA, teruskan membaca karena Anda akan mendapatkan informasi yang Mengejutkan

Sahabat mahasiswa seluruh Indonesia..

Anda tahu, berdasarkan pengalaman saya pada waktu dulu menyusun skripsi, hal yang menyebabkan skripsi tidak kunjung selesai adalah kurangnya bahan referensi. untuk mencari referensi biasanya Anda mengunjungi perpustakaan.
Dan ini masalah terbesarnya. Di Perpustakaan Anda tidak bisa meminjam dalam jumlah yang banyak dan dalam waktu lama. belum lagi Anda harus mengetik ulang. Makan waktu lagi kan? apa lagi kalau Anda seperti saya, ngetiknya 11 jari .
Oke, mungkin Anda bisa cari bahan di internet. sayangnya, walaupun gratis, terkadang bahan yang kita dapat di internet kurang lengkap. judulnya terkadang kurang sesuai.
Pilihan lain, Anda merogoh kocek untuk membeli skripsi dengan harga Rp.50.000 – Rp.200.000 per judul. duit segitu untuk satu judul skripsi saya rasa lumayan berat buat mahasiswa. Dan jangan salahkan saya bila setelah beli ternyata isinya tidak sekomplit yang Anda harapkan.
Nah, berita baiknya adalah selama 2 tahun ini saya mengumpulkan download skripsi / tugas akhir dari berbagai sumber. Dari internet, dari kampus saya, meminta ke teman, maupun dengan membelinya. saya keluarkan banyak uang dan waktu. Selanjutnya saya mengemas sekitar 1.300 Skripsi full content tersebut sehingga tercipta

Download Kumpulan Download Skripsi Gratis
Download Skripsi Gratis

Paket Mega Download Skripsi ini berisi 1.300 Skripsi update terbaru, Lengkap mencakup semua Jurusan, yaitu :

Skripsi Lengkap Administrasi Negara
Skripsi Lengkap Administrasi Niaga
Skripsi Lengkap Akuntansi
Skripsi Lengkap Bahasa Inggris
Skripsi Lengkap Ekonomi
Skripsi Lengkap Ekonomi Manajemen
Skripsi Lengkap Ekonomi Pembangunan
Skripsi Lengkap Hukum Pidana
Skripsi Lengkap Hukum Perdata
Skripsi Lengkap Hukum Tata Negara
Skripsi Lengkap Ilmu Hukum
Skripsi Lengkap Ilmu Komunikasi
Skripsi Lengkap Kedokteran
Skripsi Lengkap Keperawatan
Skripsi Lengkap Kesehatan Masyarakat
Skripsi Lengkap Komputer
Skripsi Lengkap Manajemen
Skripsi Lengkap Manajemen Keuangan
Skripsi Lengkap Informatika
Skripsi Lengkap Perbankan & Syariah
Skripsi Lengkap Manajemen SDM
Skripsi Lengkap Matematika
Skripsi Lengkap Pendidikan Bahasa Inggris
Skripsi Lengkap Pendidikan Bahasa Indonesia
Skripsi Lengkap Pendidikan Biologi
Skripsi Lengkap Pendidikan Ekonomi
Skripsi Lengkap Pendidikan Fisika
Skripsi Lengkap Pendidikan Kimia
Skripsi Lengkap Pendidikan Matematika
Skripsi Lengkap Pendidikan Teknik Elektro
Skripsi Lengkap Sosiologi
Skripsi Lengkap Perhotelan
Skripsi Lengkap Teknik Telekomunikasi
Skripsi Lengkap PPKN
Skripsi Lengkap Teknik Sipil
Skripsi Lengkap Teknik Mesin
Skripsi Lengkap Teknik Industri
Skripsi Lengkap Psikologi, dll

Skripsi diatas lengkap mulai dari Cover, BAB I s.d BAB VI, dan saya yakin sangat Anda butuhkan. Salah satu yang memperlambat kita dalam menyusun skripsi adalah kurangnya referensi. Dengan memiliki paket Mega Download Skripsi ini :

sementara )

download skripsi

GARANSI PENGGANTIAN PAKET

Semua DVD yang kami jual telah di test beberapa kali untuk menjamin dalam kondisi baik. tetapi jika DVD rusak/error, kami memberikan jaminan Penggantian DVD baru. Kami akan kirim kembali DVD yang baru ke alamat Anda tanpa tambahan biaya.
Intinya posisi Anda adalah tanpa risiko. (sekedar informasi, kejadian error DVD sampai saat ini belum pernah terjadi )
Saya sama sekali tidak ingin memberikan kesan kasar dan terlalu memaksa Anda, tapi tetap harus saya katakan ini pada Anda :

“Apa lagi yang Anda tunggu, kesempatan terbaik tidak akan bertahan lama.”

OK Ogi Sugiono,
Beri Saya Paket “Mega Skripsi” Anda beserta semua bonus-bonusnya.


PESAN SEKARANG JUGA

NB 1 : Saya mendapatkan order 10 – 20 paket per hari dan semakin bertambah setiap harinya. Karena itu segeralah pesan sekarang karena harga bisa berubah sewaktu waktu.
NB 2 : Khusus jurusan informatika, sebagian skripsi dilengkapi dengan source code (program)
NB 3 : Ada bonus tambahan lagi jika Anda memesan sekarang. Silakan klik di sini untuk melihat bonus tambahannya.

Skripsi Pendidikan Geografi Gratis | Kumpulan Contoh Judul Skripsi Pendidikan Geografi


Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang lokasi serta persamaan dan perbedaan (variasi) keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi. Kata geografi berasal dari Bahasa Yunani yaitu gêo (“Bumi”) dan graphein (“menulis”, atau “menjelaskan”).
Geografi juga merupakan nama judul buku bersejarah pada subjek ini, yang terkenal adalah Geographia tulisan Klaudios Ptolemaios (abad kedua).
Geografi lebih dari sekedar kartografi, studi tentang peta. Geografi tidak hanya menjawab apa dan dimana di atas muka bumi, tapi juga mengapa di situ dan tidak di tempat lainnya, kadang diartikan dengan “lokasi pada ruang.” Geografi mempelajari hal ini, baik yang disebabkan oleh alam atau manusia. Juga mempelajari akibat yang disebabkan dari perbedaan yang terjadi itu.
  • Konsep Lokasi
Konsep lokasi adalah konsep utama yang akan digunakan untuk mengetahui fenomena geosfer. Konsep lokasi dibagi atas:
    1. Lokasi absolut : lokasi menurut letak lintang dan bujur bersifat tetap. Contoh : Indonesia terletak di antara 6°LU-11°LS dan di antara 95°BT-141°BT.
    2. Lokasi relatif : lokasi yang tergantung pengaruh daerah sekitarnya dan sifatnya berubah. Contoh: Indonesia terletak antara Benua Asia dan Australia.
  • Konsep Jarak
Dalam kehidupan sosial ekonomi, jarak memiliki arti penting. Dalam geografi jarak dapat diukur dengan dua cara, yaitu jarak geometrik dinyatakan dalam satuan panjang kilometer dan jarak waktu yang diukur dengan satuan waktu (jarak tempuh).
  • Konsep Keterjangkauan
Sulit atau mudahnya suatu lokasi untuk dapat dijangkau dipengaruhi oleh lokasi, jarak dan kondisi tempat. Contoh: Surabaya–Jakarta bisa ditempuh dengan bus atau pesawat.
  • Konsep Pola
Pola merupakan tatanan geometris yang beraturan. Contoh, penerapan konsep pola adalah pola permukiman penduduk yang memanjang mengikuti jalan raya atau sungai.
  • Konsep Geomorfologi
Geomorfologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk permukaan bumi. Ilmu geografi tidak terlepas dari bentuk-bentuk permukaan bumi, seperti pegunungan, perbukitan, lembah dan dataran. Hal inilah yang menyebabkan permukaan bumi merupakan objek studi geografi.
  • Konsep Aglomerasi
Aglomerasi merupakan kecenderungan pengelompokan suatu gejala yang terkait dengan aktivitas manusia. Misalnya pengelompokan kawasan industri, pusat perdagangan dan daerah pemukiman.
  • Konsep Nilai Kegunaan
Manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang. Nilai kegunaan pun bersifat relatif. Misalnya pantai mempunyai nilai kegunaan yang tinggi sebagai tempat rekreasi bagi warga kota yang selalu hidup dalam keramaian, kebisingan dan kesibukan.
  • Konsep Interaksi Interdependensi
Interaksi merupakan terjadinya hubungan yang saling mempengaruhi antara suatu gejala dengan gejala lainnya. Contohnya adalah perbedaan kondisi antara daerah pedesaan dan perkotaan yang kemudian dapat menimbulkan suatu kegiatan interaksi seperti halnya penyaluran kebutuhan pangan, arus urbanisasi maupun alih teknologi.
  • Konsep Diferensiasi Area
Fenomena yang berbeda antara tempat yang satu dengan yang lain. Contoh: Areal pedesaan khas dan corak persawahan.
  • Konsep Keterkaitan Keruangan
Keterkaitan antara suatu fenomena dengan fenomena lainnya merupakan suatu keterkaitan keruangan. Misalnya hubungan antara kemiringan lereng di suatu wilayah dengan ketebalan lapisan tanah serta hubungan antara daerah kapur dengan kesulitan air.
Ada 4 prinsip utama dalam menganalisis gejala geosfer.
  • Prinsip persebaran, artinya persebaran bentang alam di permukaan bumi tidak merata sehingga setiap wilayah akan berbeda dengan wilayah lain. Contohnya persebaran jumlah transmigran di Indonesia tidak merata, ada suatu wilayah yang jumlahnya besar dibandingkan dengan yang lain sesuai dengan luas wilayahnya.
  • Prinsip interelasi, artinya fenomena geosfer yang satu mempunyai hubungan dengan fenomena geosfer yang lain, gejala yang satu berkaitan dengan gejala yang lain. Contohnya sebagian besar penduduk desa bermata pencaharian sebagai petani karena masih tersedianya lahan untuk digarap.
  • Prinsip deskripsi, artinya untuk menggambarkan fenomena geosfer memerlukan deskripsi, melalui tulisan, tabel, gambar atau grafik. Contohnya peta persebaran lempeng tektonik di dunia.
  • Prinsip korologi, artinya dengan menganalisis suatu wilayah berdasarkan ketiga prinsip sebelumnya maka suatu wilayah akan mempunyai karakteristik tertentu. Prinsip ini merupakan simbol dari geografi modern. Contohnya suhu udara di perkotaan lebih tinggi daripada di pedesaan. Hal ini disebabkan salah satunya karena banyaknya sinar matahari yang dipantulkan oleh bangunan-bangunan yang ada di perkotaan.
Di bawah ini adalah referensi judul skripsi yang kami ambil dari seluruh universitas di indonesia, jika sahabat mahasiswa membutuhkan file lengkap skripsi pendidikan geografi ataupun jurusan pendidikan geografi bisa memesan paket mega skripsi yang berisi 1300 skripsi semua jurusan hanya dengan mengeluarkan uang saku sebesar Rp.150.000,- saja. Bagi skripsi informatika dan ilmu komputer sebagian telah dilengkapi program+sourcecode lengkap. silahkan pesan Di sini >> Order Mega Skripsi

Kami juga menawarkan paket mega source code lengkap, yaitu kumpulan program, sourcecode, aplikasi Visual Basic (VB), PHP yang berisi lebih dari 160 program+sourcecode lengkap didalamnya, kami mengemasnya di dalam 3 DVD dengan total file 12 giga. Jika sahabat mahasiswa tertarik silahkan memesan di sini >> Order Mega Source code

Kumpulan Judul Skripsi Pendidikan Geografi
  1. PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN TATA RUANG DAN FUNGSI IBU KOTA KABUPATEN GARUT
  2. PERBANDINGAN PENGGUNAAN MEDIA BAGAN DAN MEDIA PETA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI DASAR : Studi komparatif terhadap siswa kelas VIII SMP Pasundan 3 Bandung pada materi Benua dan Samudra
  3. KEBUTUHAN DAN PEMENUHAN AIR BERSIH BAGI RUMAH TANGGA DI KECAMATAN CIMAHI UTARA KOTA CIMAHI
  4. EKSISTENSI INDUSTRI BAWANG MERAH GORENG TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI BAWANG MERAH DI DESA SUKAMULYA DAN DESA GARAWANGI KECAMATAN GARAWANGI KABUPATEN KUNINGAN
  5. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN HUTAN RAKYAT DI DESA SERI TANJUNG KECAMATAN SEMENDE DARAT TENGAH KABUPATEN MUARA ENIM
  6. PERSEBARAN DAN KEBUTUHAN SARANA PRASARANA DI KABUPATEN BANDUNG BARAT : Studi berdasarkan data sekunder di Kecamatan Cikalong Wetan, Kecamatan Cipatat dan Kecamatan Cisarua
  7. Produktivitas Lahan Sawah Dalam Pemenuhan Kebutuhan Beras Penduduk Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang
  8. KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI TEMBAKAU DI KECAMATAN BANTARUJEG KABUPATEN MAJALENGKA
  9. KARAKTERISTIK MASYARAKAT PEMETIK TEH DI PTPN VIII CIATER KABUPATEN SUBANG
  10. PREDIKSI EROSI PERMUKAAN DAN ARAHAN KONSERVASI LAHAN DI SUB DAERAH ALIRAN CI KARO DAERAH ALIRAN CI TARUM
  11. PENGGUNAAN STRATEGI BELAJAR PQ4R (PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW) UNTUK MENINGKATKAN DAYA SERAP BELAJAR SISWA : Penelitian Tindakan Kelas Pada Mata Pelajaran Geografi di Kelas XI IPS 3 SMA Laboratorium Percontohan UPI
  12. ANALISIS POTENSI RAWA CERMAI KECAMATAN PALOH KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT
  13. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGATASI PENCEMARAN CI KAPUNDUNG DI KECAMATAN COBLONG KOTA BANDUNG
  14. KONDISI SOSIAL EKONOMI PEKERJA HOME INDUSTRY BENANG JAHIT (BINAAN KOPERASI AL-AMIN) PASCA KRISIS EKONOMI DI DESA CIGENTUR KECAMATAN PASEH KABUPATEN BANDUNG
  15. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAPHASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Geografi Siswa Kelas X
    di SMA Negeri 14 Bandung
  16. PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA DI KABUPATEN MAJALENGKA
  17. EKSISTENSI ALAT TRANSPORTASI DELMAN (KERETEK) TERHADAP KEHIDUPAN KUSIR DELMAN DI KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG
  18. PENGARUH PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X di SMAN 1 Lembang
  19. PREDIKSI TINGKAT BAHAYA EROSI PADA LAHAN PERKEBUNAN TEH YANG BELUM, SEDANG DAN TELAH MENGALAMI KONVERSI MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN JALANCAGAK KABUPATEN SUBANG
  20. KAJIAN TINGKAT BAHAYA EROSI PADA LAHAN PEKARANGAN DI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT
  21. DAMPAK USAHA PENAMBANG EMAS RAKYAT TERHADAP KONDISI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT CIHIDEUNG DESA CIPANGRAMATAN KECAMATAN CIKAJANG KABUPATEN GARUT
  22. MOBILITAS PENDUDUK KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN TASIKMALAYA
  23. STUDI TINGKAT KERAWANAN LONGSOR LAHAN DI SUB DAERAH ALIRAN CI KARO DAERAH ALIRAN CI TARUM
  24. KUALITAS LINGKUNGAN BIOFISIK DI DESA MEKARWANGI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT
  25. ANALISIS PERSEBARAN CAFÉ DI KAWASAN DAGO KOTA BANDUNG
  26. APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO (PORTOFOLIO BASED LEARNING) PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Lembang
  27. PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN MODEL ‘CORE’ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran Geografi di kelas X SMA Negeri 1 Kertasari Desa Sukapura Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung
  28. Dampak Perkembangan Budidaya Ikan Nila Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Di Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang.
  29. DAMPAK KONVERSI LAHAN PERTANIAN NANAS MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KECAMATAN JALANCAGAK KABUPATEN SUBANG
  30. PENATAAN RUANG PERMUKIMAN KAWASAN BANJIR DI KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG
  31. PENGARUH DAYA TARIK TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN DI KEBUN RAYA CIBODAS KABUPATEN CIANJUR
  32. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN MENGGUNAKAN ANALISIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN CUGENANG KABUPATEN CIANJUR
  33. HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI
    DI SMA LABORATRIUM SCHOOL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
  34. TINGKAT ADOPSI INOVASI PRIMA TANI DI KELURAHAN SETIAWARGI KECAMATAN TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA : Studi Korelasi Tingkat Adopsi Inovasi Prima Tani dengan Tingkat Produktivitas dan Pendapatan Petani
  35. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT
  36. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TWO STAY TWO STRAY (DUA TINGGAL DUA BERTAMU) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Pada Kelas X Semester 1 Mata Pelajaran Geografi Topik Teori Tektonik Lempeng di SMA Negeri 14 Bandung
  37. BUDIDAYA TANAMAN KARET RAKYAT DI DESA NANGGELENG KECAMATAN CIPEUNDEUY KABUPATEN BANDUNG BARAT
  38. ANALISIS GEOGRAFIS TERHADAP KEKRITISAN LAHAN UNTUK PERTANIAN DI SUB DAERAH ALIRAN CI KARO DAERAH ALIRAN CI TARUM
  39. PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS TEMA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI : Studi Eksperimen Pada SMA Negeri 9 Bandung
  40. Analisis Lokasi Sekolah Dasar dan Pola Penduduk Dalam Memilih Sekolah Dasar di Kelurahan Cijerah Kecamatan Bandung Kulon Kota Bandung
  41. KONDISI SOSIAL EKONOMI PENGRAJIN TAHU DI KECAMATAN SUMEDANG UTARA KABUPATEN SUMEDANG
  42. GEJALA URBAN SPRAWL KOTA BANDUNG KAITANNYA DENGAN TINGKAT SOSIAL EKONOMI PENDUDUK
    (Studi Kasus Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung)
  43. POTENSI GEOGRAFIS KECAMATAN SINGAPARNA SEBAGAI IBUKOTA KABUPATEN TASIKMALAYA
  44. POTENSI WISATA BUDAYA DI KOTA CIREBON
  45. LATAR BELAKANG SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT DALAM PENUNTASAN PROGRAM WAJAR DIKDAS 9 TAHUN DI DESA MUNDUSARI PAMANUKAN SUBANG
  46. STUDI KOMPARASI TINGKAT KESEJAHTERAAN BURUH PABRIK TEKSTIL ASAL BANDUNG DAN PENDATANG DI BANDUNG KULON
  47. DAYA TARIK PUSAT PERDAGANGAN DI SEPANJANG JALAN SILIWANGI
    KOTA CIREBON
  48. KAJIAN KEMACETAN LALU LINTAS KOTA CIMAHI
  49. PROFIL KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT PETANI DI DESA BUAHDUA KECAMATAN BUAHDUA KABUPATEN SUMEDANG
  50. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA ( Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas XI Semester 2 dengan Materi Pokok Sumber Daya Alam di SMA Angkasa Bandung )
  51. “ PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA ”
    (Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran IPS-Geografi di SMP Negeri 1 Soreang
    Kabupaten Bandung).
  52. USAHA BUDIDAYA TERNAK SAPI PERAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PENDUDUK DESA SUKAJAYA KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT
  53. HUBUNGAN ANTARA EKSISTENSI INDUSTRI EAJIT DENGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PARA PENGERAJIN DI KECAMATAN CILILIN KABUPATEN BANDUNG
  54. STUDI TENTANG PEMUSATAN USAHA SABLON DI SEPANJANG JALAN SUCI KOTA BANDUNG
  55. KONTRIBUSI KEBERADAAN FACTORY OUTLET DAN FOOD COURT TERHADAP KEMACETAN LALU LINTAS DI SEPANJANG JALAN Dr. SETIABUDHI KOTA BANDUNG
  56. PENGARUH BUDIDAYA JAMUR MERANG TERHADAP KONDISI SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT
    DI KECAMATAN BANYUSARI KABUPATEN KARAWANG
  57. MOBILITAS PENDUDUK DI KECAMATAN BUNGBULANG KABUPATEN GARUT
  58. PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS-GEOGRAFI SUB POKOK BAHASAN PETA, ATLAS DAN GLOBE
  59. ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU GEOGRAFI DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARN GEOGRAFI DI SMA KABUPATEN MAJALENGKA
  60. TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi kasus antara penduduk asli dengan penduduk pendatang di desa muara langsat kecamatan benai kabupaten kuantan singingi kota Teluk Kuantan)
  61. PENGARUH PENDEKATAN LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas XI Semester 1 dengan Materi Pokok Sumber Daya Alam di SMA Negeri 1 Kalijati)
  62. POLA PERILAKUADAPTASI MASYARAKAT DI KAWASAN INDUSTRI TEKSTIL KECAMATAN RANCAEKEK
  63. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS-GEOGRAFI
    PERKEMBANGAN INDUSTRI KERAJINAN BATIK DI DESA TRUSMI KECAMATAN PLERED KABUPATEN CIREBON
  64. PEMBELAJARAN GEOGRAFI MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas X Semester 2
    dengan Materi Pokok Hidrosfer di SMA Angkasa Bandung
  65. PERKEMBANGAN BUDIDAYA DAN PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI PETANI JAMUR TIRAM DI KECAMATAN CISARUA KABUPATEN BANDUNG BARAT
  66. POTENSI DAN KEBUTUHAN AIRTANAH BAGI PENDUDUK
    DI DAERAH PENAMBANGAN GALIAN C KECAMATAN BALEENDAH
    KABUPATEN BANDUNG
  67. RESPON MASYARAKAT TERHADAP RESIKO BENCANA LETUSAN GUNUNG API GUNTUR DI KECAMATAN TAROGONG KALER KABUPATEN GARUT
  68. EKSISTENSI KAWASAN WISATA DANAU LIDO KABUPATEN BOGOR
  69. ANALISIS INDUSTRI LOGAM DI DESA CIBATU
    KECAMATAN CISAAT KABUPATEN SUKABUMI
  70. “Perbandingan Model RTE (Rotating Trio Exchange) dan Tari Bambu
    Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Geografi”
    (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas X SMAN 7 Bandung)
  71. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN ABRASI PANTAI DI DESA BALONGAN KECAMATAN BALONGAN KABUPATEN INDRAMAYU
  72. PROSPEK PEMANFAATAN KOTORAN SAPI MENJADI BIOGAS SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF DI KECAMATAN CIGEDUG KABUPATEN GARUT
  73. ANALISIS KEMACETAN LALU LINTAS DI WILAYAH MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG
  74. FAKTOR PENDORONG DAN PENARIK SERTA KONDISI KEHIDUPAN SOSIAL PARA TRANSMIGRAN ASAL D.I YOGYAKARTA DI KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT
  75. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGURANGI RESIKO BENCANA BANJIR DI KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG
  76. MODEL PEMBELAJARAN KETERAMPILAN PROSES OBSERVASI DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN CARA BERPIKIR KRITIS (STUDI EKSPERIMEN TERHADAP SISWA KELAS X SEMESTER 2 POKOK BAHASAN HIDROSFER DI SMA NEGERI 1 LEMBANG)
  77. POTENSI PENGEMBANGAN KAWASAN AGROINDUSTRI
    DI KECAMATAN RANCABALI KABUPATEN BANDUNG
  78. PERUBAHAN KONDISI SOSIAL EKONOMI KELUARGA
    TENAGA KERJA INDONESIA (TKI) DI KECAMATAN SUSUKAN
    KABUPATEN CIREBON
  79. ANALISIS POTENSI RAWA CERMAI KECAMATAN PALOH KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT
  80. PENGARUH METODE DEMONSTRASU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA (STUDI EKSPERIMEN PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII SEMESTER 1 MTs AL-INAYAH BANDUNG)
  81. KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP SAMPAH
    DI KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG
  82. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN JAMBU BIJI MERAH DIKECAMATAN PANYINGKIRANN KABUPATEN MAJALENGKA
  83. PENGARUH PENGGUNAAN METODE QUANTUM LEARNING
    (MIND MAPPING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
    DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI
    (Perbandingan antara Teknik Peta Pikiran dan Teknik Pencatatan Rangkuman di SMA Negeri 5 Cimahi
  84. ANALISIS PERKEMBANGAN KOTA DEPOK
  85. PEMANFAATAN SIG DAN METODE GELOMBANG SEISMIK PANTUL DANGKAL UNTUK KAJIAN SESAR PERMUKAAN REGIONAL
    KARAWANG DAN SEKTARNYA SERTA HUBUNGANNYA DENGAN
    SEBARAN PERMUKIMAN
  86. STUDI TENTANG PEMUKIMAN KUMUH
    DI KECAMATAN BOJONGLOA KIDUL KOTA BANDUNG
  87. PENERAPAN METODE PENUGASAN PETA KONSEP
    TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
    (Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Geografi Di SMA Negeri 2 Majalengka)
  88. RESPON WISATAWAN DOMESTIK TERHADAP PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI TELUK PENYU KABUPATEN CILACAP
  89. KONDISI AIRTANAH DANGKAL YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT
    DI KECAMATAN DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG
    SEBAGAI WILAYAH INDUSTRI
  90. KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT
    DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPABUMI
    DI KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG
  91. INOVASI PEMBELAJARAN GEOGRAFI DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)
    SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI
    DI KABUPATEN GARUT
  92. DISTRIBUSI PRODUKTIVITAS LAHAN PERTANIAN BERDASARKAN TINGKAT KEKRITISAN LAHAN
    DI DAERAH TANGKAPAN CI PAMOKOLAN BANDUNG
  93. PERANAN PENGELOLAAN KELAS
    DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA
  94. PENGARUH PENAMBANGAN PASIR TERHADAP KUALITAS LAHAN DI KECAMATAN CIMALAKA KABUPATEN SUMEDANG
  95. STUDI POTENSI PENGEMBANGAN KAWASAN AGROPOITAN
    DI KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG
  96. PERBEDAAN PRODUK HORTIKULTURA DI DESA CIBOGO KECAMATAN LEMBANG
    (Pertanian dengan Penggunaan Mulsa Anorganik dan yang Tidak Menggunakan Mulsa Anorganik)
  97. PENILAIAN TINGKAT PERKEMBANGAN TANAMAN KELAPA SAWIT PADA LAHAN HASIL KONVERSI DI PERKEBUNAN TAMBAKSARI KECAMATAN JALANCAGAK KABUPATEN SUBANG
  98. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGENDALIAN EROSI DAN SEDIMENTASI DI SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI CIKERUH
  99. “Analisis Keruangan Kondisi Lalu Lintas di Kota Cianjur
  100. RESPON KOMUNITAS PENGHUNI PERMUKIMAN BARU TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN DI KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT
  101. MODEL SPASIAL KERENTANAN LONGSOR DI KECAMATAN SINDANGKERTA KABUPATEN BANDUNG BARAT DENGAN APLIKASI SIG
  102. KONTRIBUSI BUDIDAYA TAMBAK UDANG WINDU TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PETAMBAK
    DI DESA SUNGAI BUNTU KECAMATAN PEDES
    KABUPATEN KARAWANG
  103. HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI DENGAN KUALITAS RUMAH TINGGAL DI KECAMATAN KIARACONDONG KOTA BANDUNG
  104. PENGARUH KONVERSI LAHAN KEBUN RAMBUTAN MENJADI INDUSTRI GARMEN TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN DAN MATA PENCAHARIAN SAMPINGAN MASYARAKAT DI KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN SUBANG
  105. KOMPETENSI PROFESIONAL GURU GEOGRAFI
    SMA NEGERI DI KOTA BANDUNG
    (Studi Komparasi Kompetensi Profesional Guru Geografi Sudah Sertifikasi dengan Guru Geografi Belum Sertifikasi di SMA Negeri Kota Bandung)
  106. ARAHAN TATA GUNA LAHAN BERBASIS KEMAMPUAN LAHAN DAN FUNGSI KAWASAN DI SUB DAERAH ALIRAN CI KARO DAERAH ALIRAN CI TARUM KABUPATEN BANDUNG
  107. FAKTOR-FAKTOR GEOGRAFIS YANG MENDUKUNG EKSISTENSI HOME INDUSTRI MAKANAN DI KECAMATAN CINGAMBUL
    KABUPATEN MAJALENGKA
  108. PERUBAHAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PENGRAJIN INDUSTRI ROTAN SEBELUM DAN SESUDAH TAHUN 2005 DI KECAMATAN PLUMBON KABUPATEN CIREBON
  109. POTENSI GEOGRAFIS YANG MEMPENGARUHI
    PERKEMBANGAN DESA SUKAKARYA
    KECAMATAN SAMARANG KABUPATEN GARUT
  110. PEMANFAATAN LINGKUNGAN SETEMPAT
    SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN OLEH GURU GEOGRAFI DI SMA NEGERI SE-SUKABUMI SELATAN
  111. RESPON MASYARAKAT TERHADAP RENCANA RELOKASI TERMINAL CICAHEUM KE KECAMATAN GEDEBAGE
  112. CARA PEMENUHAN KEBUTUHAN HIDUP PENDUDUK MOBILISAN ULANG-ALIK DI KECAMATAN DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG
  113. HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN TINGKAT KESEJAHTERAAN PENDUDUK DI KECAMATAN NGMPRAH KABUPATEN BANDUNG BARAT
    (Kajian Hubungan Antara Tingkat pendidikan Dengan Tingkat Pandapatan, Kesehatan dan Gaya Hidup Penduduk)
  114. PENGARUH FAKTOR GEOGRAFIS TERHADAP HASIL
    PEMILIHAN GUBERNUR JAWA BARAT 2008
    DI KABUPATEN BANDUNG
  115. STUDI TINGKAT BAHAYA EROSI PADA KONVERSI PENGGUNAAN LAHAN PERTANIANDI DAERAH TANGKAPAN CIDIRA
    KECAMATAN SOREANG KABUPATEN BANDUNG
  116. RESPON MASYARAKAT TERHADAP
    PEMANFAATAN ENERGI ALTERNATIF (BIOGAS)
    DI DESA TARUMAJAYA KECAMATAN KERTASARI
    KABUPATEN BANDUNG
  117. STUDI TINGKAT BAHAYA EROSI
    DI SUB DAERAH ALIRAN CI SARANTEN HULU
    DAERAH ALIRAN CI PAMOKOLAN
  118. PERSEPSI MASYARAKAT KORBAN BANJIR TERHADAP RENCANA RELOKASI PERMUKIMAN PADA DAERAH BANJIR DI KECAMATAN BALEENDAH
  119. DAYA SERAP SEKTOR INDUSTRI TERHADAP TENAGA KERJA LOKAL
    DI KABUPATEN KARAWANNG
  120. STUDI TINGKAT KEKUMUHAN PERMUKIMAN DI SEMPADAN CIKAPUNDUNG DAN SEMPADAN JALUR KERETA API KOTA BANDUNG
  121. STUDI KELAYAKAN PANTAI ERETAN KULON KECAMATAN KANDANGHAUR SEBAGAI KAWASAN EKOWISATA DI KABUPATEN INDRAMAYU
  122. ANALISIS KEMACETAN LALU LINTAS DI KOTA BANDUNG DENGAN MENGGUNAKAN CITRA QUICKBIRD DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI
  123. POTENSI AIRTANAH DALAM (DEEP GROUNDWATER) UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR BAKU PEMUKIMAN DI KECAMATAN CIMAHI SELATAN KOTA CIMAHI
  124. POTENSI PENGEMBANGAN BUDIDAYA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa) DI KECAMATAN CIMALAKA KABUPATEN SUMEDANG
  125. STUDI TENTANG DELMAN SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI RAMAH LINGKUNGAN DAN DAYA TARIK WISATA DI KECAMATAN GARUT KOTA KABUPATEN GARUT
  126. ANALISIS GEOGRAFI TERHADAP BUDIDAYA ITIK RAMBON DI DESA KROYA KECAMATAN PANGURAGAN KABUPATEN CIREBON
  127. Penyerapan Penduduk Setempat Sebagai Tenaga Kerja Industri di Desa Argawana Kecamatan Puloampel Kabupaten Serang
  128. PENGARUH MOBILITAS PENDUDUK SIRKULER TERHADAP POLA PEMANFAATAN LAHAN PERTANIAN DI KECAMATAN MALAUSMA KABUPATEN MAJALENGKA
  129. ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN BERDASARKAN POTENSI EROSI DAN SEDIMENTASI DI SUB DAERAH ALIRAN CI KERUH EVALUASI POTENSI AIRTANAH PADA DAERAH PEMUKIMAN DI SUB DAERAH ALIRAN CI KERUH
  130. STUDI IMPLEMENTASI KEMAMPUAN GURU PRAKTIKAN MATA PELAJARAN GEOGRAFI DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR
    :studi deskriptik di SMAN 6, SMA lab school, SMPN 12, SMPN 29 Bandung
  131. ANALISIS PERKEMBANGAN PUSAT KEGIATAN WILAYAH KADIPATEN
    DI KABUPATEN MAJALENGKA
  132. PENGEMBANGAN KAWASAN SITU GEDE SEBAGAI OBJEK WISATA ANDALAN KOTA TASIKMALAYA
  133. BUDIDAYA PAPRIKA (Capsicum annuum var grossum L.) SEBAGAI PRODUK UNGGULAN HORTIKULTURA DI DESA PASIRLANGU KECAMATAN CISARUA KABUPATEN BANDUNG BARAT
  134. Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Dalam Menganalisis Tingkat Bahaya Erosi Di Sub Daerah Aliran Ci Tarum Hulu
  135. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FILM BUATAN SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS SMP NEGERI 1 TEMPURAN
  136. RESPON PENDUDUK PADA REKAYASA JALAN SATU ARAH TERHADAP AKSESIBILITAS DI KOTA CIMAHI
  137. DAMPAK PEMBANGUNAN BENDUNGAN JATIGEDE TERHADAP REORIENTASI MATA PENCAHARIAN MASYARAKAT DI DAERAH CALON GENANGAN JATIGEDE KABUPATEN SUMEDANG
  138. STUDI TENTANG BUDIDAYA TAMBAK BANDENG DALAM KAITANNYA DENGAN KONDISI SOSIAL-EKONOMI PETAMBAK DI DESA TANJUNG PASIR KECAMATAN TELUK NAGA KABUPATEN TANGERANG-BANTEN
  139. HUBUNGAN ANTARA SEBARAN BAHAN PENCEMAR UDARA DAN PENGGUNAAN LAHAN DENGAN KUALITAS UDARA INDEKS ORAQI DI KOTA BANDUNG
  140. MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PADA SISWA KELAS VII H SMPN 2 CILAWU GARUT
    (Penelitian Tindakan Kelas Pada Pokok Bahasan Sketsa dan Peta Wilayah)
  141. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PERTANIAN UNTUK TANAMAN TEMBAKAU DI KECAMATAN BANTARUJEG KABUPATEN MAJALENGKA
  142. KEARIFAN NILAI-NILAI ADAT DALAM MELESTARIKAN LINGKUNGAN HIDUP DI WILAYAH PANJALU KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS
  143. TINGKAT KEPEDULIAN MAHASISWA PECINTA ALAM DAN NON PECINTA ALAM UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA TERHADAP LINGKUNGAN KAMPUSNYA
  144. STUDI TENTANG PERMUKIMAN KUMUH DI KECAMATAN BOJONGLOA KALER KOTA BANDUNG
  145. PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MEA (MEANS-ENDS ANALYSIS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA (STUDI EKSPERIMEN PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMAN 7 BANDUNG)
  146. PERUBAHAN KONDISI FISIK DAN UPAYA REKLAMASI LAHAN PADA TAMBANG BATUBARA AIR LAYA DI KECAMATAN LAWANG KIDUL KABUPATEN MUARA ENIM
  147. PERUBAHAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PENGRAJIN INDUSTRI ROTAN SEBELUM DAN SESUDAH TAHUN 2005 DI KECAMATAN PLUMBON KABUPATEN CIREBON
  148. Analisis Geografis Konsentrasi Industri Kulit di Kabupaten Garut
  149. PENGARUH PEMBELAJARAN TERPADU MODEL TERKAIT (CONNECTED) TERHAAP HASIL BELAJAR SISWA
  150. PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN MODEL CORE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
  151. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
  152. STUDI KEMACETAN LALU LINTAS DI KOTA BANDUNG
  153. DAYA DUKUNG LINGKUNGAN OBJEK WISATA CURUG OROK DI KABUPATEN GARUT
  154. UPAYA PELESTARIAN KARST MELALUI PENGEMBANGAN WISATA DI DESA GUNUNGMASIGIT KECAMATAN CIPATAT
  155. PENGARUH KEBERADAAN INDUSTRI GARMEN TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PENDUDUK DI KECAMATAN CICURUG KABUPATEN SUKABUMI
  156. PEMANFAATAN TANAH TIMBUL DI PESISIR MUNDU KABUPATEN CIREBON
  157. PERUBAHAN KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT AKIBAT INDUSTRI DI KABUPATEN SUKABUMI BAGIAN UTARA
  158. STUDI KAPASITAS INFILTRASI DAERAH PEMUKIMAN UNTUK PENGEMBANGAN SUMUR RESAPAN DI SUB DAERAH ALIRAN
    CI KAPUNDUNG HULU KABUPATEN BANDUNG
  159. PENGARUH PERSEBARAN MINI MARKET TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG KIOS KECIL DI KECAMATAN SUKAJADI
  160. KEBUTUHAN AIR BERSIH BAGI PENDUDUK DI KECAMATAN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG
  161. APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO (PORTOFOLIO BASED LEARNING) PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Lembang
  162. PENERAPAN PRODUKSI BERSIH PADA PETERNAKAN SAPI PERAH DI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT
  163. ORIENTASI PENDUDUK USIA PRODUKTIF DALAM MEMILIH LAPANGAN KERJA DI DESA CIHEA KECAMATAN HAURWANGI
    KABUPATEN CIANJUR
  164. ANALISIS FUNGSI HUTAN MANGROVE DI KECAMATAN BLANAKAN – KABUPATEN SUBANG
  165. PRODUKTIFITAS BUDIDAYA PADI ORGANIK DI KECAMATAN CIANJUR KABUPATEN CIANJUR
  166. DAMPAK GEMPABUMI TERHADAP KONDISI FASILITAS SOSIAL MASYARAKAT DI KECAMATAN PAMEUNGPEUK KABUPATEN GARUT
  167. PROFIL PETANI CENGKEH (Syzygium aromaticum) DI DUSUN CILUMPING DESA CIKURUBUK KECAMATAN BUAHDUA KABUPATEN SUMEDANG
  168. ANALISIS FASILITAS PENDIDIKAN SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT PERTAMA (SLTP) DI KECAMATAN JAYANTI KABUPATEN TANGERANG
  169. HUBUNGAN ANTARA INDUSTRI RUMAH TANGGA KERAJINAN PAYET DENGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PENGUSAHA KERAJINAN DI DESA MEKARSARI KECAMATAN NGAMPRAH
  170. KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PENGRAJIN WAYANG GOLEK DI KELURAHAN JELEKONG KABUPATEN BANDUNG
  171. ANALISIS SPASIAL SEBARAN TUBERKULOSIS DI WILAYAH TEGALLEGA KOTA BANDUNG
  172. HUBUNGAN KARAKTERISTIK LAHAN DENGAN LAJU INFILTRASI
    DI SUB DAERAH ALIRAN CI KERUH
  173. KAJIAN KESEIMBANGAN AIR PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI SUB DAERAH ALIRAN CI KERUH
  174. PEMANFAATAN TAMAN HUTAN RAYA Ir.H. DJUANDA SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI DI KOTA BANDUNG
  175. PROFIL PETERNAKAN DOMBA GARUT DI KABUPATEN GARUT
  176. DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH MENJADI PERMUKIMAN TERHADAP PERUBAHAN NILAI LAHAN DI KECAMATAN WARUNG KONDANG KABUPATEN CIANJUR
  177. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA(Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X di SMA Negeri 1 Anyar)
  178. EVALUASI RENCANA TATA RUANG WILAYAH KOTA BANDUNG 2004-2013 DENGAN MENGGUNAKAN DATA PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
  179. KEBERADAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DAN PENATAAN KOTA DI TASIKMALAYA
  180. RESPON PENDUDUK TERHADAP RENCANA PENGAKTIFAN KEMBALI KERETA API BANDUNG-CIWIDEY
  181. EVALUASI PEMEKARAN WILAYAH MALAUSMA SEBAGAI KECAMATAN BARU DI KABUPATEN MAJALENGKA
  182. PENGUASAAN KETERAMPILAN GEOGRAFIS (GEOGRAPHIC SKILLS) PADA SISWA PECINTA ALAM
    (Studi Kasus Pada Siswa SMA Negeri di Kota Bandung)
  183. SIKAP MASYARAKAT TERHADAP RENCANA RELOKASI PERMUKIMAN AKIBAT BENCANA GERAKAN TANAH DI KECAMATAN MAJALENGKA
  184. PEMETAAN KERAWANAN TSUNAMI DI KECAMATAN PELABUHANRATU KABUPATEN SUKABUMI
  185. PENGEMBANGAN TAMAN ADE IRMA SURYANI NASUTION SEBAGAI OBJEK WISATA BERKELANJUTAN DI KOTA CIREBON
  186. ALIH PROFESI PETANI NANAS DI DESA MANDALAMUKTI KECAMATAN CIKALONGWETAN
    KABUPATEN BANDUNG BARAT
  187. UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS LINGKUNGAN MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH RUMAHTANGGA DI DESA BOJONG MALAKA KECAMATAN BALEENDAH
  188. PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ANCAMAN BENCANA TANAH LONGSOR DI KECAMATAN PASIRJAMBU KABUPATEN BANDUNG
  189. STUDI KOMPARASI PELAKSANAAN SEKOLAH BERBUDAYA LINGKUNGAN ANTARA SMAN 1 MANDIRANCAN DENGAN SMAN 1 CILIMUS KABUPATEN KUNINGAN
  190. DAMPAK PENCEMARAN AIR TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS IKAN PADA BUDIDAYA JARING APUNG DI WADUK SAGULING
  191. HUBUNGAN KAWASAN PARIWISATA DENGAN KEHIDUPAN MASYARAKAT NELAYAN DI KECAMATAN CARITA KABUPATEN PANDEGLANG
  192. KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI TRANSMIGRAN LOKAL DI KECAMATAN CIKADU KABUPATEN CIANJUR
  193. ANALISIS LOKASI YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENDIDIKAN SMA/SEDERAJAT DI KECAMATAN KALIJATI KABUPATEN SUBANG
  194. ETOS KERJA KOMUNITAS KOREA SELATAN DI KOTA BANDUNG
  195. DAMPAK INDUSTRI PEMBAKARAN GAMPING TERHADAP PERSEBARAN PENYAKIT ISPA DI KAWASAN PADALARANG KABUPATEN BANDUNG BARAT
  196. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM
    PENGEMBANGAN KEMENARIKAN OBJEK WISATA GUCI DI KABUPATEN TEGAL
  197. KETERSEDIAAN LAHAN TEMPAT PEMAKAMAN UMUM (TPU) DI KOTA BANDUNG
  198. HUBUNGAN INDUSTRI KERAJINAN LUKISAN TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PENGRAJIN LUKISAN DI KELURAHAN JELEKONG KABUPATEN BANDUNG
  199. STUDI SEBARAN KEKRITISAN LAHAN PERTANIAN DI KELURAHAN BABAKANJAWA KECAMATAN MAJALENGKA KABUPATEN MAJALENGKA
  200. PENGARUH KEBERADAAN INDUSTRI AIR MINUM KEMASAN TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KECAMATAN CIDAHU KABUPATEN SUKABUMI
  201. Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Di SMP Se-Kabupaten Cirebon
  202. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA UNTUK MENARIK KESIMPULAN PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI : studi eksperimen pada siswa kelas XI SMA 1 Leuwiliang Bogor
  203. EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN PERTANIAN DI KECAMATAN PATARUMAN KOTA BANJAR
  204. Hubungan Sarana dan Prasarana Transportasi Dengan Tingkat Kemacetan Lalu Lintas di Kota Bandung
  205. KEBUTUHAN HUTAN KOTA DI KOTA CIMAHI
  206. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI : Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas VII Semester II dengan Materi Pokok Siklus Hidrologi di SMP 12 Bandung
  207. ANALISIS POTENSI KAWASAN PARIWISATA DI KECAMATAN CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN
  208. FENOMENA GEOGRAFIS DI BALIK NAMA-NAMA TEMPAT (TOPONIM) DI WILAYAH KOTA BANDUNG
  209. AKUMULASI SAMPAH DI PEMUKIMAN KUMUH DAN PEMUKIMAN ELITE WILAYAH KECAMATAN COBLONG KOTA BANDUNG
  210. HUBUNGAN ANTARA KONDISI SOSIAL EKONOMI DENGAN KUALITAS PERUMAHAN MASYARAKAT DI KECAMATAN COBLONG KOTA BANDUNG
  211. HUBUNGAN MINIMARKET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PEMILIK WARUNG SEKITARANYA DI KOTA BANDUNG
  212. PENGARUH INTENSITAS EKSPLOITASI BATU GAMPING TERHADAP UPAYA KONSERVASI KAWASAN KARST DI KECAMATAN CIPATAT KABUPATEN BANDUNG BARAT
  213. ANALISIS POLA PERSEBARAN FLU BURUNG DI KOTA BANDUNG
  214. PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA BANTEN LAMA PROPINSI BANTEN
  215. KARAKTERISTIK LOKALISASI PROSTITUSI DI KECAMATAN PAMANUKAN, LEGONKULON DAN PUSAKANAGARA KABUPATEN SUBANG
  216. PEMANFAATAN TEGALEGA SEBAGAI RUANG PUBLIK OLEH MASYARAKAT KOTA BANDUNG
  217. ANALISIS SEBARAN KERUSAKAN BANGUNAN UNTUK MENENTUKAN TINGKAT KERAWANAN BENCANA GEMPABUMI
    DI KECAMATAN CIKELET
  218. PEMANFAATAN LAHAN DANGKAL DANAU LIDO UNTUK KEGIATAN PERTANIAN DI KECAMATAN CIGOMBONG KABUPATEN BOGOR
  219. KESIAPSIAGAAN KOMUNITAS SEKOLAH DALAM MENGANTISIPASI BENCANA GEMPABUMI
    (Studi Kasus Pada SMA Negeri di Kota Bandung)
  220. KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI TEMBAKAU DI KECAMATAN BANTARUJEG KABUPATEN MAJALENGKA
  221. PEMETAAN PENGGUNAAN LAHAN DENGAN
    ANALISIS CITRA QUICKBIRD
    DI WILAYAH CIBEUNYING KOTA BANDUNG
  222. PERANAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM PENCAPAIAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI KOTA CIREBON
  223. EKSISTENSI INDUSTRI TAUCO
    DI KECAMATAN CIANJUR KABUPATEN CIANJUR
  224. KONDISI OBJEK WISATA CIKIDANG HUNTING RESORT
    DI KECAMATAN CIKIDANG KABUPATEN SUKABUMI
  225. PERANAN ADAT SASI LAUT
    DALAM UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN PESISIR DI DESA ADAUT KECAMATAN SELARU KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT
  226. SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN PLTU II JAWA BARAT DI DESA CITARIK KECAMATAN PELABUHANRATU KABUPATEN SUKABUMI
  227. Hubungan Motivasi Belajar Siswa dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Laboratorium School Universitas Pendidikan Indonesia
  228. DAMPAK KEBERADAAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH
    PASIR SEMBUNG TERHADAP LINGKUNGAN
    DI KECAMATAN CILAKU KABUPATEN CIANJUR
  229. PERUBAHAN KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT AKIBAT INDUSTRI
    DI KABUPATEN SUKABUMI BAGIAN UTARA
  230. PENGARUH PERSEBARAN MINI MARKET TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG KIOS KECIL DI KECAMATAN SUKAJADI BANDUNG
  231. KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PENGRAJIN WAYANG GOLEK DI KELURAHAN JELEKONG KABUPATEN BANDUNG
  232. HUBUNGAN KARAKTERISTIK PEMETIK TEH DENGAN KEHIDUPAN SOSIAL-EKONOMI DI PERKEBUNAN PASIR NANGKA KABUPATEN CIANJUR
  233. KONDISI SOSIAL EKONOMI MOBILISAN NON PERMANEN
    DI KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG
  234. PROFIL PENGGUNA JASA TRANSPORTASI KERETA API STASIUN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG
  235. KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA TSUNAMI DI KOTA MEULABOH
    KABUPATEN ACEH BARAT
  236. STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA
    DI KELURAHAN JELEKONG KECAMATAN BALEENDAH
    KABUPATEN BANDUNG
  237. HUBUNGAN ANTARA NILAI PEMBELAJARAN GEOGRAFI DENGAN PEROLEHAN NILAI TES NASIONALISME PESERTA DIDIK
    DI SMA NEGERI KOTA BANDUNG
  238. VALUASI EKONOMI DAMPAK LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN PASIR
    KECAMATAN SUKALARANG KABUPATEN SUKABUMI
  239. TINGKAT KESIAPSIAGAAN MAHASISWA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (UPI) BANDUNG DALAM MENGHADAPI GEMPABUMI
  240. PELAKSANAAN STANDAR PROSES PEMBELAJARAN GEOGRAFI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI KABUPATEN SUBANG
  241. PENCEMARAN TANAH OLEH LOGAM BERAT
    PADA LAHAN SAWAH DI KECAMATAN RANCAEKEK
  242. PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN (EXPERIENTIAL LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA (Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Rangkasbitung)
  243. DAMPAK KONVERSI LAHAN PERKEBUNAN TEH MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI TENAGA KERJA DI KECAMATAN JALANCAGAK KABUPATEN SUBANG
  244. PENGARUH KEBERADAAN KAWASAN INDUSTRI TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KECAMATAN CIWANDAN KOTA CILEGON
  245. PENERAPAN PEMBELAJARAN TERPADU MODEL JARING LABA-LABA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA TEMA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP : Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII SMP Negeri 1 Lembang
  246. DAMPAK PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP KONDISI HIDROLOGIS DI SUB DAERAH ALIRAN CI KARO
  247. PENGELOLAAN POTENSI MATAAIR DI DESA BAYONGBONG KECAMATAN BAYONGBONG KABUPATEN GARUT
  248. VALUASI EKONOMI DAMPAK LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN PASIR KECAMATAN SUKALARANG KABUPATEN SUKABUMI
  249. Studi Teknik Konservasi Pada Pertanian Lahan Kering di Daerah Aliran Ci Hampelas Kabupaten Bandung
  250. PENGARUH POLUSI UDARA TERHADAP PERSEBARAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI KOTA BANDUNG
  251. KONTRIBUSI PERTANIAN TANAMAN SAYURAN TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI DI KECAMATAN ARGAPURA KABUPATEN MAJALENGKA
  252. TINGKAT PENCEMARAN AIR SUNGAI OLEH LIMBAH INDUSTRI PADA BULAN JULI DAN AGUSTUS TAHUN 2009 DI SUB DAS CIMAHI
  253. PENGGUNAAN METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW BAGI PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX B POKOK BAHASAN NEGARA MAJU DAN BERKEMBANG IPS GEOGRAFI DI SMPN 2 NGAMPRAH BANDUNG BARAT
  254. PERBEDAAN DAYA TARIK WISATA ANTAR-SATUAN KAWASAN WISATA (SKW) DI KABUPATEN SUBANG
  255. PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN MODEL ‘CORE’ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran Geografi di kelas X SMA Negeri 1 Kertasari Desa Sukapura Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung
  256. PENGARUH PEMBELAJARAN TERPADU MODEL TERKAIT (CONNECTED) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran IPS-Geografi Di SMP Negeri 3 Rancah
  257. POTENSI BEBAN PENCEMARAN AIR BERDASARKAN PARAMETER BIOCHEMICAL OXYGEN DEMAND (BOD) DI DAS CIMANUK HULU
  258. PENGARUH KONVERSI LAHAN PERTANIAN MENJADI PEMUKIMAN TERHADAP AIR LIMPASAN (SURFACE RUN OFF) DI DESA PADALARANG
  259. PERUBAHAN HARGA LAHAN PERTANIAN MENJADI KOMPLEK PERUMAHAN DI DESA CINANGSIH KECAMATAN CIBOGO KABUPATEN SUBANG
  260. STUDI TEKNIK KONSERVASI PADA LAHAN KERING DI SUB DAS CIPUTRI
  261. STUDI PENSESARAN PERMUKAAN DI LAUT JAWA BAGIAN BARAT : Tinjauannya Terhadap Pola Umum Infrastuktur dan Pemukiman di Kota Cilegon dan Pesisir Utara Kabupaten Serang
  262. TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI PADI PANDAN WANGI DI DESA JAMBUDIPA KECAMATAN WARUNGKONDANG KABUPATEN CIANJUR
  263. ANALISIS GEOGRAFIS TENTANG SENTRA PRODUKSI RAMBUTAN DI KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN SUBANG
  264. PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (POBLEM BASED LEARNING) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA : Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI IPS 2 SMAN 1 Lembang
  265. DAYA DUKUNG CIHAMPELAS SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA BELANJA
  266. EKSISTENSI KOMUNITAS JAWA DI DESA KORANJI KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN SUBANG JAWA BARAT
  267. AKTIVITAS PETANI PADA LAHAN BEKAS LONGSORAN DI GUNUNG MANDALAWANGI KECAMATAN KADUNGORA KABUPATEN GARUT
  268. STUDI TINGKAT BAHAYA EROSI PADA LAHAN PERTANIAN DAERAH TANGKAPAN CI PAMOKOLAN BANDUNG
  269. PARTISIPASI PETANI DALAM KONSERVASI LAHAN PERTANIAN DI DESA CIMENYAN KECAMATAN CIMENYAN
    KABUPATEN BANDUNG
  270. KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI STROBERI DI DESA ALAMENDAH KECAMATAN RANCABALI KABUPATEN BANDUNG
  271. STUDI KELAYAKAN SUNGAI CICATIH SEBAGAI OBJEK WISATA MINAT KHUSUS ARUNG JERAM DI KABUPATEN SUKABUMI
  272. STUDI MORFOKONSERVASI PADA PERTANIAN LAHAN KERING DAERAH TANGKAPAN CI PAMOKOLAN BANDUNG
  273. STUDI SEBARAN KEKRITISAN LAHAN PADA LAHAN PERTANIAN DAERAH TANGKAPAN CI PAMOKOLAN BANDUNG
  274. HUBUNGAN KEDISIPLINAN SOPIR ANGKUTAN UMUM DENGAN PEMANFAATAN TERMINAL PASIR HAYAM KABUPATEN CIANJUR
  275. PERBANDINGAN PROFIL KEHIDUPAN MASYARAKAT PEMBUDIDAYA IKAN SISTEM JARING APUNG DI DESA CIKIDANGBAYABANG DAN DI DESA BOBOJONG KECAMATAN MANDE KABUPATEN CIANJUR
  276. POTENSI LIMPASAN PERMUKAAN PADA LAHAN PERTANIAN DI CATCHMENT AREA CI PAMOKOLAN BANDUNG
  277. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
    PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI : Studi Eksperimen Pada SLTP Negeri 1 Sumber
  278. KESESUAIAN TATA RUANG KABUPATEN SUMEDANG DAN PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI TERHADAP PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN
  279. EKSISTENSI PEDAGANG MANISAN DI KECAMATAN CIANJUR KABUPATEN CIANJUR
  280. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TRAINING INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran IPS-Geografi Sub Pokok Bahasan Unsur-unsur Cuaca dan Iklim di SMP Laboratorium Percontohan UPI
  281. PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP GEOGRAFI :Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran IPS-Geografi Di SMP Negeri 38 Bandung
  282. STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN MODEL TUTORIAL DENGAN MODEL DRILL TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 6 BANDUNG
  283. ANALISIS KUALITAS AIRTANAH DANGKAL DI SEPANJANG CI KAPUNDUNG KOLOT KECAMATAN BATUNUNGGAL KOTA BANDUNG
  284. KOMPARASI PEMANFAATAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI PADA MASYARAKAT MISKIN PERKOTAAN DAN PEDESAAN : Studi Kasus di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat
  285. STUDI PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK DENGAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD)TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS : Eksperimen Terhadap Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Leuwigoong-Garut Materi Lingkungan Hidup dan Pelestariannya
  286. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY-INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Di SMA Negeri 2 Majalengka
  287. DAYA TARIK PASAR DAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PEDAGANG MOBILISAN : Studi Kasus di Pasar Kadipaten Kabupaten Majalengka
  288. PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI : Studi Eksperimen pada Siswa Kelas XI Semester 1 dengan Materi Biosfer di SMA Negeri 1 Cikijing
  289. DAMPAK KONVERSI LAHAN TERHADAP PERUBAHAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PENDUDUK DI KECAMATAN CILEUNYI KABUPATEN BANDUNG
  290. HUBUNGAN POLA BUDIDAYA TANAMAN DENGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI LAHAN KERING DI SUB DAS CIPUTRI
  291. Analisis Perkembangan Kota Majalengka Sebagai Ibukota Kabupaten
  292. STUDI PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN METODE CERAMAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII.B dan VIII.F Di SMP Negeri 1 Lembang
  293. STUDI KELAYAKAN TEKNIS GARUT SELATAN SEBAGAI KABUPATEN BARU DENGAN BANTUAN APLIKASI PERANGKAT LUNAK
  294. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS-GEOGRAFI : Studi Eksperimen Pada SMP Negeri 6 Banjar
  295. PENGEMBANGAN KEMENARIKAN OBJEK WISATA PESISIR PAMEUNGPEUK GARUT SELATAN
  296. METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE TWO STAY – TWO STRAY DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN PERSEBARAN SUMBER DAYA ALAM DI KELAS XI IPS 2
    SMA NEGERI 24 BANDUNG
  297. POTENSI DAN KEBUTUHAN AIRTANAH BAGI PENDUDUK DESA SARIWANGI KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG
  298. STUDI MORFOKONSERVASI PADA LAHAN PERTANIAN DI SMALL BASIN CIGUGUR KABUPATEN BANDUNG
  299. KARAKTERISTIK LOKALISASI PROSTITUSI DI KECAMATAN PAMANUKAN, LEGONKULON DAN PUSAKANAGARA KABUPATEN SUBANG
  300. PERSEPSI MASYARAKAT KAWASAN KUMUH TERHADAP UPAYA PERBAIKAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN DI KECAMATAN CIDADAP KOTA BANDUNG
  301. ANALISIS PRODUK UNGGULAN KECAMATAN BREBES DAN DAMPAKNYA TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT
  302. PENGARUH TEKNIK ACTIVE DEBATE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI : Studi Eksperimen Terhadap Siswa Kelas X Semester 2 Sub Pokok Bahasan Hidrosfer Di SMA Negeri I Cikembar
  303. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SLIDE SUARA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Di SMP NEGERI 12 BANDUNG (Studi Eksperimen Pada Kelas VII Mata Pelajaran IPS Materi Pokok Atmosfer)
  304. EKSISTENSI INDUSTRI GULA DI KECAMATAN BOJONG KABUPATEN PURWAKARTA
  305. PERANAN APARAT DESA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT UNTUK MEMILIKI KTP
  306. STUDI PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME DENGAN METODE DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TERHADAPMATA PELAJARAN IPS
  307. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FILM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI
  308. KONDISI KEHIDUPAN MASYARAKAT NELAYAN DI KECAMATAN CANTIGI KABUPATEN INDRAMAYU
  309. PEMANFAATAN OBJEK GEOGRAFIS DI KAWASAN BANDUNG UTARA OLEH GURU SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI DI SMA
  310. PENGETAHUAN GURU GEOGRAFI SEKOLAH MENENGAH ATAS TENTANG KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) DI KOTA BANDUNG
  311. POTENSI PENGEMBANGAN BUDIDAYA KAMBING PERANAKAN ETAWA SEBAGAI KOMODITAS UNGGULAN AGRIBISNIS DI DESA CIBEUREUM WETAN KECAMATAN CIMALAKA KABUPATEN SUMEDANG
  312. TANGGAPAN MASYARAKAT TERHADAP PROSES RELOKASI TERMINAL SUDIRMAN KECAMATAN WARUDOYONG KE KECAMATAN BAROS KOTA SUKABUMI
  313. ANALISIS KERENTANAN BENCANA GEMPA BUMI DI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT
  314. TINGKAT KESEJAHTERAAN PENGRAJIN INDUSTRI KERAMIK DI DESA ANJUN KECAMATAN PLERED KABUPATEN PURWAKARTA
  315. EVALUASI KUALITAS LINGKUNGAN PERMUKIMAN DENGAN ANALISIS CITRA QUICKBIRD DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI WILAYAH CIBEUNYING KOTA BANDUNG
  316. ADAPTASI PENDUDUK TERHADAP LINGKUNGAN BANJIR DI KECAMATAN KEMUNING KOTA PALEMBANG
  317. HUBUNGAN ANTARA PRASARANA PERHUBUNGAN DAN TINGKAT SOSIAL EKONOMI DENGAN TINGKAT MOBILITAS PENDUDUK DI KECAMATAN KALIJATI KABUPATEN SUBANG
  318. PROFIL MASYARAKAT PENGRAJIN ANYAMAN BILIK DI DESA SUKAWENING KECAMATAN CIWIDEY KABUPATEN BANDUNG
  319. HUBUNGAN PRODUKSI PADI DENGAN KESEJAHTERAAN HIDUP PETANI PADI DI KECAMATAN ARJAWINANGUN KABUPATEN CIREBON
  320. KAJIAN APLIKASI PENGGUNAAN SRTM DEM&GPS GEODETIK DENGAN MENGGUNAKAN GLOBAL MAPPER : Studi Kasus Gunung Sinabung
  321. KAJIAN PENGOLAHAN GPS UNTUK PENENTUAN POSISI
  322. HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI DENGAN KECENDERUNGAN MOBILITAS KOMUTER (ULANG-ALIK) DI KOTA CIMAHI
  323. KAJI POTENSI PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN DESA WISATA PETERNAKAN DI PANGALENGAN KAB. BANDUNG JAWA BARAT
  324. UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI DIALOG KREATIF DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI SUB POKOK BAHASAN PUSAT PERTUMBUHAN DI KELAS XI IPS I SMA LABORATORIUM UPI BANDUNG
  325. ANALISIS PERSEBARAN SARANA DAN PRASARANA KOTA CIREBON DAN DAYA JANGKAU MASYARAKAT
  326. PERBEDAAN HASIL BELAJAR ANTARA KELOMPOK MATA KULIAH PROFESI DENGAN MATA KULIAH KEAHLIAN PROGRAM STUDI DITINJAU BERDASARKAN MINAT DAN SIKAP (Studi Kasual Komparatif pada mahasiswa Tingkat Empat (Tahun Angkatan 2008) di Jurusan Pendidikan Geografi FPIPS UPI)
  327. KETERKAITAN ANTARA INDUSTRI BATA MERAH DENGAN KONDISI LINGKUNGAN DI DESA LEUWILAJA KECAMATAN SINDANGWANGI KABUPATEN MAJALENGKA
  328. PENYERAPAN TENAGA KERJA PENDUDUK SETEMPAT PADA INDUSTRI GARMEN DI KECAMATAN DAWUAN KABUPATEN MAJALENGKA
  329. PROFIL INDUSTRI BATIK DI KELURAHAN PAOMAN KECAMATAN INDRAMAYU KABUPATEN INDRAMAYU
  330. BUDIDAYA BROKOLI (Brassica oleracea L) DI DESA CIBODAS KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT
  331. PENURUNAN INDUSTRI KERAJINAN GENTENG DI KECAMATAN PEJAGOAN KABUPATEN KEBUMEN
  332. PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA(PEER TUTORING) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA: Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Geografi Di Kelas X SMAN 3 Sumedang
  333. IDENTIFIKASI RUANG TERBUKA HIJAU DI KECAMATAN SUKASARI KOTA BANDUNG
  334. PENINGKATAN STATUS KEPEMILIKAN DARI HAK GUNA BANGUNAN MENJADI HAK MILIK
  335. SURVEY DAN PEMETAAN GEOTEKNIK PADA JALAN TOL WIYOTO-WIYONO (ANCOL TIMUR)
  336. PEMBUATAN RENCANA ANGGARAN BIAYA SUATU PEMBANGUNAN
  337. PENGOLAAHAN DATA SUMUR SUSPENDED PERTAMINA MENGGUNAKAN RECEIVER GPS GEODETIK UNTUK PERBANDINGAN KOORDINAT
  338. PENGUKURAN BIDANG TANAH DALAM RANGKA PENDAFTARAN PROYEK OPERASI NASIONAL AGRARIA DI KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL KABUPATEN TASIKMALAYA
  339. PENGUKURAN DALAM BIDANG PERENCANAAN PERENCANAAN
  340. PENGUKURAN BIDANG TANAH SPORADIK & UKM (USAHA MENENGAH KEBAWAH)
  341. PEMANFAATAN FUNGSI JEMBATAN PENYEBRANGAN ORANG DI KOTA BANDUNG
  342. KARAKTERISTIK KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI NANAS YANG MEMBUKA LAHAN HUTAN DI DESA TAMBAKMEKAR KECAMATAN JALANCAGAK KABUPATEN SUBANG
  343. EKSISTENSI PENGRAJIN MEBEL DI KECAMATAN CIASEM KABUPATEN SUBANG
  344. PENGARUH USAHA PENGGALIAN BATU AJI (GEMSTONE) TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PENAMBANG DI DESA SUKARAME KECAMATAN CARINGIN KABUPATEN GARUT


Mudah – mudahan judul skripsi diatas bisa dijadikan referensi awal untuk menyusun tugas akhir maupun skripsi sahabat mahasiswa sekalian.

Kami mengucapkan terima kasih banyak telah sempat mengunjungi blog kami yaitu situs download skripsi gratis, tidak tepat jika sahabat mahasiswa sekalian sempat dan senantiasa meninggalkan komentar pada form komentar di bawah untuk mengeluarkan pendapatnya tentang article skripsi jurusan pendidikan ilmu geografi.

Skripsi Pendidikan Ilmu Komputer Gratis | Kumpulan Contoh Judul Skripsi Pendidikan Ilmu Komputer


Ilmu komputer (bahasa Inggris: Computer Science), secara umum diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik tentang komputasi, perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Ilmu komputer mencakup beragam topik yang berkaitan dengan komputer, mulai dari analisis abstrak algoritma sampai subyek yang lebih konkret seperti bahasa pemrograman, perangkat lunak, termasuk perangkat keras. Sebagai suatu disiplin ilmu, Ilmu Komputer lebih menekankan pada pemrograman komputer, dan rekayasa perangkat lunak (software), sementara teknik komputer lebih cenderung berkaitan dengan hal-hal seperti perangkat keras komputer (hardware). Namun demikian, kedua istilah tersebut sering disalah-artikan oleh banyak orang.
Tesis Church-Turing menyatakan bahwa semua alat komputasi yang telah umum diketahui sebenarnya sama dalam hal apa yang bisa mereka lakukan, sekalipun dengan efisiensi yang berbeda. Tesis ini kadang-kadang dianggap sebagai prinsip dasar dari ilmu komputer. Para ahli ilmu komputer biasanya menekankan komputer von Neumann atau mesin Turing (komputer yang mengerjakan tugas yang kecil dan deterministik pada suatu waktu tertentu), karena hal seperti itulah kebanyakan komputer digunakan sekarang ini. Para ahli ilmu komputer juga mempelajari jenis mesin yang lain, beberapa diantaranya belum bisa dipakai secara praktikal (seperti komputer neural, komputer DNA, dan komputer kuantum) serta beberapa diantaranya masih cukup teoritis (seperti komputer random and komputer oracle).
Ilmu Komputer mempelajari apa yang bisa dilakukan oleh beberapa program, dan apa yang tidak (komputabilitas dan intelegensia buatan), bagaimana program itu harus mengevaluasi suatu hasil (algoritma), bagaimana program harus menyimpan dan mengambil bit tertentu dari suatu informasi (struktur data), dan bagaimana program dan pengguna berkomunikasi (antarmuka pengguna dan bahasa pemrograman).

Sistem Informasi

Sistem Informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi yaitu: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. ‘Sistem Informasi’ dapat berupa gabungan dari beberapa elemen teknologi berbasis komputer yang saling berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan suatu prosedur kerja (aturan kerja) yang telah ditetapkan, dimana memproses dan mengolah data menjadi suatu bentuk informasi yang dapat digunakan dalam mendukung keputusan.

Ilmu Informasi

Ilmu Informasi adalah ilmu yang mempelajari data dan informasi, mencakup bagaimana menginterpretasi, menganalisis, menyimpan, dan mengambil kembali. Ilmu informasi dimulai sebagai dasar dari analisis komunikasi dan basis data.

Rekayasa Perangkat Lunak

Rekayasa Perangkat Lunak pada prinsipnya menekankan pada tahapan-tahapan pengembangan suatu perangkat lunak yakni : Analisis, Desain, Implementasi, Testing dan Maintenance. Pada tahap yang lebih luas Rekayasa Perangkat Lunak mengacu pada Manajemen Proyek pengembangan Perangkat Lunak itu sendiri dengan tetap memperhatikan tahapan-tahapan pengembangan sebelumnya.
Dalam pengembangannya perangkat lunak memiliki berbagai model yaitu model water fall (‘model konvensional’ sebagai model terdahulu yang dikembangkan dan karena model water fall nyaris sama dengan siklus hidup pengembangan sistem), model prototype (‘model yang disukai oleh user dan pengembang), model sequensial linear, model RAD ‘rapid aplikation model’, model ‘formal method’ atau ‘metode formal’ disini sebelum diadakannya implementasi terlebih dahulu rancangan model yang dibuat diverifikasi terlebih dahulu sehingga tidak ada lagi kesalahan – kesalahan pada saat implementasi.

Rekayasa Komputer(Rekayasa Perangkat Keras)

Rekayasa Komputer adalah ilmu yang mempelajari analisis, desain, dan konstruksi dari perangkat keras komputer.
Ilmu yang mempelajari segala aspek pembuatan, konstruksi, pemeliharaan perangkat lunak.

Keamanan Informasi

Keamanan Informasi adalah ilmu yang mempelajari analisis dan implementasi dari keamanan sistem informasi (termasuk Kriptografi).

Cabang Ilmu Utama Informatika

Dasar Matematika

Teori Ilmu Komputer

Perangkat Lunak

Organisasi Sistem Komputer

(lihat juga elektronika)

Data dan Sistem Informasi

Metodologi Komputasi

Aplikasi Komputer

Lingkungan Komputasi

Di bawah ini adalah referensi judul skripsi yang kami ambil dari seluruh universitas di indonesia, jika sahabat mahasiswa membutuhkan file lengkap skripsi pendidikan ilmu komputer ataupun jurusan pendidikan ilmu komputer bisa memesan paket mega skripsi yang berisi 1300 skripsi semua jurusan hanya dengan mengeluarkan uang saku sebesar Rp.150.000,- saja. Bagi skripsi informatika dan ilmu komputer sebagian telah dilengkapi program+sourcecode lengkap. silahkan pesan Di sini >> Order Mega Skripsi

Kami juga menawarkan paket mega source code lengkap, yaitu kumpulan program, sourcecode, aplikasi Visual Basic (VB), PHP yang berisi lebih dari 160 program+sourcecode lengkap didalamnya, kami mengemasnya di dalam 3 DVD dengan total file 12 giga. Jika sahabat mahasiswa tertarik silahkan memesan di sini >> Order Mega Source code

Kumpulan judul Skripsi Pendidikan Ilmu Komputer
  1. PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING BERBASIS GRASPS
    (GOAL, ROLE, AUDIENCE, SITUATION, PRODUCT AND STANDARDS)
    UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  2. EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DALAM PEMBELAJARAN TIK
  3. EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN STUDENT CENTERED LEARNING BERBASIS CLASSROOM BLOGGING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA
  4. TINGKAT PENERIMAAN MEDIA VIDEO CONFERENCE DALAM PROSES PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTED MODEL (TAM)
  5. EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING TIPE KINESTHETIC UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN
  6. EFEKTIFITAS STRATEGI THINK-TALK-WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DI SMA
  7. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MURDER DALAM UPAYA MENINGKATKAN
    HASIL BELAJAR TIK SISWA
  8. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF CAI MODEL INSTRUCTIONAL GAMES UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
  9. EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DALAM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  10. MENGEMBANGKAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI BERBASIS SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE
  11. EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
    DALAM BELAJAR MICROSOFT EXCEL DI KELAS VIII
    SMP DUA MEI BANJARAN
  12. MODEL PEMBELAJARAN GAYA BELAJAR VARK DALAM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF
  13. EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM POSING PADA PEMBELAJARAN BASIS DATA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMK
  14. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TWO-STAY TWO-STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT DIAGNOSIS DAN SETTING ULANG PERSONAL COMPUTER
  15. PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE SNOWBALL DRILLING (Studi Kasus Pada Kelas VIII SMP Negeri 29 Bandung)
  16. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MODIFIED INQUIRY BERBASIS MODUL HTML UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  17. EFEKTIFITAS PENERAPAN MULTIMEDIA DALAM PEMBELAJARAN GRAFIS
    UNTUK MENINGKATKAN INTERPERSONAL INTELLIGENCES SISWA : Studi Kuasi Eksperimen Terhadap Siswa Kelas X Multimedia SMK N 1 Indramayu
  18. PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI MOBILE LEARNING BERBASIS J2ME UNTUK MATA PELAJARAN KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI
  19. PENERAPAN MODEL ARIAS (ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESSMENT, AND SATISFACTION) DALAM PEMBELAJARAN TIK (TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI)
    UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
  20. PEMANFAATAN WEB BASED LEARNING UNTUK MENDUKUNG STUDENT CENTERED LEARNING
  21. PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN UNPLUGGED UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA ASPEK KOGNITIF DALAM KONSEP DASAR TIK
  22. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) DENGAN PENDEKATAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  23. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) BERBASIS KOMPUTER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TIK
  24. METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING (DRP) DALAM SISTEM DISTRIBUSI PERSEDIAAN BARANG PADA GUDANG
  25. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS KOMPUTER
  26. PENERAPAN MODEL COMPUTER ASSISTED LEARNING (CAL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  27. PENERAPAN METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION)BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TIK
  28. EXECUTIVE INFORMATION SYSTEM DI LINGKUNGAN ORGANISASI SEKOLAH MENENGAH ATAS
  29. PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  30. PENGEMBANGAN SISTEM ASESMEN BERBASIS WEB UNTUK MENGUKUR HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI   DALAM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  31. PENGEMBANGAN SISTEM TUTORIAL BERINTELEGENSIA BERBASIS
    ACT-R (Architecture of Cognitive Tutors) UNTUK MENDUKUNG PROSES PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN JAVA
  32. PENERAPAN METODE DISCOVERY DALAM PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA
  33. MODEL PEMBELAJARAN PRAKTIKUM BERBASIS KINERJA DENGAN PERFORMANCE ASSESSMENT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  34. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)
  35. STUDI EFEKTIVITAS PENGGUNAAN COMPUTER BASED INSTRUCTION MODEL TUTORIAL DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI
  36. PENGEMBANGAN APLIKASI GAME PEMBELAJARAN BERBASIS HANDPHONE MENGGUNAKAN JAVA 2 MICRO EDITION PADA POKOK BAHASAN OPERASI HITUNG BILANGAN
  37. PENERAPAN METODE SHARING KNOWLEDGE COMMUNITY PADA MATA KULIAH SEMINAR ILMU KOMPUTER
  38. PENGGUNAAN VIDEO PEMBELAJARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  39. PENGGUNAAN MULTIMEDIA DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ASPEK KOGNITIF SISWA
  40. PEMBELAJARAN TIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE IMPROVE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS VII SMP
  41. PENERAPAN LEMBAR KERJA SISWA MODEL TREFFINGER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII PADA PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  42. PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  43. PENGARUH KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN TIK TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA
  44. EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DALAM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
    :Studi Kasus Terhadap Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Kota Sukabumi
  45. PENERAPAN BLOG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SURVEY, QUESTION, READ, RECITE AND REVIEW (SQ3R) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI : Studi Kasus di SMK Bina Putera Subang)
  46. EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
  47. IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN TIK (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Maja : Corel Draw)
  48. PENGGUNAAN MEDIA FLASH FLIP BOOK DALAM PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
  49. PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK TUNARUNGU :P enelitian Kuasi Eksperimen di SDLB – B YP3ATR 1 Cicendo Bandung
  50. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE TOPSIS UNTUK MENENTUKAN PERINGKAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)
  51. ANALISIS DESKRIPTIF TERHADAP TINGKAT KUALIFIKASI AKADEMIK, KOMPETENSI, DAN SERTIFIKAT PENDIDIK GURU TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) PROFESIONAL SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI (SMAN) DAN MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) DI KABUPATEN KUNINGAN
  52. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  53. PENERAPAN KECERDASAN BUATAN PADA PERMAINAN TRADISIONAL CONGKLAK MENGGUNAKAN OPTIMASI ALGORITMA MINIMAX
  54. KEEFEKTIFAN PENDEKATAN PAKEM DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  55. PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN REKRUTMEN ANGGOTA MICROFINANCE SYARIAH BERBASIS MASYARAKAT (MISYKAT)
  56. EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS KONTEKS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TIK
  57. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGADAPTASI KONSEP COMPUTER BASED INSTRUCTION (CBI) MODEL SIMULASI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MERAKIT KOMPUTER
  58. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ARITMATIKA DASAR UNTUK ANAK TUNAGRAHITA RINGAN
  59. PENGEMBANGAN MEDIA BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK KEGIATAN PEMBELAJARAN SISWA
  60. PENGEMBANGAN MODEL E-LEARNING BERBASIS VIDEO CONFERENCE DALAM PEMBELAJARAN TIK DI SMA
  61. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NHT(NUMBERED HEAD TOGETHER DENGAN PENDEKATAN SAVI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TIK SISWA (Studi Kasus di SMP Negeri 4 Tarogong Kidul Garut)
  62. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA SMP TERHADAP MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI ( TIK)
  63. STUDI KOMPARASI ANTARA HASIL PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER MENGGUNAKAN METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW DENGAN METODE KONVENSIONAL
  64. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME EDUKASI YANG DIINTEGRASIKAN DENGAN FACEBOOK APPLICATION
  65. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  66. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING PADA MATA PELAJARANTEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP
  67. PEMBANGUNAN SISTEM SPENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENERIMAAN KARYAWAN DENGAN METODE PROFILE MATCHING
  68. PEMODELAN DAN SIMULASI PATH PLANNING ROBOT MOBIL MENGGUNAKAN METODE ANT SYSTEM
    (Studi Kasus Perencanaan Jalur Robot Mobil Pada Environment Matriks Biner)
  69. IMPLEMENTASI MODEL DRIVEN ARCHITECTURE (MDA) PADA MESIN PEMBANGKIT PHYSICAL DATA MODEL MENJADI KODE PROGRAM BERBASIS 4GL
  70. RANCANG BANGUN MOBILE LEARNING BERBASIS
    JAVA 2 MICROEDITION
  71. PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) MODIFIKASI
  72. PENGGUNAAN ASESMEN KINERJA DALAM PRAKTIKUM TIK PADA KOMPETENSI PERANGKAT LUNAK PENGOLAH ANGKA
  73. STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN TIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER STRUCTURE (NHTS) DAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA :Studi Kasus Pada Salah Satu SMA Negeri Di Kota Bandung
  74. PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA KARTU BER- GAMBAR TERHADAP PENINGKAT- AN KEMAMPUAN TILIKAN VISUAL-SPASIAL SISWA PADA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  75. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CLASSROOM BLOGGING UNTUK SISWA SMA : studi kasus terhadap siswa kelas XI SMA Laboratorium EFEKTIVITAS PENINGKATAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL DRILL AND PRACTICE DALAM PEMBELAJARAN TIK :Suatu Studi Kuasi Eksperimen Terhadap Siswa Kelas VII SMPN 2 Cirebon
  76. PENGEMBANGAN SISTEM E-LEARNING BERBASIS KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
  77. EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI
    TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X
    PADA MATA PELAJARAN KKPI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
    ( STUDI KASUS SMKN 2 BALEENDAH)
  78. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  79. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN TIK
  80. PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI MOBILE LEARNING BERBASIS J2ME UNTUK MATA PELAJARAN KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI (Studi Eksperimen Siswa Kelas XI SMK Negeri 2 Tasikmalaya)
  81. SISTEM PERAMALAN PERMINTAAN MENGGUNAKAN METODE LEAST SQUARE UNTUK MENENTUKAN JUMLAH DI PABRIK GENTENG SRI YOGA
  82. PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA DALAM MATA PELAJARAN KKPI (KETERAMPILAN KOMPUTER PENGOLAH INFORMASI) (PENELITIAN EKSPERIMEN TERHADAP SISWA KELAS X DI SMK NEGERI 2 BALEENDAH)
  83. EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN IMPROVE UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PADA MATA PELAJARAN MAINTENANCE AND REPAIRING HARDWARE
  84. EFEKTIVITAS PENERAPAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF KOMPONEN PERANGKAT KERAS (HARDWARE) KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISKUSI KELOMPOK PADA SISWA KELAS VII SMPN 40 BANDUNG
  85. STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TIK PADA SISWA SMA KELAS XI
  86. PENGEMBANGAN SISTEM ASESMEN PRAKTIKUM PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DENGAN MENGGUNAKAN SCREENCAST RECORDER
  87. PENERAPAN TUTOR SEBAYA DALAM IMPLEMENTASI MASTERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
    (Penelitian terhadap Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 14 Bandung Kelas X Tahun Ajaran 2006)
  88. PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN IMPROVE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)
  89. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)
    ( Studi Quasi Eksperimental Terhadap Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Cimahi )
  90. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CORE PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR SISWA :Suatu Penelitian Eksperimen terhadap Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Bandung
  91. PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)
  92. PENERAPAN MODEL PENGAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK (RPL) (Studi Kasus di SMKN 1 Panyingkiran)
  93. PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN NETSUPPORT SCHOOL UNTUK MENINGKATKAN KOGNITIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)
  94. SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT ANEMIA MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB
  95. RANCANG BANGUN SISTEM PENJUALAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE MVC(Model View Controller)
    (Studi kasus : CV. Puri Exis Kharisma Indah Karawang)
  96. Pengembangan Web-Based Collaborative Learning
    dengan menggunakan Facebook
  97. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBASIS MULTIMEDIA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  98. PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TEKNIK BERKIRIM SALAM DAN SOAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN TIK
  99. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN
    AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN APLIKASI SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
    (Studi Kasus Penelitian Siswa Kelas VIII di SMPN 3 Lembang)
  100. STUDI KOMPARASI ANTARA HASIL BELAJAR TIK MENGGUNAKAN METODE INKUIRI TERBIMBING DENGAN METODE DEMONSTRASI
  101. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) MENGGUNAKAN MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN EKSTRAPOLASI SISWA PADA MATA PELAJARAN KKPI
  102. PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN ACTIVE KNOWLEDGE SHARING BERBASIS MICROBLOGGING TUMBLR UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA
  103. DEVELOPMENT OF MULTIMEDIA INTERACTIVE LEARNING SIMULATION MODEL TO ENHANCE STUDENT MOTIVATION IN ICT SUBJECT
  104. PENERAPAN MEDIA BLOG DALAM PEMBELAJARAN TIK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN PEMBINAAN KARAKTER SISWA
  105. PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN CS UNPLUGGED TEXT COMPRESSION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI DASAR PEMROGRAMAN
  106. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS
    WILMO (WEB-BASED INTERACTIVE LEARNING MODULES)
    UNTUK MENDUKUNG PROSES PEMBELAJARAN TIK SISWA SMA
  107. COMPUTER BASED INSTRUCTION DENGAN MENGGUNAKAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL INSTRUCTIONAL GAMES
    UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA
    PADA MATA PELAJARAN TIK
  108. PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN TANDUR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
    (Penelitian Quasi Eksperimen di SMP Negeri 5 Cimahi)
  109. PENERAPAN MULTIMEDIA BERBASIS DRILL AND PRACTICE
    DALAM PEMBELAJARAN TIK
    UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BELAJAR SISWA
  110. PENERAPAN METODE RESITASI BERBASIS MOODLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN WEB DESIGN
    (Studi Kuasi Eksperimen Terhadap Siswa Kelas XI Multimedia
    SMK Negeri di Kabupaten Cirebon)
  111. PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PERSONALIZED SYSTEM OF INSTRUCTION (PSI) DALAM PEMBELAJARAN PERENCANAAN WEB DASAR UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA : Penelitian Kuasi Eksperimen terhadap Siswa Kelas XISMK Negeri 1 Panyingkiran – Majalengka
  112. SISTEM PEMBANGUN TEMA TAMPILAN WORDPRESS BERBASIS END-USER DEVELOPMENT MENGGUNAKAN PENDEKATAN KOMPONEN
  113. METODOLOGI PENGGUNAAN MEDIA VIDEO CONFERENCE DALAM UPAYA MEMAKSIMALKAN PROSES PEMBELAJARAN PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH
  114. EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DENGAN METODE PICTORIAL RIDDLE TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN PERANGKAT KERAS
  115. PENERAPAN PEER ASSESSMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MENGUNGKAP KINERJA SISWA PADA KEGIATAN PRAKTIKUM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  116. EXECUTIVE INFORMATION SYSTEM (EIS)
    DATA BENCANA MENGGUNAKAN METODOLOGI DESINVENTAR
  117. SISTEM PENILAIAN TES ESAI OTOMATIS DENGAN METODE LATENT SEMANTIC ANALYSIS
  118. RANCANG BANGUN APLIKASI MOBILE TANGGAP BENCANA DENGAN MENGGUNAKAN WEB SERVICE STANDAR SOAP
  119. IMPLEMENTASI PENGENALAN OBJEK DUA DIMENSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION MULTILAYER NEURAL NETWORK DAN HIGHER ORDER NEURAL NETWORK
  120. PENGEMBANGAN MOBILE LEARNING BERBASIS WAP
  121. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATA PELAJARAN TIK
  122. PENERAPAN MODEL LEARNING BY DOING AND TEACHING DALAM MATA PELAJARAN KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI (KKPI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI 1 GARUT
  123. IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN PRACTICE REHEARSAL PAIRS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TIK
  124. DECISION SUPPORT SYSTEM PEMILIHAN KAMERA DIGITAL DENGAN METODE FUZZY MODEL TAHANI
  125. SISTEM PENILAIAN KINERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BALANCE SCORECARD DI LEMBAGA PEMERINTAH
  126. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN PENDEKATAN MODIFIED FREE INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
  127. SISTEM REKOMENDASI PARIWISATA KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN DECISION TREE
  128. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA MODEL EDUTAINMENT
  129. IMPLEMENTASI ITEM-BASED COLLABORATIVE FILTERING PADA SISTEM INFORMASI PARIWISATA
  130. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) di SMP LEMBANG
  131. PERANCANGAN MODEL EVALUASI HASIL PEMBELAJARAN DAN ANALISIS BUTIR SOAL BERBASIS WEB
  132. PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING / PBL) PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP
  133. PENERAPAN NAÏVE BAYES CLASSIFIER DALAM PENGKLASIFIKASIAN JURNAL TUGAS AKHIR
  134. Pembangunan Sistem Penyampaian dan Pengaksesan Konten Pendukung Pembelajaran Menggunakan Layanan SMS
  135. PENJADWALAN PRODUKSI FLOW SHOP MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA DAN NEH
  136. PENGEMBANGAN BLOG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
    PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK ASESMEN PADA PEMBELAJARAN PEMBIASAN CAHAYA
  137. IMPLEMENTASI PARTICLE SWARM OPTIMIZATION UNTUK MENENTUKAN DISTRIBUSI TEKANAN PADA JARINGAN PIPA AIR
  138. PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI SISWA
  139. PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN JARINGAN PADA MATA PELAJARAN TIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA :Suatu Studi Kuasi Terhadap Siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas
  140. PENERAPAN ASESMEN PORTOFOLIO
    UNTUK MENGETAHUI ASPEK AFEKTIF DAN KOGNITIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN TIK DI SMAN 18 BANDUNG
  141. PENERAPAN LINUX TERMINAL SERVER PROJECT (LTSP) PADA LABORATORIUM KOMPUTER SEKOLAH
  142. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI DALAM PEMBELAJARAN TIK
  143. PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM PEMBELAJARAN MICROSOFT EXCEL TERHADAP AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR
  144. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA PEMBELAJARAN TIK
  145. STUDI KOMPARASI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN OPEN-ENDED PROBLEMS DAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION TERHADAP PRESTASI BELAJAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI :P enelitian terhadap Siswa Sekolah Menengah Atas di Garut Tahun Ajaran 2009
  146. PENGAMANAN TRANSMISI QUERY DAN HASIL QUERY BASIS DATA MENGGUNAKAN ALGORITMA KRIPTOGRAFI RC4
    DENGAN NILAI INITIALIZATION VEKTOR YANG DIRAHASIAKAN
  147. PENERAPAN MODEL INDIVIDU KELLER PLAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN TIK DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
  148. PEMBANGUNAN SISTEM PENJADWALAN KULIAH PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK REVERSE E-AUCTION MULTI-KRITERIA MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS
  149. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR
  150. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIF SCRIPT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN
    STRATEGI KOGNITIF SISWA DALAM PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  151. PENGARUH MIND MAPING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  152. MODEL PEMBUATAN PETA VIRTUAL INTERAKTIFDENGAN VISUALISASI TIGA DIMENSI BERBASIS RIA (RICH INTERNET APPLICATION)STUDI KASUS UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
  153. PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
  154. STUDI PEMBERDAYAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS
  155. SISTEM PROMOSI JABATAN KARYAWAN DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS(AHP) DAN MULTI-ATTRIBUTE UTILITY THEORY (MAUT) IMPLEMENTASI ALGORITMA MAX-MIN ANT SYSTEM DALAM PENCARIAN JALUR TERPENDEK :Studi Kasus Pada Pencarian Jalur Terpendek Pipa Transmisi Gas
  156. IMPLEMENTASI ALGORITMA SQL-BASED FREQUENT PATTERN MINING DENGAN ALGORITMA FREQUENT PATTERN-GROWTH PADA METODE MARKET BASKET ANALYSIS
  157. PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI DALAM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA :Suatu Penelitian Eksperimen terhadap Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Bandung
  158. PEMANFAATAN BAHAN AJAR UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DALAM PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)
  159. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
  160. PENGGUNAAN MODUL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EFEKTIVITAS HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA MATERI PEMBELAJARAN GRAFIS DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
    :Studi Kuasi Eksperimen Terhadap Siswa Kelas XII SMAN 1 Cililin Kabupaten Bandung Barat
  161. PENGEMBANGAN VARIANT LINUX UNTUK PEMBELAJARAN BERBASIS SLAX
  162. PENGARUH PENDEKATAN RECIPROCAL TEACHING DALAM PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP

Mudah – mudahan judul skripsi diatas bisa dijadikan referensi awal untuk menyusun tugas akhir maupun skripsi sahabat mahasiswa sekalian.

Kami mengucapkan terima kasih banyak telah sempat mengunjungi blog kami yaitu situs download skripsi gratis, tidak tepat jika sahabat mahasiswa sekalian sempat dan senantiasa meninggalkan komentar pada form komentar di bawah untuk mengeluarkan pendapatnya tentang article skripsi jurusan pendidikan ilmu komputer.